5 Metode perawatan luka besar yang terbuka
hidup sehat

Jangan Dibiarkan, Inilah Perawatan Luka Besar yang Terbuka!

Pada dasarnya, luka dibagi menjadi dua kategori, yaitu luka terbuka dan luka tertutup. Luka terbuka disebabkan oleh cedera internal atau eksternal, sehingga jaringan internal terpapar oleh lingkungan luar, seperti luka karena jatuh, trauma benda tumpul, dan pembedahan. Sementara itu, kerusakan jaringan yang terjadi di bawah permukaan kulit disebut juga luka tertutup, seperti memar. Perawatan luka besar yang terbuka pada dasarnya menggunakan prinsip-prinsip yang juga dilakukan pada luka sederhana. Namun, jika lukanya sudah parah, maka segeralah minta bantuan dokter untuk mencegahnya lebih buruk lagi. 

5 Metode perawatan luka besar yang terbuka

Pastikan sebelum merawat luka, Anda telah menggunakan perlindungan pribadi, seperti sarung tangan, celemek, dan goggle/visor. 

Adapun metode perawatan luka besar yang terbuka ada 5, di antaranya:

  1. Hemostasis

Perawatan luka besar yang pertama adalah hemostasis, yaitu proses untuk menghentikan pendarahan. Sebagian besar luka, proses ini terjadi secara spontan. Namun, ada juga yang membutuhkan tindakan untuk mengurangi perdarahan dan membantu hemostasis, termasuk tekanan, elevasi, tourniquet, atau penjahitan.

  1. Membersihkan luka

Banyak orang yang sering melewatkan tahap ini, yaitu pembersihan luka, padahal penting dilakukan untuk mengurangi infeksi dan mempercepat proses penyembuhan luka. 

Ada lima aspek yang perlu Anda perhatikan saat membersihkan luka, yaitu:

  • Desinfeksi kulit di sekitar luka dengan antiseptik.
  • Jangan gunakan alkohol atau deterjen ke bagian luka.
  • Dekontaminasi luka dengan menyingkirkan semua benda asing dari luka.
  • Debit jaringan yang rusak jika memungkinkan.
  • Irigasi luka Anda dengan larutan garam.

Jika Anda yakin tidak ada kontaminasi di luka terbuka Anda, maka irigasi tekanan rendah saja sudah cukup. Namun, tetap hati-hati dalam menuangkan larutan garam ke luka. Jika luka Anda benar-benar terkontaminasi, maka harus diairi dengan tekanan tinggi untuk menghilangkan kotoran yang terlihat.

  1. Analgesia

Setelah membersihkan luka, metode perawatan luka besar dan terbuka selanjutnya adalah analgesia. Metode ini memungkinkan luka Anda menutup dengan cara yang lebih manusiawi dan lebih mudah. Bentuk umum analgesia adalah infiltrasi dengan anestesi lokal, dengan tambahan analgesia sistemik biasa, seperti parasetamol.

  1. Penutupan kulit

Ada empat cara utama yang dapat dilakukan untuk menutup luka terbuka, yaitu:

  • Jika luka tidak berisiko infeksi, cocok menggunakan strip perekat kulit.
  • Luka terbuka akibat laserasi kecil dapat menggunakan lem perekat jaringan untuk menutupnya.
  • Laserasi yang lebih dari 5 cm, luka kulit dalam, atau di lokasi yang rentan terhadap fleksi, ketegangan, atau pembasahan, biasanya dapat dijahit biasa.
  • Beberapa luka di kulit kepala dapat menggunakan staples untuk menutupnya.
  1. Membalut luka dan perawatan lanjutan

Terakhir yang juga sangat penting adalah membalut luka dengan benar untuk mengurangi infeksi dan kontaminasi. Ketika Anda membalut luka yang tidak terinfeksi, gunakan lapisan pertama yang tidak melekat, seperti kain kasa yang dibasahi garam, kemudian dilapisi dengan dengan bahan penyerap untuk menarik eksudat luka. Terakhir, gunakan pita kasa lembut untuk mengamankan balutan.

