Penyakit

Peranan Bakteri Baik bagi Kesehatan Tubuh yang Perlu Anda Tahu

Peranan Bakteri

Bakteri mungkin selama ini dikenal sebagai sumber penyakit. Padahal sebenarnya, ada berbagai peranan bakteri dalam kehidupan manusia. Bahkan ada bakteri yang melindungi tubuh dari infeksi.

Mengenal Bakteri 

Bakteri merupakan organisme mikroskopis yang sebenarnya tidak bisa dilihat menggunakan mata tanpa adanya alat bantu. Peranan bakteri pun sebenarnya tidak hanya sebagai sumber penyakit. Ada pula bakteri baik (probiotik) yang gunanya melindungi tubuh dari berbagai bahaya infeksi.

Bakteri sendiri ada yang baik dan jahat. Setiap jenis bakteri ini bisa bertahan bahkan dalam kondisi yang ekstrim sekalipun. Seperti bakteri penyebab penyakit, mereka seperti punya tameng yang membuatnya semakin tidak mudah dikalahkan sel darah putih.

Mengenal Bakteri Baik dan Jahat

Jangan salah, bakteri tidak selamanya berbahaya bagi kesehatan. Ada bakteri baik yang ditemukan dalam perut dan mulut. Ada berbagai macam bentuknya, seperti memiliki ekor, bulu-bulu, dan sebagainya. Berikut penjelasan lebih jelas mengenai bakteri jahat dan baik yang perlu diketahui.

  1. Bakteri Baik

Tahukah Anda bahwa ternyata tubuh manusia menjadi rumah bagi sekitar 100 triliun bakteri baik? Sebagian besar bakteri ini ada di sistem pencernaan. Peran bakteri baik ini akan membantu tubuh sehingga bisa menyerap nutrisi dan membuat proses pencernaan makanan jadi lebih optimal. 

Bakteri baik ini juga memproduksi berbagai jenis vitamin di saluran pencernaan manusia, diantaranya asam folat, vitamin B6, niacin, serta vitamin B12. Bakteri baik juga membantu melindungi tubuh ketika ada zat yang dapat memicu masalah, bakteri baiklah yang mengepung agar zat tersebut di dalam usus. Kemudian bakteri baik ini memproduksi asam yang akan membuat zat pemicu masalah itu tidak berkembang biak. Karena inilah, sistem imun tubuh mulai bekerja. 

  1. Bakteri Jahat

Inilah jenis bakteri yang mungkin lebih dikenal, yaitu sebagai sumber penyakit yang dapat menginfeksi manusia. Ketika bakteri jahat masuk ke tubuh, maka mereka akan memperbanyak diri dan menghasilkan racun yang menyebabkan munculnya masalah kesehatan.

Bakteri jahat harus diobati dengan antibiotik karena tidak bisa diobati dengan obat biasa. Bakteri jahat biasanya disebut patogen yang menyebabkan berbagai penyakit. Penyakit yang terkenal disebabkan oleh bakteri adalah pneumonia, meningitis, strep throat, hingga keracunan. 

Namun, jumlah bakteri baik dan jahat memang tidak selamanya seimbang dalam tubuh. Misalnya ketika menderita infeksi sehingga harus mengonsumsi antibiotik. Obat ini tidak hanya membunuh bakteri jahat, namun juga bisa membunuh bakteri baik. Sehingga terjadi ketidakseimbangan dengan ciri utama seperti munculnya masalah sistem pencernaan hingga diare.

Peranan Bakteri Baik Bagi Kesehatan Tubuh

Probiotik atau bakteri baik memang memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh. Apa saja?

  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh manusia. Bakteri baik juga bisa menghilangkan rasa lelah, alergi, hingga penyakit lain.
  • Mencegah peradangan, terutama peradangan di usus
  • Mengurangi efek antibiotik, karena dapat mengurangi bakteri antibiotik dalam tubuh sehingga membuatnya tetap seimbang
  • Menyehatkan sistem pencernaan, karena memecah hidrokarbon yang gunanya mencerna makanan dalam usus. Selain itu juga bisa memudahkan penyerapan makanan di usus.
  • Mencegah dan mengobati eksim pada anak-anak dan juga menenangkan gejala eksim yang dialami oleh orang dewasa
  • Meredakan masalah pencernaan seperti diare, sembelit, hingga iritasi usus
  • Meningkatkan kesehatan vagina secara keseluruhan
  • Membersihkan saluran usus dari berbagai kotoran yang mengendap
  • Menghindarkan orang yang mengalami alergi produk olahan susu yang mengandung laktosa (intoleransi laktosa).

Peranan bakteri baik bagi kesehatan tubuh memang banyak. Selain menjaga agar jumlah bakteri baik dalam tubuh tetap seimbang, penting pula menghindari agar tidak terkontaminasi bakteri jahat penyebab penyakit.

produk

Panduan Memilih Pembalut Softex yang Tepat untuk Remaja

Berbagai ukuran dan variasi pembalut yang tersedia di pasaran dibuat sesuai dengan kebutuhan. Bagi wanita yang baru memasuki masa puber, mungkin masih bingung bagaimana cara memilih pembalut yang tepat. 

Softex menyediakan produk perawatan tubuh wanita mulai dari pantyliner hingga celana menstruasi. Lalu, apa fungsi dari masing-masing pembalut dan bagaimana cara memilih pembalut wanita yang tepat?

eStore Softex Indonesia

Kenali macam-macam pembalut wanita

Ada banyak jenis pembalut dengan bahan, daya serap, ukuran, dan bentuk yang berbeda. Beberapa memiliki tambahan sayap di sisi kiri dan kanannya. 

Setiap jenis pembalut memiliki kegunaan yang berbeda. Misalnya, pembalut reguler cocok digunakan untuk wanita dengan aliran darah normal, sedangkan maxi dengan daya serap tinggi untuk aliran arus deras. 

Ada juga pembalut malam yang berukuran lebih panjang disertai sayap untuk mencegah darah bocor melalui samping ketika Anda tidur semalaman. 

