hidup sehat

Tips Terhindar dari Penyebab Kecelakaan Kerja

Dalam bekerja, tiap orang tentunya ingin merasakan keamanan dan keselamatan yang terjamin. Hanya saja, harapan tersebut kerap tidak selaras dengan yang terjadi di lapangan. Banyak penyebab kecelakaan kerja yang masih sering diabaikan sehingga berujung fatal pada kondisi kesehatan sampai nyawa pekerja.

Kecelakaan kerja jelas merugikan bagi pekerja itu sendiri maupun pihak yang memberi kerja. Pekerja bisa menjadi terhambat untuk melakukan tugasnya karena keterbatasan akibat kecelakaan tersebut. Di sisi lain, pemberi kerja memiliki risiko harus menanggung semua biaya pengobatan dan ganti rugi dari kejadian tersebut.

Karena itu, diperlukan upaya terbaik guna menghindari berbagai penyebab kecelakaan kerja. Tujuannya jelas agar pekerja maupun pemberi kerja sama-sama memiliki ketenangan dan keamanan dalam mengerjakan proyek tugasnya. Berikut ini adalah beberapa tips yang mesti diperhatikan guna bisa terhindari dari kecelakaan di tempat kerja Anda.

  1. Berpakaian Tepat

Jangan remehkan pakaian saat bekerja. Pasalnya, pakaian yang salah sangat mungkin menjadi penyebab kecelakaan kerja yang fatal! Ini mengingat beberapa pekerjaan memerlukan pakaian khusus yang dilengkapi dengan alat pelindung diri mumpuni. Jika alat pelindung tersebut tidak digunakan, bisa jadi Anda justru mendapat kecelakaan tidak terduga di tempat bekerja. Beberapa tempat kerja yang memerlukan pakaian khusus, misalnya pekerja proyek, petugas medis, juga pekerja sarana dan prasarana umum.

  • Pemeriksaan Fisik

Sering terjadi kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kelalaian manusia. Kelalaian tersebut umumnya berhubungan dengan kondisi fisik yang bersangkutan ketika kecelakaan itu terjadi. Bukan hanya membahayakan pekerja, kondisi fisik yang tidak fit nyatanya juga berisiko mencelakakan konsumen sampai pemberi kerja. Karena itu, sangat dianjurkan untuk dilakukan pemeriksaan fisik bagi pekerja. Pemeriksaan fisik bisa dilakukan sebelum penempatan kerja diberikan. Dalam beberapa profesi, pemeriksaan fisik bahkan mesti dipantau terus-menerus secara berkala.

  • Pemasangan Rambu

Pengingat untuk menghindari berbagai penyebab kecelakaan kerja perlu dipasang di lokasi kerja. Tujuannya agar para pekerja yang bersangkutan bisa lebih berhati-hati ketika bertindak dalam lokasi yang memiliki rambu-rambu khusus. Pemasangan rambu baiknya memenuhi prosedur keselamatan yang berlaku secara khusus, terkait ukuran, warna, maupun tanda-tanda.

  • Pelatihan Berkala

Tiap pekerja memiliki hak dan kewajiban untuk mengetahui tindakan apa yang mesti dilakukan jika terjadi suatu insiden di wilayah kerja mereka. Karena itu, menjadi sangat penting bagi manajemen kantor pemberi kerja guna menyediakan pelatihan berkala. Pelatihan yang dibuat dengan serius akan memberikan pandangan luas kepada pekerja guna menanggapi suatu kejadian yang tidak diingini di wilayah kerja mereka. Dengan begitu, terjadinya kecelakaan kerja bisa diminimalkan.

  • Pembersihan Area Kerja

Percaya atau tidak bahwasanya penyebab kecelakaan kerja juga bisa berasal dari ruang kerja yang kotor dan tidak tertata? Ini karena dengan kondisi yang berantakan, para pekerja akan sulit mengambil tindakan darurat ketika suatu insiden terjadi. Alhasil, korban kecelakaan di area kerja yang tidak diharapkan menjadi berlimpah. Jadi, manajemen mesti selalu memastikan bahwa area kerja selalu dalam keadaan bersih dan tertata guna pekerja bisa melakukan maneuver darurat jika sewaktu-waktu diperlukan.