Beberapa perawatan luka besar dan terbuka lainnya adalah siaga analgesia sederhana, seperti paracetamol, menjaga luka tetap kering, dan mengganti jahitan atau pita perekat setelah 10 – 14 hari. Jika luka berisiko tinggi atau terlihat mengalami infeksi, maka segeralah bawa ke dokter untuk ditangani lebih lanjut. Umumnya, luka terbuka yang berisiko tinggi mengalami infeksi adalah luka yang sangat kotor, luka tusuk, patah tulang terbuka, dan luka yang disebabkan oleh gigitan, termasuk gigitan manusia.

cara menghilangkan sifat egois
Kesehatan Mental

Simak 7 Cara Menghilangkan Sifat Egois Pasangan yang Bikin Kesal

Perasaan egois merupakan bentuk ketidakmampuan yang disembunyikan agar pasangan tetap terlihat tetap kuat dan dominan. Pasangan yang memiliki sifat egois seringkali tidak mengenali diri sendiri dengan baik dan tidak menyadari sifat buruknya tersebut. Anda pun akan merasakan dampaknya, seperti pendapat yang sering diabaikan, menginginkan keputusan di dalam hubungan sesuai dengan keinginannya pribadi, hingga akhirnya hubungan Anda menjadi renggang. Berikut ini 7 tips untuk menghilangkan sifar egois pasangan:

  • Cari tahu alasan di balik sifat egoisnya

Selain keinginan untuk terlihat hebat, terkadang sifat egois juga terjadi untuk melindungi atau mencapai keinginan pripadi. Orang egois akan melakukan sedikit usaha untuk orang lain demi mendapatkan keuntungan banyak bagi dirinya sendiri. Perhatian yang diberikan juga harus disertai imbalan untuk mencapai tujuan indvidu.

  • Beri tahu perasaan Anda terhadap sifat egoisnya

Pasangan mungkin tidak menyadari sifat egoisnya yang perlahan membuat Anda terluka. Ajak pasangan berbicara dengan tulus dan penuh kesadaran. Tunjukkan segala aktivitas yang menunjukkan dampak dari sifat egoisnya yang berpengaruh terhadap kesehatan mental dan hubungan Anda. Hal ini mungkin akan membuatnya kembali ke kenyataan dan memikirkan kebaikan hubungan kalian.

  • Berhenti membenarkan kesalahannya

Apabila Anda tidak menginginkan adanya konflik dan pertengkaran, bukan berarti Anda bisa membenarkan kesalahannya. Bicarakan dengan teguran bernada halus di momen yang tepat. Anda bisa perkirakan untuk membahasnya di saat pasangan dalam suasana hati yang tepat. Mencintai pasangan bukan berarti bisa memberikan pemakluman untuk sifat buruknya.

  • Membuat batasan toleransi

Tentukan batas-batas yang sanggup Anda toleransi dan sikap mana yang tidak bisa diterima. Penting untuk mengetahui apa saja yang dapat dikompromikan dalam sebuah hubungan. Pasangan juga harus menerima keputusan yang Anda buat. Misalnya, ketika Anda meminta pasangan menjemput namun ditolak, Anda merasa dapat bersikap toleran. Akan tetapi, jika pasangan marah besar kepada Anda di muka umum, maka Anda berhak menegur sifat egoisnya tersebut.

  • Minta pasangan berprasangka baik

Seseorang yang egois selalu memikirkan kemungkinan buruk yang dilakukan orang lain sehingga hasil keputusannya selalu mengutamakan diri sendiri di atas kepentingan orang lain. Ubah pola pikir tersebut dan minta pasangan Anda untuk memandang sisi positifnya. Sadarkan bahwa prasangka buruk yang ada di benaknya nyatanya tidak terbukti secara nyata. 

  • Ajak pasangan belajar lapang dada dan terbuka       

Beri pengertian bahwa tidak semua yang diinginkan harus selalu dikabulkan. Penting untuk seseorang membuka diri dan menerima kejadian yang menimpa dirinya, baik ataupun buruk. Saran yang Anda berikan tidak dapat teraplikasikan di kehidupan sehari-hari jika pasangan Anda tidak mampu membuka diri dan selalu merasa dirinya paling benar.