Bagaimana cara memilih pembalut yang tepat?

Ada beberapa hal yang harus diketahui sebelum memilih pembalut yang tepat. Awalnya mungkin Anda perlu mencoba jenis tertentu, umumnya yang berukuran biasa. 

Apabila belum sesuai, Anda bisa mengikuti tips berikut:

  • Ketahui fase menstruasi 

Setiap wanita memiliki tipe haid yang berbeda, termasuk derasnya aliran, durasi, dan gejala sehingga memiliki kebutuhan yang berbeda pula. Pahami bagaimana tubuh Anda bereaksi selama menstruasi lalu ketahui jenis pembalut yang sesuai.

  • Pilih pembalut berdaya serap baik

Daya serap yang tinggi memungkinkan untuk menghindari terjadinya kebocoran. Ini bisa ditentukan dengan aliran darah selama menstruasi. 

Hari pertama menstruasi biasanya mengeluarkan banyak darah. Sebaiknya, gunakan pembalut yang dilengkapi wewangian untuk menghindari bau amis. 

  • Sesuaikan ukuran panjang pembalut

Panjang pembalut yang tepat juga bisa didasarkan pada aktivitas yang dijalani dan aliran darah. Wanita yang banyak bergerak tentunya membutuhkan pembalut panjang, ramping, dan bersayap untuk mencegah kebocoran.

  • Pilih bahan yang diinginkan

Pembalut biasanya berbahan kapas atau organik, namun ada juga pembalut kain yang lebih ramah lingkungan. Pembalut kapas organik cocok untuk wanita yang alergi lateks. 

Rekomendasi pembalut Softex terbaik

  1. Softex Comfort Slim Wing Hello Kitty

Merupakan pembalut remaja yang lembut dan nyaman digunakan. Dengan teknologi anti geser dan daya serap cepat, remaja tidak perlu khawatir tembus karena Softex Comfort Slim Wing Hello Kitty akan menjaga permukaan tetap kering sehingga bebas beraktivitas sepanjang hari..

  1. Softex Daun Sirih Slim Heavy Flow

Softex daun sirih memasukkan ekstra daun sirih sebagai antiseptik yang berfungsi menghambat perkembangan bakteri yang terdapat pada darah menstruasi. Aroma daun sirih juga membantu meredam bau amis yang biasa muncul ketika wanita haid. 

Pembalut slim ini dilengkapi teknologi menyerap 1 detik yang menjaga permukaan tetap kering sehingga Anda bisa bebas bergerak seharian.  

  1. Softex Comfort Slim Extra Heavy Flow Hello Kitty

Dengan ukuran 36 cm serta disertai sayap dan teknologi anti geser, Softex Comfort Slim Extra Heavy Flow Hello Kitty cocok untuk remaja aktif bergerak dan memiliki aliran deras. 

Meski pembalut Softex Hello Kitty identik dengan remaja, wanita dewasa juga bisa nyaman menggunakannya. 

  1. Softex Celana Menstruasi

Softex Celana Menstruasi anti bocor bisa digunakan siang ataupun malam. Pembalut ini merupakan solusi tepat untuk wanita dengan siklus haid sangat banyak. 

Daya serapnya 3x lebih banyak dari pembalut malam sehingga akan mencegah kebocoran dari segala arah.

  1. Softex Maternity

Softex mengeluarkan pembalut khusus ibu pasca melahirkan agar ibu bisa melalui masa nifas dengan lebih nyaman. Penggunaan pembalut bersalin Softex akan melindungi bagian kewanitaan ibu dari infeksi.

Softex membuat produknya dari bahan-bahan terbaik karena sangat memperhatikan kenyamanan penggunanya. Dapatkan produk tersebut dengan mengunjungi toko kesehatan SehatQ.

Trombosis Vena Dalam (DVT), Apa Itu?
Penyakit

Trombosis Vena Dalam (DVT), Apa Itu?

Trombosis vena dalam atau Deep Vein Thrombosis (DVT) merupakan kondisi yang menimbulkan penggumpalan darah pada pembuluh vena. Kondisi tersebut biasanya terjadi pada kaki. Kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan gejala seperti rasa sakit, namun juga dapat menimbulkan kondisi yang lebih serius seperti sumbatan pembuluh darah.

Trombosis vena dalam terjadi ketika bagian kecil dari darah menggumpal pecah ke aliran darah sehingga dapat menyumbat pembuluh darah di paru-paru. DVT bisa menimbulkan kondisi yang lebih buruk jika penderita memiliki kondisi lain yang dapat mempengaruhi penggumpalan darah.

Trombosis vena dalam terjadi karena seseorang yang diam terlalu lama, terutama setelah menjalani operasi. DVT dapat menimbulkan kondisi yang berbahaya bagi tubuh, karena dapat menghambat aliran darah.

Gejala

Seseorang yang mengalami DVT akan menunjukkan gejala berikut:

  • Rasa sakit pada kaki (terkadang rasa sakit tersebut tampak seperti kram).
  • Kemerahan pada kulit kaki.
  • Kaki terasa hangat.
  • Pembengkakan pada kaki.
  • Nafas pendek.
  • Nyeri dada.
  • Denyut nadi bergerak dengan cepat.
  • Pusing.
  • Batuk yang disertai dengan darah.

Penyebab

Trombosis vena dalam disebabkan oleh hambatan aliran darah. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan kondisi tersebut, antara lain luka pembuluh darah, penggunaan obat-obatan tertentu, operasi, dan pergerakan secara terbatas.

Faktor Risiko

Pada umumnya, semua orang bisa mengalami trombosis vena dalam. Namun, orang-orang bisa lebih berisiko terhadap DVT jika mereka memiliki kondisi berikut:

  • Usia lebih dari 60 tahun.
  • Tidak banyak bergerak dalam waktu yang lama.
  • Kehamilan.
  • Kekurangan cairan di dalam tubuh.
  • Berat badan yang berlebihan.
  • Keluarga yang memiliki riwayat penggumpalan darah.
  • Operasi.
  • Varises.
  • Gagal jantung.
  • Penyakit radang usus.
  • Penyakit kanker.
  • Merokok.