  • Penyediaan Kebutuhan Keamanan

Manajemen yang baik adalah manajemen kantor yang menyediakan berbagai kebutuhan keamanan kerja yang diperlukan. Kebutuhan keamanan minimal di area kerja, seperti alat pemadam, kotak obat, sampai oksigen. Dalam beberapa bidang kerja, dibutuhkan kebutuhan keamanan yang lebih lengkap guna menjadi tameng jika terjadi suatu kecelakaan yang tidak diinginkan.

Penyebab kecelakaan kerja bisa terjadi kapan saja di area kerja. Penyiapan peralatan dan pelatihan secara matang dapat menjadi kunci agar para pekerja terhindar dari risiko terburuk saat kondisi yang tidak diinginkan tersebut terjadi.

Penyakit

Begini Prosedur Orchiopexy

Kondisi ketika testis atau buah zakar terpelintir hingga menimbulkan nyeri hebat pada testis secara tiba-tiba disebut dengan torsio testis. Kondisi ini bisa dialami seorang laki-laki pada usia berapa pun, meski demikian yang kerap dan sering terjadi adalah pada rentan usia 12 hingga 16 tahun. Untuk mengobati kondisi ini perlu dilakukan operasi orchiopexy.

Torsio testis merupakan kondisi gawat darurat yang segera harus ditangani, apabila tidak segera maka keadaan ini dapat menyebabkan kerusakan pada testis karena tidak mendapat aliran darah, terjadi demikian dikarenakan pembuluh darah yang menuju testis ikut terpelintir dan terjepit. Terdapat beberapa tanda dan gejala yang bisa dicermati untuk mengetahui kondisi ini.

Prosedur Orchiopexy

Sebelum mengetahui prosedur mengenai operasi untuk mengatasi buah zakar terpelintir perlu diketahui bahwa proses ini dibutuhkan bagi anak yang mengalami kriptorkidismus. Pada umumnya operasi ini dilakukan ketika anak masih berusia antara lima hingga 15 bulan. Sementara itu untuk orang dewasa dilakukan pada kisaran umur di bawah 32 tahun.

Namun demikian, dokter akan menyarankan prosedur ini dilakukan terhadap pria yang memiliki risiko tinggi mengalami torsio testis. Kemudian, sebelum melakukan prosedur pasien akan diminta untuk berpuasa (tidak makan dan minum) selama delapan jam sebelum operasi dilakukan. Apabila terdapat obat yang perlu dikonsumsi maka perlu diminum dengan sedikit air putih.

Tindakan medis ini dilakukan di bawah pengaruh anestesi umum, setelah pasien tertidur maka tindakan operasi akan segera dilakukan. Berikut ini beberapa langkah-langkah yang dilakukan dalam prosedur medis untuk mengatasi atau mengembalikan posisi testis (buah zakar) yang tidak turun ke tempat semestinya.

  • Langkah pertama yang akan dilakukan dokter adalah membuat sayatan kecil di area selangkangan dan menemukan testis yang tidak turun.
  • Setelah itu dokter akan memeriksa dan memastikan testis berada dalam kondisi baik, tak jarang dokter akan menemukan hernia yang perlu diperbaiki terlebih dahulu.
  • Jika hernia sudah diperbaiki selanjutnya dokter akan melakukan sayatan kedua pada skrotum, tujuannya untuk membuat kantong di bawah kulit skrotum.
  • Kemudian dokter akan menempatkan testis ke dalam skrotum tersebut, setelah itu dokter akan menutup kedua sayatan dengan benang jahit.
  • Benang jahit yang digunakan akan menyatu dengan jaringan tubuh pasien, sehingga tak perlu dilepas lagi.

Setelah operasi selesai dilakukan bukan berarti tidak ada lagi beberapa hal yang harus diperhatikan, terdapat beberapa hal yang masih harus diperhatikan setelah prosedur dilakukan. Pasien harus tetap beristirahat dan berbaring selama dua hingga tiga hari, selain itu juga harus menghindari aktivitas berat selama satu belan setelah operasi.