  • Putuskan apakah pasangan layak untuk Anda atau tidak

Jika cara-cara di atas tidak dapat mengubah sifat egoisnya dan Anda merasa tidak sanggup lagi menghadapinya, maka Anda harus menerima kenyataan bahwa pasangan memang tidak bisa mengubah sifat tersebut sama sekali. Inilah saatnya Anda memikirkan dan menentukan keberlanjutan hubungan. Jangan ragu untuk meninggalkan hubungan yang hanya akan mengganggu kesehatan mental Anda.

Serangkaian cara menghilangkan sifat egois pasangan tersebut memang tidak mudah dilakukan, terlebih jika sifat tersebut telah mengakar sejak kecil. Akan tetapi, sebaiknya Anda tetap mencobanya sampai titik dimana Anda merasa bahwa sifatnya tidak dapat diubah dan justru akan berdampak negatif bagi hubungan Anda kelak.

Obat

Jangan Sepelekan Manfaat Vitamin B6 bagi Ibu Hamil

Vitamin B6 dikenal sebagai pyridoxine, yaitu vitamin yang secara alami terdapat di banyak jenis makanan. Tubuh manusia membutuhkan vitamin B6 untuk 100 reaksi enzim yang terlibat dalam metabolisme. Memenuhi asupan vitamin B dan makanan yang bergizi berguna untuk menjaga kesehatan selama kehamilan. 

Vitamin B6 sendiri bersifat larut air yang berperan dalam berbagai proses tubuh untuk menghasilkan asam amino dan memecah zat gizi makro menjadi energi. Pada ibu hamil, vitamin B6 bermanfaat dalam pembentukan organ tubuh dan tumbuh kembang janin, mencegah anemia saat hamil, hingga meningkatkan energi. Secara lengkap, berikut penjelasan mengenai manfaat vitamin B6 bagi ibu hamil:  

  • Membantu meredakan mual 

Manfaat vitamin B6 yang paling familiar bagi ibu hamil adalah membantu meredakan rasa mual selama kehamilan. Manfaat ini telah dikenal dan dimaksimalkan selama beberapa dekade. Menurut sebuah penelitian, ibu hamil yang mengalami mual dan muntah memiliki konsentrasi vitamin B6 lebih rendah dalam tubuhnya daripada mereka yang tidak. Studi pun menemukan suplementasi vitamin B6 mampu meningkatkan konsentrasi plasma piridoksin secara signifikan.

  • Mencegah dan mengobati kondisi anemia

Karena perannya dalam produksi hemoglobin, manfaat vitamin B6 untuk ibu hamil dapat membantu mencegah dan mengobati anemia yang disebabkan oleh kekurangan darah. Jika Anda memiliki hemoglobin rendah saat hamil, sel tidak mendapatkan cukup oksigen. Akibatnya, dapat menyebabkan anemia dan merasa lemah atau lelah. Mengalami anemia ringan merupakan hal yang normal selama kehamilan karena peningkatan volume darah. 

  • Menunjang pertumbuhan otak dan saraf janin

Vitamin B6 tak hanya bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil, tetapi juga memiliki peran yang besar dalam pembentukan dan perkembangan saraf serta otak janin. Dengan asupan vitamin B6 yang cukup, janin dapat tumbuh dan berkembang dengan normal. Pemenuhan vitamin B6 ini pun dapat menurunkan risiko gangguan tumbuh kembang saat bayi besar nanti.

  • Menurunkan risiko tekanan darah tinggi

Kekurangan vitamin dan mineral, seperti kalsium, zinc, vitamin B6, vitamin C, dan vitamin E, disebut dapat meningkatkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi saat hamil. Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan harian vitamin B6, dan jenis vitamin dan mineral lain, menjadi penting bagi ibu hamil. Pemenuhan vitamin B6 untuk ibu hamil juga bermanfaat untuk mengurangi kemungkinan kelahiran prematur. 

  • Menjaga kadar gula darah

Pemenuhan asupan vitamin B6 harian diketahui dapat mengendalikan kadar gula darah agar tetap normal. Terutama untuk ibu hamil yang memiliki kondisi diabetes gestasional, vitamin B6 akan membantu mencegah peningkatan kadar gula darah.