Jika Anda Mengalami DVT

Jika Anda mengalami trombosis vena dalam, Anda sebaiknya hubungi dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang berkaitan dengan trombosis vena dalam.
  • Daftar gejala yang Anda alami akibat trombosis vena dalam.
  • Daftar riwayat medis (jika keluarga Anda memilikinya).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Apa saja gejala yang Anda alami?
  • Apakah keluarga Anda pernah mengalami DVT?

Diagnosis

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis yang meliputi:

  • Tes pencitraan

Tes pencitraan dilakukan untuk mengetahui kondisi pembuluh darah. Tes tersebut bisa berupa X-ray dan MRI.

  • Tes darah

Tes darah dilakukan untuk mengetahui kadar D-dimer. D-dimer merupakan jenis protein yang dihasilkan melalui penggumpalan darah.

  • Ultrasound

Ultrasound digunakan untuk mengetahui apakah darah pasien mengalir dengan baik melalui vena atau tidak.

  • Venografi

Venografi dilakukan untuk mengetahui letak gumpalan darah di dalam tubuh pasien.

Pengobatan

Berikut adalah beberapa cara untuk mengobati DVT:

  • Pengencer darah

Pengencer darah untuk mengobati DVT disebut sebagai antikoagulan. Obat pengencer darah tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko penggumpalan darah. Obat tersebut dapat digunakan baik dalam bentuk pil maupun suntikan.

  • Penghancur gumpalan

Penghancur gumpalan atau trombolitik dapat dilakukan jika pasien memiliki gumpalan darah yang lebih buruk dan tidak dapat diatasi dengan obat.

  • Penyaringan

Penyaringan vena cava dilakukan untuk memastikan gumpalan darah tidak pecah dan menghambat aliran darah ke paru-paru.

  • Kompres stoking

Kompres stoking digunakan untuk mencegah pembengkakan akibat DVT.

Pencegahan

Berikut adalah cara-cara untuk mencegah DVT:

  • Jangan diam terlalu lama

Jika Anda duduk (pada saat bekerja), Anda perlu meluangkan waktu untuk beristirahat dengan berdiri dan melakukan peregangan. Anda juga dapat berjalan-jalan di sekitar tempat kerja Anda untuk mengurangi risiko DVT.

  • Ubah pola hidup

Cara lain yang perlu Anda perhatikan adalah mengubah pola hidup yang lebih baik seperti tidak merokok. Merokok merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko DVT.

  • Menjaga berat badan

Karena obesitas juga dapat meningkatkan risiko DVT, Anda perlu menjaga berat badan agar tetap ideal. Anda sebaiknya mengkonsumsi makanan yang sehat seperti sayuran dan buah-buahan, serta berolahraga secara teratur.

Kesimpulan

Trombosis (DTV) vena dalam merupakan kondisi yang perlu diwaspadai karena dapat membahayakan tubuh. Meskipun demikian, ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi DVT dan Anda perlu melakukannya secara rutin. Untuk informasi lebih lanjut tentang DVT, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Waspadai Predator Seks dengan Mengetahui Ciri-Cirinya!
Sex & Relationship

Waspadai Predator Seks dengan Mengetahui Ciri-Cirinya!

Predator seks atau penjahat seksual kini sudah semakin berani dalam melakukan aksi jahatnya. Bagaimana tidak, banyak dari mereka yang melakukan kejahatan seksual dengan berani dan kerap kali tidak mengenal usia. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. 

Banyaknya korban mengalami trauma seksual, namun terkadang pelaku kejahatan seksual ini tidak mendapatkan hukuman yang setimpal dengan yang dialami korban. Salah satu cara untuk menghindari para pelaku seksual ini adalah dengan menghindarinya. Meskipun sulit, namun beberapa ciri di bawah ini semoga dapat membantu kita semua terhindar dari predator seksual. 

Apa itu predator seksual?

Predator seks atau pemangsa secara seksual adalah orang yang mencari kontak seksual dengan orang lain dengan cara yang kasar. Lebih tepatnya, predator seksual mungkin tidak melakukan kejahatan seksual, seperti pelecehan seksual, penyerangan, pemerkosaan dan pedofilia. Tetapi, semua predator seksual telah mencari kontak yang tidak pantas dengan satu atau lain cara.

Mereka akan mengeksploitasi orang lain secara seksual, mungkin tidak hanya mencari seks saja. Sebaliknya, mereka melihat seks sebagai bentuk dominasi dan kontrol. Sementara itu, beberapa predator seksual mencoba mengeksploitasi korban orang dewasa, banyak diantaranya adalah predator seksual anak. 

Sekitar 96% pelaku pelecehan seksual adalah laki-laki. Sekitar 90% dari anak-anak yang mengalami pelecehan seksual melaporkan bahwa pelakunya adalah orang yang mereka kenal, bahkan mereka percayai. 

Tanda atau ciri predator seks

Selain trauma, beberapa korban mengalami luka secara emosional, kehilangan rasa identitas mereka dan hidup dengan pengalaman yang buruk setiap harinya. Nah, berikut beberapa tanda atau ciri dari predator seks, meliputi:

  1. Di awal, pelaku akan sangat perhatian

Pada tahap awal hubungan, predator akan sangat memperhatikan, seperti tidak terjadi apa-apa. Begitulah pelaku membangun proses ketergantungan pada korban. Mereka akan menjadi pahlawan jika ada yang menyakiti korban, namun hal tersebut hanyalah kamuflase untuk menarik perhatian dan kepercayaan Anda. Namun, di saat yang telah direncanakan, pelaku akan menggunakan kepercayaan korban untuk melakukan kejahatan. 