Dokter akan memberi jadwal rutin untuk memeriksa dan memastikan testis berkembang serta berfungsi dengan baik dalam skrotum. Selain itu dokter akan mengajarkan beberapa langkah pemeriksaan mandiri seiring bertambahnya usia. Hal ini membuat pasien perlu mewapadai kondisi yang janggal sedini mungkin melalui pengecekan mandiri.

Komplikasi Orchiopexy

Sama seperti tindakan medis yang lain, prosedur operasi ini juga memiliki beberapa risiko komplikasi, beberapa di antaranya seperti pendarahan berlebih, nyeri hebat, infeksi pada lokasi alergi, reaksi alergi terhadap obat anestesi. Hingga kerusakan testis atau jaringan di sekitarnya selama proses operasi dilakukan.

Meskipun jarang terjadi, dokter bukan tidak mungkin akan menemukan kondisi tidak normal pada testis yang belum turun ke skrotum. Testis bisa mengalami kematian jaringan karena kurangnya suplai darah, selain itu keadaan ini mengharuskan dokter bedah untuk mengangkat testis secara keseluruhan.

Penyakit

Penyebab Sakit Gigi yang Perlu Anda Waspadai

Sakit gigi adalah salah satu penyakit umum yang sering dialami oleh semua orang. Penyebab sakit gigi bisa dikarenakan akibat kebiasaan hidup yang kurang memperhatikan kesehatan gigi dan mulut. Pada dasarnya, sakit gigi adalah rasa sakit di dalam atau di sekitar gigi. Berikut beberapa hal yang umumnya menjadi penyebab sakit gigi:

  • Gigi berlubang

Gigi yang berlubang disebabkan oleh kerusakan pada gigi akibat makan-makanan yang mengandung karbohidrat, seperti roti, nasi, sereal, susu, soda, buah-buahan, kue, atau permen yang menetap ada gigi Anda. Bakteri dalam mulut dapat mengubah sisa makanan tersebut menjadi asam. Kombinasi bakteri, asam, sisa makanan, dan air liur menyebabkan pembentukan plak yang menempel pada gigi. Asam di plak tersebut larut dalam enamel sehingga membuat gigi berlubang.

  • Abses gigi

Abses gigi merupakan kantung berisis nanah yang terbentuk di akar pada gigi yang mengalami infeksi. Kondisi ini dapat disebabkan oleh gigi berlubang atau kerusakan gigi, penyakit gusi, atau gigi retak. Jika tidak segera ditangani, infeksi ini dapat membunuh saraf dan menyebabkan abses gigi sehingga sakit gigi bisa terjadi.

  • Fraktur gigi

Fraktur gigi merupakan kondisi gigi yang retak atau patah. Kondisi ini dapat menimbulkan sakit gigi dan pembengkakan, tergantung pada tipe fraktor yang dialami. Jenis fraktur gigi, antara lain retakan berupa garis halus, patah di mahkota gigi, gigi retak seluruhnya, gigi patah menjadi dua, dan fraktur gigi vertikal.

  • Tambalan gigi yang rusak

Tambalan gigi digunakan untuk mengganti struktur gigi yang rusak. Tambalan ini akan membantu gigi kembali berfungsi dengan normal selama beberapa tahun. Namun, jika tambalan gigi sewaktu-waktu dapat rusak dan kondisi ini tidak dapat dihindari. Jika tambalan gigi yang rusak tidak diperbaiki, bakteri dapat masuk pada sela-sela gigi yang sebelumnya diisi oleh tambalan sehingga menyebabkan sakit gigi.

  • Infeksi gusi

Bakteri dari plak gigi yang menggunung dapat menyebabkan gusi menjadi meradang dan mudah berdarah saat menyikat gigi. Kondisi ini dapat menyebabkan infeksi gusi dan jika tidak segera ditangani, infeksi gusi dapat menyebabkan sakit gigi dan gigi mengendur dari gusi.

Obat

Sembuhkan Tukak Lambung dengan Obat Tukak Lambung Alami

Tukak lambung adalah kondisi yang terjadi ketika lambung mengalami luka terbuka dan menyebabkan peradangan. Pasien dengan gejala tukak lambung umumnya menjalani penyembuhan dengan berbagai jenis obat tukak lambung, termasuk obat dari bahan-bahan alami.

obat tukak lambung

Umumnya, tukak lambung terjadi akibat adanya infeksi dari bakteri helicobacter pylori. Selain itu, penggunaan obat antiinflamasi yang berkepanjangan juga bisa menyebabkan kondisi ini.