  • Mencegah janin lahir dengan berat badan rendah

Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah kondisi bayi lahir dengan berat kurang dari 2500 gram. BBLR merupakan salah satu penyebab utama gangguan kesehatan dan kematian pada bayi baru lahir.

Malnutrisi atau kekurangan asupan nutrisi saat hamil, seperti protein, karbohidrat, atau vitamin, termasuk vitamin B6, merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko bayi terlahir dengan berat badan rendah. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk selalu memenuhi asupan vitamin B6 mereka.

***

Ibu hamil dapat mengonsumsi tablet vitamin B6 untuk membantu meningkatkan stamina tubuh. Untuk ibu hamil, sebaiknya mengonsumsi 25 mg vitamin B6, tiga kali sehari atau hingga 200 mg vitamin B6 dalam sehari. 

Namun, untuk lebih amannya, ibu hamil dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum mengonsumsi obat atau suplemen vitamin ini. Karena sebagian besar vitamin yang diberikan untuk ibu hamil mengandung 10mg vitamin B, sehingga ibu hamil tidak memerlukan suplemen vitamin B6 secara terpisah.

hidup sehat

Cara Menghentikan Pendarahan dan Perawatan Luka Besar

Perawatan luka besar maupun kecil sangat penting dilakukan dengan maksimal untuk menghindari infeksi. Tak jarang luka terbuka kembali mengalami pendarahan, dan sebagian besar orang menjadi panik karenanya. 

Ketika menghadapi kondisi seperti demikian, diperlukan sikap tenang agar perawatan luka tidak dilakukan secara asal. Apabila pendarahan semakin parah maka dibutuhkan perhatian medis dengan segera. 

Jenis-jenis luka

Luka besar terbagi dalam dua jenis, yaitu terbuka dan tertutup. Luka terbuka berarti jaringan internal terpapar ke lingkungan, dan cenderung mengeluarkan darah. Pada luka tertutup, kerusakan dan pendarahan terjadi di bawah kulit sehingga menghasilkan memar. 

Luka terbuka bisa terjadi karena jatuh, trauma benda tumpul, dan pasca-operasi. Beberapa jenis luka terbuka antara lain:

  • Abrasi, terjadi ketika kulit bergesekan dengan permukaan kasar. Contohnya lecet krn terjatuh di jalan
  • Laserasi atau kulit robek
  • Avulsi, kulit dan jaringan di bawah kulit robek. Dpat terjadi akibat insiden kekerasan, seperti ledakan, serangan hewan, atau kecelakaan kendaraan bermotor
  • Luka tusuk
  • Luka irisan atau sayatan, bisa karena kecelakaan yang melibatkan benda tajam atau pasca prosedur bedah

Cara menghentikan pendarahan pada luka terbuka

Luka terbuka ringan atau akut, seperi lecet tidak memerlukan perawatan khusus. Anda bisa memberishkan dan mengobatinya di rumah. Pada luka besar parah yang mengeluarkan banyak darah, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah menghentikan pendarahan. 

Berikut cara menghentikan pendarahan pada luka terbuka:

  1. Beri tekanan lembut pada luka secara langsung dengan kain bersih, tisu, atau kain kasa sampai pendarahan berhenti
  2. Jika darah merembes melalui kain, jangan singkirkan material tersebut. Tambahkan lebih banyak kain di atasnya dan terus berikan tekanan
  3. Jika luka terletak di lengan atau tungkai, angkat tungkai di atas jantung jika memungkinkan untuk membantu memperlambat pendarahan
  4. Cuci kembali tangan Anda setelah memberi pertolongan pertama dan sebelum membersihkan serta membalut luka
  5. Jangan memasang torniket kecuali pendarahannya parah dan tidak bisa dihentikan dengan tekanan langsung

Setelah pertolongan pertama, segeralah bawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. 

Cara merawat luka besar dengan benar

Jika pendarahan tidak terlalu parah, perawatan luka besar bisa ditangani sendiri. Penting untuk membersihkan luka dengan benar untuk mencegah luka terpapar bakteri atau kotoran yang dapat memicu infeksi. 