  1. Biasanya menggunakan bahasa manipulatif

Mereka mungkin akan menghindar atau mengejek korban atas perilaku, penampilan, pakaian, atau bagian lain dari kehidupan pribadinya. Ketika ditantang atas perilaku tersebut, mereka akan berbohong dan memutarbalikkan informasi, membuat korban merasa seolah-olah merekalah yang bersalah. 

Beberapa predator mungkin juga akan terlibat gaslighting, adalah salah satu bentuk penganiyaan emosional dimana pelaku membuat seseorang mempertanyakan pikiran, ingatan, dan kejadian yang dialaminya. Tujuannya adalah untuk memaksa korban mempertanyakan ingatan mereka sendiri, atau bahkan kewarasan, dan memutarbalikkan fakta yang terjadi. 

  1. Playing victim

Pelaku sering kali melakukan playing victim atau mempermainkan korban. Ketidakpedulian yang mirip dengan narsisme. Mereka akan menggunakan kontrol kohesif untuk membuat korban menyalahkan atau merendahkan korban dengan cara apapun dengan dalih ingin memberi pelajaran. 

  1. Melewati batasan sentuhan seksual dan fisik

Umumnya, para predator seks akan akan melewati batasan dengan sentuhan fisik dan seksual. Biasanya dimulai dari menyentuh tangan, punggung atau kaki korbannya. Namun, lama kelamaan pelaku akan menyentuh bagian tubuh lain mulai dari, paha, payudara hingga dekat kelamin tanpa persetujuan korbannya. 

Predator seks ini akan memaksa korban untuk melakukan sesuatu yang tidak diinginkan olehnya. Anak-anak seringkali dijadikan alat kejahatan dengan membohonginya. 

Lalu apa yang bisa korban lakukan?

Jika Anda menjadi korban dan saat ini tengah menjalin hubungan dengan predator seks jangan takut untuk berbicara. Carilah dukungan dari organisasi terkait atau bantuan yang akan menyimpan informasi secara rahasia. 

Namun, langkah awal yang harus didapatkan korban adalah menerima penyembuhan, baik dengan dokter atau psikolog. Hal ini untuk memastikan bahwa Anda merasa aman, meskipun pemulihan pasti tidak akan mudah.

Kulit & Kecantikan

Ampuh! Ini 3 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami

Cara memerahkan bibir secara alami bisa dilakukan dengan berbagai perawatan. Bisa dengan melakukan eksfoliasi secara rutin, menggunakan pelembap bibir, hingga membuat serum bibir dari bahan-bahan alami, seperti madu atau strawberry. 

Memiliki bibir yang sehat, lembut, dan juga berwarna merah alami merupakan dambaan setiap orang, khususnya wanita. Kabar baiknya, cara memerahkan bibir secara alami ini bisa dilakukan di rumah saja dengan bahan-bahan yang sudah ada. Berikut cara-caranya yang bisa kamu tiru. 

Cara memerahkan bibir secara alami

Cara memerahkan bibir secara alami

Berikut ini beberapa cara memerahkan bibir secara alami menggunakan bahan-bahan dan peralatan yang ada di rumah. Kamu bisa mencobanya secara rutin di rumah, mulai dari membersihkan bibir dari kulit kering hingga melembapkan dengan pelembap. 

Membersihkan bibir

Sama seperti perawatan wajah, pertama kamu harus mengangkat kulit kering dan mati yang menumpuk di bibir. Kulit kering dan mati bisa menyebabkan bibir jadi lebih pucat dan terlihat tidak sehat. Untuk melakukan eksfoliasi, kamu bisa mencoba beberapa cara berikut ini. 

Menggunakan scrub gula

Lakukan eksfoliasi dengan scrub gula secara rutin untuk mengangkat sel kulit mati pada bibir. Kamu bisa membuat scrub gula dengan cara di bawah ini.

  • Campurkan satu sendok teh gula dengan satu sendok teh madu atau bisa juga dengan minyak zaitun
  • Gosok bibir dengan campuran gula dan madu atau minyak zaitun dengan Gerakan memutar secara perlahan
  • Bilas, kemudian ulangi lagi hingga bibir mulai terasa halus

Sikat bibir dengan sikat gigi

Kamu juga bisa melakukan eksfoliasi bibir dengan menyikat bibir menggunakan sikat gigi. Pastikan kamu menggunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut, ya. 

Berikut beberapa cara yang bisa kamu ikuti untuk membersihkan bibir dengan sikat gigi.

  • Oles bibir dengan Vaseline
  • Basahi sikat gigi dengan air hangat, kemudian gosok bibir secara perlahan dan lembut menggunakan sikat gigi. Gosok dengan Gerakan melingkar, ya.
  • Gosok setiap bagian bibir selama 20 hingga 30 detik sebelum melanjutkan ke bagian berikutnya
  • Hasilnya, sel-sel mati terangkat dan bibir bisa merah alami.

 Jaga agar bibir tetap lembap

Setelah melakukan eksfoliasi, cara berikutnya yakni jaga agar bibir tetap dalam keadaan lembap dengan mengoleskan lipbalm serta sun protector. Sebab, terpapar sinar matahari secara langsung bisa membuat perubahan warna pada bibir, termasuk flek hitam. Sebaiknya gunakan pelembap dengan kandungan SPF 15. 

Agar bibir tetap lembap, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yakni:

  • Gunakan lip balm atau serum bibir yang bisa memberikan nutrisi pada bibir
  • Coba gunakan humidifier di dalam ruangan untuk menjaga kelembapan kulit
  • Rutin mengomsumsi air putih minimal 8 gelas per hari, agar kulit tetap terhidrasi dengan baik
  • Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu asin karena bisa bikin kulit kering
  • Hindari asap rokok atau merokok karena produk tembakau bisa menyebabkan warna bibir berubah keriput dan menipis

Menggunakan pewarna alami bibir

Selanjutnya, kamu bisa menggunakan pewarna alami bibir untuk membuat warna bibirmu merah secara alami. Caranya dengan mengoleskan jus buah berwarna merah pada bibir dan biarkan hingga mengering. Kamu bisa menggunakan beberapa jenis buah ini untuk membuat bibir berwarna merah.