Mengobati tukak lambung dengan bahan alami

Tukak lambung bisa dialami oleh siapa saja dari berbagai golongan usia. Pengobatannya tidak hanya terbatas pada obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Terkadang, dokter juga menganjurkan pasien untuk menggunakan bahan alami sebagai obat tukak lambung.

Berikut ini terdapat beberapa jenis bahan alami yang bisa digunakan untuk mengobati tukak lambung.

  • Bawang putih

Bawang putih merupakan rempah-rempah yang sangat umum digunakan sebagai perasa makanan di seluruh dunia. Akan tetapi, selain sebagai bahan masakan, bawang putih juga bisa digunakan sebagai obat tukak lambung.

Konsumsi bawang putih dipercaya efektif untuk mengencerkan darah dan melawan bakteri. Fungsi ini juga membantu untuk menyerang bakteri penyebab tukak lambung. Sebagian dokter percaya bahwa konsumsi bawang putih secara rutin bisa membantu mengurangi resiko terkena tukak lambung.

Apabila Anda tidak bisa mengonsumsi bawang putih dalam bentuk makanan, Anda juga bisa mengonsumsinya dalam bentuk suplemen khusus.

  • Buah-buahan berwarna

Sebagai makanan sehat yang kaya akan gizi, buah-buahan juga bisa menjadi solusi untuk menyebuhkan tukak lambung secara alami. Secara khusus, buah yang baik dikonsumsi oleh penderita tukak lambung adalah buah-buahan yang berwarna.

Buah-buahan berwarna memiliki kandungan flavonoid yang menghasilkan warna pada buah-buah tersebut. Kandungan ini juga menjadi salah satu kandungan paling penting untuk mengobati tukak lambung. Flavonoid akan melindungi lapisan lambung agar terhindar dari kondisi tukak lambung.

Konsumsi buah-buahan berwarna sebagai obat tukak lambung alami bisa didapat melalui buah apel, jeruk, lemon, anggur, dan lain sebagainya.

  • Madu

Tidak hanya sebagai pemberi rasa manis, madu juga kaya akan kandungan yang bermanfaat bagi tubuh. Secara khusus, madu bisa membantu untuk mempercepat penyembuhan berbagai jenis luka, termasuk luka pada lambung yang menyebabkan tukak lambung.

Selain itu, madu juga memiliki kandungan polifenol dan antioksidan untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab tukak lambung. Akan tetapi, konsumsi madu hanya dianjurkan bagi Anda yang memiliki kadar gula darah normal.

  • Kunyit

Selain bawang putih, rempah-rempah lainnya yang bermanfaat sebagai obat tukak lambung alami adalah kunyit. Kunyit sudah sering digunakan sebagai bahan untuk mengobati gejala maag dan menyembuhkan luka.

Kandungan curcumin di dalam kunyit bisa membantu mengaktifkan aktivitas antiinflamasi dan melawan bakteri penyebab tukak lambung.

Makanan yang perlu dihindari bagi penderita tukak lambung

Ketika Anda menderita gejala tukak lambung, berhati-hatilah dalam mengonsumsi makanan tertentu. Beberapa jenis makanan mungkin akan semakin memperburuk luka pada lambung dan memperlambat proses penyembuhan.

Secara umum, penderita tukak lambung sebaiknya menghindari:

  • Makanan asam seperti jeruk dan tomat
  • Cabai dan makanan pedas lainnya
  • Kafein dan minuman bersoda
  • Makanan dengan kadar garam yang tinggi
  • Makanan olahan, seperti sosis, bakso, ham, dan lain sebagainya
  • Makanan yang digoreng
  • Cokelat

Selain itu, penting juga bagi penderita tukak lambung untuk mengendalikan kondisi mental agar terhindar dari stres. Anda bisa mencoba untuk melakukan berbagai teknik relaksasi, seperti dengan olahraga yoga ataupun meditasi. Konsumsi obat tukak lambung hanya bisa bekerja secara efektif apabila didukung dengan pengelolaan stres yang baik.