Berikut ini lima langkah mudah perawatan luka besar:

  1. Mencuci tangan

Sebelum membersihkan luka, cuci tangan dengan sabun lalu kenakan sarung tangan sekali pakai sebagai ekstra perlindungan. Tangan yang bersih membantu luka terhindar dari infeksi.

  1. Menekan luka dengan lembut

Jika luka mengalami pendarahan, lakukan tindakan penhentian pendarahan seperti yang telah dijelaskan di atas. Jika pendarahan tidak kunjung berhenti, segera hubungi dokter untuk meminta pertolongan medis.

Lewati langkah ini jika luka tidak atau hanya sedikit mengeluarkan darah.

  1. Bilas luka dengan air

Bersihkan luka dengan air hangat untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Gunakan kain lembut dan sabun untuk membersihkan area di sekitar luka, lalu bilas hingga bersih untuk mencegah iritasi. 

Buang sisa kotoran yang masih menempel di sekitar luka dengan penjepit yang telah dicuci dengan isopropil alkohol. Jangan congkel kotoran di area yang terluka atau membersihkannya dengan hidrogen peroksida atau yodium karena dapat merusak jaringan kulit. 

  1. Lindungi luka

Oleskan krim antibiotik untuk mengurangi risiko infeksi. Anda bisa menggunakan antibiotik kulit dijual bebas, namun konsultasikan penggunaannya dengan apoteker terlebih dahulu. 

Setelah itu balut luka dengan perban. Ganti perban setiap hari untuk menjaga luka tetap bersih dan kering. 

Jika Anda masih kesulitan melakukan perawatan luka besar, Anda bisa meminta bantuan dokter untuk diajarkan cara perawatannya dengan tepat. Tanyakan cara merawat dan membersihkan luka kepada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ.

Download sekarang di App Store atau Google Play Store. 

Ini Cara Memahami Perbedaan DNA dan RNA
Penyakit

Ini Cara Memahami Perbedaan DNA dan RNA

Anda mungkin sudah familiar dengan deoxyribonucleic acid atau yang lebih dikenal dengan sebutan DNA. Tapi, tahukah Anda mengenai ribonucleic acid atau RNA? Meskipun nama keduanya terdengar serupa, sebenarnya ada perbedaan DNA dan RNA yang mungkin jarang diketahui.

DNA dan RNA sama-sama merupakan molekul. Tapi, keduanya memiliki peran yang berbeda-beda dalam memberikan pengaruh untuk tubuh Anda.

Definisi DNA dan RNA

Pada dasarnya, DNA merupakan molekul yang di dalamnya terdapat instruksi untuk organisme. Instruksi ini mendukung organisme untuk berkembang, hidup, dan berkembang biak.

Instruksi DNA bisa ditemukan pada setiap sel tubuh Anda. Molekul DNA akan selalu diturunkan secara genetik dari orangtua kepada anaknya. 

RNA adalah molekul yang serupa dengan DNA. RNA ini dihasilkan dari cetakan DNA. Berbeda dengan DNA, RNA tidak bekerja dengan memberikan instruksi kepada organisme tubuh. Tetapi, RNA memiliki peran penting dalam sintesis protein dan aktivitas sel lainnya. 

Secara khusus, RNA memiliki fungsi dalam mendukung aktivitas sel berdasarkan jenisnya. Jenis-jenis ini terdiri atas:s 

  • Messenger RNA 

Jenis RNA yang mencerminkan urutan nukleosida yang tepat dari DNA yang aktif secara genetik. Jenis RNA ini akan membawa pesan atau instruksi dari DNA ke sitoplasma sel, yaitu tempat protein dibuat.

  • Transfer RNA 

Jenis RNA yang satu ini merupakan rantai pendek yang ada dalam sel. Setiap bagian dari RNA akan bergabung dengan asam amino tertentu. Kemudian, asam amino itu akan dibawa untuk mendukung pembentukan protein sesuai dengan susunan asam amino spesifik yang ditemukan oleh DNA. 

  • Ribosomal RNA 

Ribosomal RNA adalah jenis RNA yang merupakan komponen dari ribosom. RNA jenis ini berfungsi sebagai tepat nonspesifik untuk membuat polipeptida.