  • Jus ceri
  • Jus cranberry
  • Jus delima
  • Jus stroberi

Selain buah di atas, kamu bisa mencoba potongan bit segar dan menggosokannya pada bibir dengan lembut. Biarkan sari buah bit mongering, kemudian oleskan lagi hingga mendapatkan warna alami yang diinginkan. Akar bit juga merupakan pewarna alami bibir yang cukup efektif. 

Itu dia beberapa cara memerahkan bibir secara alami yang cukup ampuh dan bisa dicoba sendiri di rumah.

Obat

Molacort: Fungsi dan Dosis yang Aman

molacort

Molacort adalah obat yang digunakan untuk merawat alergi, peradangan, kondisi autoimun seperti lupus, mual dan muntah, kondisi kulit parah, hingga bronkospasme. 

Molacort merupakan merek dagang dari dexamethasone, yang digunakan di rumah sakit sebagai bentuk perawatan kasus COVID-19 parah dan infeksi serius lainnya. 

Dexamethasone juga dapat membantu mengurangi efek samping perawatan kanker. Dexamethasone adalah jenis obat yang disebut steroid (corticosteroid). Corticosteroid adalah salinan sebuah hormon yang tubuh buat secara alami. 

Anda biasanya direkomendasikan untuk mengonsumsi dexamethasone seperti molacort tidak lebih dari 10 mg setiap hari. 

Untuk molacort sendiri, dosis sekitar 0,5 mg hingga 10 mg per hari dan dibagi dalam 2 hingga 4 kali pemberian (untuk dosis yang tepat hubungi dokter). 

Sangat dianjurkan bagi Anda untuk konsumsi obat ini pada pagi hari, sehingga tidak akan mengganggu atau mempengaruhi kualitas tidur. Efek samping yang paling sering ditemui setelah konsumsi obat ini adalah gangguan tidur, perubahan suasana hati, gangguan pencernaan, dan pertambahan berat badan. 

Kebanyakan orang dewasa dan anak-anak (termasuk bayi) dapat mengkonsumsi dexamethasone. Akan tetapi, dexamethasone yang merupakan bahan aktif molacort mungkin tidak cocok untuk beberapa orang. 

Untuk itu, beritahu dokter apabila Anda pernah memiliki reaksi alergi terhadap dexamethasone atau obat lain sebelumnya.

Anda juga harus menginformasikan kepada dokter jika:

  • Anda baru-baru ini melakukan kontak langsung dengan seseorang yang menderita herpes zoster, cacar air, ataupun campak
  • Anda memiliki infeksi atau luka yang belum sembuh
  • Anda memiliki gangguan hati atau ginjal
  • Anda memiliki gangguan kesehatan mental (atau keluarga dekat memiliki hal serupa)
  • Anda pernah memiliki tuberculosis
  • Anda memiliki tekanan darah tinggi, gagal jantung, atau baru-baru ini menderita serangan jantung
  • Anda memiliki diabetes, epilepsy, glaucoma, osteoporosis, maag, ataupun myasthenia gravis (kondisi langka yang menyebabkan otot melemah)
  • Anda baru-baru ini mendapatkan vaksinasi atau akan menerima vaksinasi
  • Anda sedang hamil atau berusaha untuk hamil dan menyusui. 

Efek samping

Sama seperti obat lain, dexamethasone dapat menyebabkan efek samping, meskipun tidak semua orang dapat memiliki gejala efek samping tersebut. Efek samping juga jarang dijumpai apabila Anda mengonsumsi molacort atau dexamethasone dalam dosis yang kecil (kurang dari 6 mg per hari). Beberapa efek samping yang terjadi pada 1 dari 100 orang adalah pertambahan berat badan, gangguan pencernaan, gangguan tidur, dan perubahan suasana hati. Jika efek samping tersebut muncul, tetap konsumsi obat namun beritahu dokter apabila efek samping ini mengganggu atau tidak kunjung reda. 

Molacort dan dexamethasone juga dapat menyebabkan efek samping serius, terutama apabila dikonsumsi dalam dosis yang lebih tinggi atau Anda mengonsumsi obat ini selama beberapa minggu atau bulan. 

Hubungi dokter secepatnya apabila Anda menderita suhu tubuh yang tinggi, menggigil, radang tenggorokan, nyeri sinus atau telinga, batuk, batuk berdahak, perubahan warna lendir, nyeri saat buang air kecil, sariawan atau luka yang tidak kunjung sembuh, karena hal tersebut dapat menjadi tanda adanya infeksi. 

Pertambahan berat badan juga dapat menjadi efek samping molacort, dan dapat menjadi tanda adanya sindrom Cushing. 

Selain itu, hubungi dokter apabila Anda menderita nyeri otot, tubuh terasa lemas, kram, atau terjadi palpitasi jantung; karena hal ini dapat menjadi tanda level potassium yang rendah. 

Efek samping molacort atau dexamethasone lain adalah perubahan penglihatan, pendarahan atau lebam yang tidak normal dan tidak dapat dijelaskan penyebabnya, serta sakit perut parah. 

Penyakit

Cara Mengobati Purpura Trombositopenia Imun

Penyakit purpura trombositopenia imun merupakan kondisi di mana sedikitnya kadar trombosit dalam darah, padahal sumsum tulang normal dan tidak memiliki penyebab trombositopenia. Penyakit ini menyebabkan tubuh mudah memar dan berdarah, karena rendahnya jumlah sel keping darah yang berada di dalam tubuh penderitanya.

Kondisi ini bisa terjadi pada anak-anak dan dewasa dan tidak menular, sehingga interaksi langsung dengan penderita tidak menyebabkan seseorang tertular. Sel keping darah atau trombosit merupakan sel darah yang berperan dalam proses penggumpalan darah untuk menghentikan perdarahan, ketika jumlah trombosit rendah seseorang akan mengalami memar dan pendarahan dengan mudah.

Pengobatan Purpura Trombositopenia Imun

Setelah melakukan diagnosis, dokter akan menilai seberapa parah penyakit yang dialami penderita dengan melihat gejala yang muncul dan jumlah trombosit. Untuk keadaan yang ringan, tidak diperlukan penanganan secara khusus, namun dokter tetap akan memantau dan melakukan pemeriksaan trombosit secara rutin guna mencegah perdarahan.

Sementara itu penderita dalam kondisi parah akan diberikan penanganan untuk menjaga jumlah trombosit agar tidak turun, sehingga tidak terjadi pendarahan. Penanganan dalam kondisi parah bisa sebagai berikut ini.

  • Konsumsi obat, terdapat beberapa obat yang akan dikonsumsi pasien yang berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan jumlah trombosit. Seperti kortikosteroid, eltrombopag, rituximab dan intravenous immunoglobin (IVLg).
  • Operasi, apabila pasien penyandang penyakit ini sudah parah dan konsumsi obat-obatan sudah tidak efektif dalam mengatasi gejala yang muncul, maka dokter akan melakukan operasi pengangkatan organ limpa atau splenektomi. 

Tujuan operasi ini adalah untuk mencegah hancurnya trombosit di organ limpa, meskipun prosedur operasi ini jarang dilakukan karena berisiko infeksi. Selain itu, jika pasien mengalami perdarahan maka rentan terjadi komplikasi di saluran pencernaan dan organ tubuh lainnya.

Gejala dan Penyebab

Purpura trombositopenia imun memiliki dua sindrom klinis berbeda, yakni bermanifestasi sebagai kondisi akut pada anak-anak dan kondisi kronis pada orang dewasa, penderita kerap kali mengalami memar pada kulit berwarna ungu atau purpura atau membran lendir di mulut. Memar ini muncul sebagai titik merah atau ungu dan dinamakan petekie.

Penyebab penyakit ini hingga saat ini belum diketahui secara pasti, namun dugaan utama adalah adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang dinamanakn autoimun. Penderita penyakit ini biasanya sistem kekebalan tubuhnya menganggap sel keping darah (trombosit) sebagai benda asing yang berbahaya.

Sehingga dibentuk antibodi yang menyerang trombosit tersebut, hal inilah yang menyebabkan jumlah trombosit menurun. Selain itu, terdapat beberapa hal yang dapat memicu munculnya penyakit ini pada seseorang di antaranya sebagai berikut ini.

  • Infeksi virus atau bakteri yang umumnya terjadi pada anak-anak, vaksinasi.
  • Paparan racun atau bahan kimia berbahaya seperti insektisida.
  • Penyakit autoimun lain seperti lupus dan pengobatan kemoterapi.

Gejala utama penyakit ini adalah munculnya rumah merah atau memar yang terjadi di berbagai bagian tubuh disertai dengan pendarahan yang sulit dihentikan saat mengalami luka. Adapula beberapa tanda dan gejala tambahan lain yang disebabkan karena penyakit ini, berikut di antaranya.

  • Rasa lelah yang berlebihan, kemudian mimisan.
  • Bercak darah pada urine atau tinja.
  • Gusi berdarah, terutama setelah menjalani perawatan gigi.
  • Perdarahan berlebih saat memasuki masa menstruasi.

Kasus yang terjadi pada anak terkadang tidak menimbulkan gejala, namun jika muncul biasanya bersifat ringan dan berlangsung selama kurang dari 6 bulan (akut). Meskipun harus dipahami jika gejala penyakit ini juga bisa berlangsung selama lebih dari enam bulan (kronis) dan sering terjadi para orang dewasa.

bayi & menyusui

Pertolongan Pertama pada Anak dengan Shaken Baby Syndrome

Tubuh bayi masih sangat rentan sehingga menghadapinya butuh kasih sayang dan kelembutan. Mengguncangkan bayi terlalu keras bisa berakibat fatal pada otaknya, dan ini bisa dianggap sebagai pelecehan pada anak. 

Beberapa orang tua atau perawat mungkin secara tidak sengaja menggoyangnkangkan bayi terlalu keras akibat frustasi atau marah karena anak tidak berhenti menangis. Beberapa orang bisa saja belum mengetahui bahwa menggoyangkan bayi bisa sangat fatal. 

Kondisi yang berulang bisa memicu anak terkena shaken baby syndrome atau sindrom bayi terguncang. 

Sekilas tentang shaken baby syndrome

Bayi memiliki otot leher yang lemah sehingga belum dapat menopang kepalanya. Guncangan keras menyebabkan kepala bayi bergerak maju mundur, mengakibatkan otak di dalamnya ikut bergoyang sehingga cedera serius yang cenderung fatal. 

Benturan pada kepala dapat menyebabkan hal berikut:

  • Pendarahan otak
  • Trauma otak
  • Rusaknya cabang sel saraf di otak
  • Pendarahan di mata (perdarahan di retina)
  • Patah tulang tengkorak
  • Fraktur pada tulang lain, termasuk tulang rusuk dan selangka
  • Memar di wajah, kepala, dan seluruh tubuh

Pada kasus yang serius, shaken baby syndrome bisa menyebabkan kematian.

Prevalensi

Sindrom ini biasanya terjadi pada anak-anak berusia kurang dari satu tahun akibat menerima guncangan keras secara terus menerus. Bayi berusia dua hingga empat bulan adalah yang paling berisiko. Namun anak usia empat hingga enam tahun juga bisa mengalami shaken baby syndrome jika menerima guncangan sangat hebat.

Tidak ada data akurat mengenai hal ini, tapi para ahli memperkirakan sekitar 1.000-1.500 bayi per tahun mengalami insiden tersebut. 

Menurut USA Centers for Disease Control and Prevention, hampir 2.000 anak meninggal karena pelecehan, 10% hingga 20% diantaranya disebabkan oleh sindrom bayi terguncang.

Gejala

Anak dengan sindrom ini cenderung menampilkan keluhan yang kurang spesifik, misalnya muntah atau mudah tersinggung. Gejala ini disebabkan oleh peningkatan tekanan di dalam otak akibat pendarahan dan pembengkakan. 