Perbedaan DNA dan RNA dalam vaksin

Dalam vaksin tradisional, tubuh Anda dipaparkan oleh protein yang dibuat untuk melawan virus atau bakteri dari vaksin tersebut. Seringkali, protein pada vaksin dibuat menggunakan versi virus atau bakteri yang dilemahkan atau dibuat tidak aktif.

Vaksin DNA dan RNA memiliki fungsi yang sama dengan vaksin tradisional. Terdapat perbedaan DNA dan RNA pada vaksin, tapi keduanya dimasukkan ke dalam tubuh dengan cara kerja yang sama.

Tidak seperti vaksin tradisional, vaksin DNA dan RNA tidak disuntikkan dengan virus atau bakteri yang telah dilemahkan. Akan tetapi, vaksin DNA dan RNA akan menggunakan bagian dari gen virus itu sendiri untuk merangsang respon kekebalan tubuh Anda. 

Jadi, vaksin ini akan memberikan instruksi genetik untuk sel utama tubuh Anda agar memproduksi antigen.

Ada beberapa perbedaan DNA dan RNA dalam vaksin yang perlu Anda pahami, yaitu:

  • Proses transmisi

Bisa dibilang, vaksin DNA dan RNA saling melengkapi satu sama lain dalam proses pemberian vaksin. Vaksin DNA yang disuntikkan akan memberikan instruksi mengenai informasi genetik virus. Transmisi ini dilakukan dengan memanfaatkan RNA. 

Secara khusus, proses transmisi pesan dari DNA didukung oleh messenger RNA. Nantinya, RNA ini akan masuk ke dalam sel dan sel akan menerjemahkannya menjadi protein. 

  • Cara pengiriman pesan

Vaksin DNA mengirimkan pesan melalui detak elektrik kecil, membuat pesan akan lebih mudah didorong untuk masuk ke dalam sel. Hal ini berbeda dengan vaksin RNA. 

Meskipun terdapat perbedaan DNA dan RNA, keduanya merupakan molekul yang menjadi bagian dari tubuh manusia dan saling melengkapi satu sama lain. Jadi, tidak ada orang yang bisa bertahan hidup hanya dengan DNA atau RNA sendiri saja.

Gliclazide diabetes militus 2
Obat

Gliclazide

Gliclazide merupakan jenis obat yang dapat mengontrol gula darah yang dialami oleh penderita diabetes melitus tipe 2. Diabetes melitus tipe 2 terjadi karena manusia mengalami kekurangan hormon insulin.

Obat gliclazide termasuk obat sulfonilurea atau obat diabetes yang dapat diperoleh melalui resep dokter karena perlu digunakan dengan hati-hati. Obat tersebut juga tersedia dalam kemasan tablet.

Cara Kerja Obat Gliclazide

Obat gliclazide bekerja dengan merangsang sel beta pankreas supaya dapat menghasilkan lebih banyak hormon insulin untuk mengurangi risiko penyakit diabetes melitus tipe 2. Selain merangsang sel beta pankreas, obat tersebut juga dapat mencegah penggumpalan trombosit dan mengurangi pembekuan darah pada pembuluh darah.

Dosis Obat Gliclazide

Jika Anda ingin menggunakan obat gliclazide untuk mencegah diabetes melitus tipe 2, Anda perlu gunakan obat tersebut sesuai anjuran dokter. Berikut adalah dosis yang ditentukan:

  • Tablet konvensional (biasa)

Jika Anda menggunakan tablet biasa, maka dosisnya (pada awal) sebanyak 40 hingga 80 mg sehari. Setelah itu, Anda dapat meningkatkan dosisnya menjadi 320 mg sehari.

  • Tablet modified-released

Jika Anda menggunakan tablet modified-released, maka dosisnya (pada awal) sebanyak 30 mg sehari. Setelah itu, Anda dapat meningkatkan dosisnya menjadi 120 mg sehari.

Efek Samping Obat Gliclazide

Sama seperti obat lain, obat gliclazide dapat menimbulkan efek samping berupa rasa tidak nyaman pada lambung, diare, dan mual. Selain itu, obat tersebut juga dapat menyebabkan gula darah rendah (hipoglikemia) sehingga membuat penderita mengantuk, sakit kepala, pusing, berkeringat dingin, gelisah, tubuh gemetaran, dan denyut jantung bergerak dengan cepat.