Umumnya gejala muncul sesaat setelah guncangan dan mencapai puncak dalam waktu 4-6 jam. Jika tidak dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut, dokter pun bisa salah mendeteksi menghubungkan kerewelan bayi dengan penyebab mendasari seperti virus.  

Tanda dan gejala shaken baby syndrome antara lain:

  • Tingkat kesadaran berubah
  • Mengantuk disertai iritabilitas
  • Koma
  • Kejang
  • Pupil membesar namun tidak merespons cahaya
  • Muntah
  • Nafsu makan menurun
  • Pernapasan lambat
  • Gagal jantung

Diagnosa diperkuat dengan temuan fisik pada pemeriksaan medis yang meliputi:

  • Perdarahan pada retina
  • Perdarahan kepala
  • Memar
  • Gegar otak
  • Memar di wajah, kulit kepala, lengan, perut atau punggung
  • Pembengkakan jaringan lunak
  • Cedera perut dan dada
  • Tekanan darah rendah
  • Fontanel atau titik lunak di kepala menegang

Saat anak menderita shaken baby syndrome

Bayi terguncang bisa terjadi secara tidak sengaja, misalnya jogging sambil membawa bayi di gendongannya. Kasus kecelakaan kendaraan juga bisa menyebabkan shaken baby syndrome

Jika bayi mengalami guncangan dan Anda menemukan ada yang salah dengannya, segera periksakan ke dokter dan minta untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Beberapa tes akan dilakukan untuk mendiagnosis sindrom bayi terguncang termasuk sinar-x, CT scan, MRI, dan pemeriksaan mata. 

Bergantung pada seberapa parah gejala dan kondisinya, anak mungkin memerlukan bantuan pernapasan atau operasi untuk menghentikan pendarahan. 

Banyak kasus yang berakibat fatal atau kerusakan neurologis yang parah. Misalnya, kematian akibat peningkatan tekanan berlebih di otak, serta robeknya jaringan atau perdarahan di dalam otak. 

Bahkan bayi yang mengalami cedera ringan berisiko mengalami kesulitan perkembangan di masa mendatang. Komplikasi lain dari shaken baby syndrome adalah:

  • Cerebral palsy
  • Kelumpuhan
  • Kehilangan penglihatan atau kebutaan
  • Keterbelakangan mental
  • Epilepsi
  • Kejang

Catatan

Mengguncangkan bayi sering dilakukan tanpa disadari sehingga menyebabkan kondisi yang sangat fatal. Mereka yang selamat dari shaken baby syndrome pun sangat kecil kemungkinannya terlepas dari komplikasi akibat gangguan di otak. 

Oleh karena itu, sebagai orang tua Anda harus berhati-hati dan terus memperhatikan kondisi buah hati Anda.

Ibu dan Anak

Bagaimana Cara Menurunkan Berat Badan Anak yang Aman?

Bagi beberapa orang, memiliki anak yang gemuk mungkin suatu hal yang menggemaskan. Namun, tahukah Anda bahwa kelebihan pada anak Anda pun dapat berbahaya bagi kesehatannya, dan jika tidak diimbangi dengan asupan makanan yang sehat maka berat badan anak bisa terus bertambah. 

Meski si kecil harus menurunkan berat badannya, namun bagaimana cara menurunkan berat badan anak yang aman. Pasalnya, memaksakan hal yang membuat anak tersiksa pun akan berakibat buruk bagi anak. Nah, berikut beberapa cara menurunkan berat badan yang aman. 

Pola makan yang baik dapat mencegah anak gemuk berlebihan

Cara menurunkan berat badan anak

Cara berikut dapat Anda coba lakukan untuk menurunkan berat badan anak.

  • Libatkan keluarga

Untuk membantu menurunkan berat badan si kecil, libatkan keluarga dalam proses ini untuk memberikan bantuan dan dukungan. Tujuannya adalah supaya anak dapat melakukan pola makan atau gaya hidup yang tentunya juga dapat bermanfaat tidak hanya untuk anak tapi baik bagi seluruh keluarga juga. Remaja atau anak yang mendapat dukungan dari keluarganya cenderung memiliki hasil yang lebih baik. 

  • Perhatikan minuman 

Kurangi mengonsumsi minuman bersoda atau minuman kalengan. Perbanyak konsumsi air putih atau minuman bebas gula lainnya untuk membuat anak tetap terhidrasi dan jauhi juga jus buah yang banyak mengandung gula. Anak pun dapat memilih susu tanpa lemak atau rendah lemak. 

  • Mulailah dari yang kecil

Perubahan kecil jauh lebih mudah dilakukan daripada perubahan drastis. Misalnya, hentikan minum soda atau kurangi porsi makan si kecil. Jika berat badan sudah turun, Anda dapat membuat perubahan lain, seperti memperkenalkan makanan yang jauh lebih sehat dan olahraga. 

  • Berhenti makan saat sudah kenyang

Perhatikan saat anak makan dan berhentilah saat ia merasa kenyang. Makan lebih lambat lebih baik, karena otak membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk menerima pesan bahwa Anda sudah kenyang. Cobalah untuk tidak makan saat anak sedang kesal atau bosan, carilah hal lain untuk dilakukan. 

  • Jadwalkan waktu makan dan kudapan secara teratur

Anda dapat mengelola rasa lapar dengan baik saat Anda memiliki jadwal makan yang dapat diprediksi. Melewatkan waktu makan dapat menyebabkan makan berlebihan pada jam makan berikutnya. Menambahkan 1 atau 2 camilan sehat sehat ke dalam tiga kota Anda dapat membantu mengurangi rasa lapar. 

Jadi, untuk rencana makan, lebih tinggi protein dan rendah daging dan gula akan terlihat seperti beberapa saran menu berikut:

  • Sarapan: Oatmeal dengan irisan apel dan kayu manis
  • Snack: Buah ditambah 10 almond
  • Makan siang: Salad segar dengan sayuran di atasnya seperti brokoli, paprika, zucchini, ayam (bisa sebagai pilihan)
  • Snack: Yogurt tawar dengan buah di dalamnya
  • Makan malam: Telur orak arik dengan tumis sayuran seperti jamur dan bawang
  • Sebelum tidur: Smoothie shake dengan buah, bayam, dan yogurt berprotein tinggi

Beberapa menu di atas hanyalah saran yang bisa Anda buat untuk menu diet anak. Pun, menu tersebut dapat Anda ubah sesuai kesukaan anak namun tetap sehat. 

  • Rajin bergerak

Cobalah untuk melakukan berbagai aktivitas mulai dari bersepedah, hingga lari. Bagi anak atau remaja, aktivitas fisik adalah kuncinya. Jalan-jalan setiap hari dengan anak Anda, temani ia dalam melakukan olahraga. 

Selain beberapa cara di atas, salah satu cara menurunkan berat badan anak adalah dengan memberikan dukungan sepenuhnya untuk mereka. Jangan pernah memaksakan diet yang berlebihan pada anak, tetap konsultasikan program tersebut pada dokter atau ahli gizi Anda. 

7 Cara Agar Bisa Kentut yang Bisa Dicoba
Penyakit

7 Cara Agar Bisa Kentut yang Bisa Dicoba

Anda mungkin pernah mengalami susah kentut dan tentu saja sangat mengganggu. Padahal, jika ditilik lebih lanjut, kentut adalah proses alami tubuh yang bertujuan mengeluarkan gas berlebih dalam pencernaan manusia. Tapi, ada beberapa cara agar bisa kentut yang bisa dicoba.

Menurut Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal, disebut bahwa orang normal akan buang angin alias kentut 13 hingga 21 kali sehari. Bisa dibayangkan jika perut Anda kembung dan tidak bisa buang angin tentu saja sangat mengganggu aktivitas dan membuat tidak nyaman.

Cara Agar Bisa Kentut yang Bisa Dilakukan

Agar susah kentut yang Anda alami tidak berlarut-larut, maka ada beberapa cara agar bisa kentut yang patut Anda coba. Apa saja?

  1. Menggosok Perut dengan Minyak Kayu Putih atau Minyak Penghangat

Untuk bisa buang angin, Anda bisa mencoba menggosokkan perut searah jarum jam menggunakan minyak kayu putih untuk menghilangkan gas yang terjebak di dalam perut. 

Cara ini juga bisa mengurangi kram dan perut kembung yang dirasakan. Sehingga membuat perut Anda akan terasa nyaman dari sebelumnya. 

  1. Berjalan Kaki

Bergerak akan membuat Anda bisa mengeluarkan gas di perut. Bergerak di sini maksudnya tidak perlu yang berlebihan, cukup dengan berjalan kaki di sekitar rumah beberapa menit saja. Berjalan atau bergerak ini akan mendorong kentut keluar dari perut dan membuat perut jadi lebih nyaman.

  1. Mengonsumsi Makanan atau Minuman yang Dapat Mendorong Gas Keluar

Ada beberapa makanan dan minuman tertentu yang bisa membuat Anda bisa kentut. Seperti misalnya mengonsumsi minuman berkarbonasi atau soda. Anda juga bisa mengunyah permen karet, konsumsi buah yang tinggi serat, atau konsumsi produk susu. Namun perlu diingat, jangan sampai Anda mengonsumsi makanan atau minuman tersebut dalam porsi yang berlebihan karena bisa menimbulkan masalah pencernaan lain.

  1. Melakukan Berbagai Gaya Yoga

Cara agar bisa kentut selanjutnya adalah bisa dengan melakukan beberapa pose yoga. Apa saja pose yoga yang bisa dilakukan?

  • Pose Anak

Pose anak ini diri Anda ada dalam posisi berlutut. Kemudian, dorong tubuh membungkuk hingga bokong sedikit terangkat dan dada menyentuh lutut. Kemudian, luruskan lengan sehingga telapak tangan juga ikut menapak pada lantai.

  • Posisi Lutut ke Dada

Pose yoga ini bisa dilakukan dengan berbaring telentang dan angkat kaki Anda. Lalu, tekuk lutut Anda 90 derajat dan pertahankan posisi lutut dan pergelangan kaki. Kemudian, pegang bagian depan lutut atau paha atas dan tarik paha Anda mendekati dada.

Anda juga bisa menyelipkan dagu ie dada atau mencium lutut. Tahan posisi ini setidaknya selama 15-60 detik, tujuannya untuk memberikan tekanan ke perut sehingga akan membantu kentut keluar.

  • Pose Seated Forward Bend

Anda bisa mengambil posisi berbaring telentang dengan kedua lengan dibentang ke samping. Kemudian, angka kedua kaki dan tekuklah lutut Anda. Setelahnya, angkat tubuh Anda sedikit sambil menarik napas. Saat mengembuskan napas, Anda kembali menurunkan tubuh. Tahanlah posisi ini hingga selama 3 menit agar gas dalam perut Anda keluar.

  1. Minum Air Sebelum Makan

Anda juga bisa minum air setidaknya 30 menit sebelum makan agar membantu pencernaan Anda lebih baik. Tapi, jika Anda minum sambil makan, bisa menyebabkan asam lambung naik dan tidak dapat memecah makanan.

  1. Menghindari Pemanis Buatan

Makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan bisa memperburuk kondisi perut kembung dan sulit kentut. Namun, tidak pula berarti semua minuman manis dapat menyebabkan gas, ya. Pemanis buatan yang dimaksud adalah sakarin, aspartam, dan sukralosa yang berkaitan dengan efek gas ataupun pencahar.

  1. Kunjungi Dokter

Jika berbagai cara di atas tidak berhasil mengeluarkan kentut, maka sebaiknya periksakan ke dokter agar Anda mendapat penanganan medis yang tepat. Mungkin perlu obat-obatan tertentu yang tepat untuk mengatasi masalah yang dialami.