Jika kondisi memburuk, Anda perlu bertemu dengan dokter supaya kondisinya dapat ditangani lebih lanjut oleh tim medis.

Selain efek samping, Anda perlu beritahu dokter jika Anda memiliki kondisi berikut sebelum mengkonsumsi obat gliclazide:

  • Tidak memiliki asupan karbohidrat yang cukup atau diet yang tidak seimbang.
  • Gangguan fungsi ginjal.
  • Mengalami infeksi, trauma, atau akan menjalani operasi.

Anda sebaiknya jangan mengkonsumsi obat gliclazide jika Anda mengalami kondisi berikut:

  • Alergi terhadap gliclazide atau obat sulfonilurea lainnya.
  • Diabetes melitus tipe 1.
  • Koma diabetes.
  • Gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Kehamilan dan menyusui.

Reaksi Tubuh karena Penggunaan Obat Gliclazide dengan Obat Lain

Anda juga perlu beritahu dokter jika Anda mengkonsumsi obat tertentu. Sebagian obat tidak dapat dikonsumsi secara bersamaan dengan obat gliclazide, karena dapat menimbulkan reaksi yang berbeda bagi tubuh. Oleh karena itu, dokter akan melakukan penyesuaian dengan mengurangi dosis obat gliclazide atau menggantikan obat tersebut dengan yang lain.

Berikut adalah contoh obat-obatan yang tidak dapat dikonsumsi secara bersamaan dengan obat gliclazide:

  • Mikonazol

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat gliclazide, maka Anda akan mengalami koma berat.

  • Klorpromazine

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat gliclazide, maka Anda akan meningkatkan gula darah Anda.

  • Kloramfenikol

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat gliclazide, maka Anda akan menurunkan tingkat metabolisme gliclazide.

Jika Kondisi Anda Memburuk

Jika kondisi Anda memburuk, Anda perlu temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki penyakit lain?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan yang lebih cocok untuk kondisi Anda.

Kesimpulan

Obat gliclazide bisa digunakan untuk menjaga gula darah. Meskipun demikian, obat tersebut dapat menimbulkan berbagai efek samping dan tidak dapat digunakan dengan obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tanyakan ke dokter apakah obat gliclazide aman bagi tubuh Anda atau tidak.

piperazine
Obat

Kegunaan Obat Piperazine dan Efek Sampingnya

Cacingan memang kondisi yang kadang muncul tanpa disadari. Tidak hanya menginfeksi orang dewasa tapi juga anak-anak. Untuk mengatasi kondisi ini, biasanya bisa dengan mengonsumsi obat. Salah satu obat untuk mengatasi infeksi cacing adalah piperazine.

Obat yang stau ini dapat digunakan untuk menangani infeksi cacing gelang, maupun cacing kremi. Cara kerjanya adalah dengan melumpuhkan cacing kemudian akan dikeluarkan bersama feses.

Mengenal Obat Piperazine

Obat piperazine ini termasuk dalam obat anthelmintics, yaitu obat untuk mengobatan infeksi cacing. Obat ini hanya tersedia dengan resep dokter.

Obat ini bisa diminum dengan atau tanpa makanan, alias bisa dalam kondisi perut kosong atau berisi. Akan tetapi, jika dokter memberikan instruksi tertentu, tentu arahan dokter harus diikuti dengan persis.

Penting juga untuk mengonsumsi obat ini sesuai dengan dosis yang ditentukan oleh dokter. Jangan minum dengan dosis yang melebihi anjuran dokter. Hal ii menimbulkan efek samping yang mungkin saja serius.

Konsumsi obat untuk orang dewasa dan anak-anak tentu saja berbeda. Pastikan agar berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Efek Samping Piperazine

Seperti kebanyakan obat pada umumnya, obat ini juga memiliki efek samping tertentu yang sifatnya individual. Namun, jika efek samping yang dirasakan berlebihan, maka harus segera ditangani oleh dokter.

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi, namun jarang, adalah mual, sakit perut, muntah, sakit kepala, diare, pusing, kebingungan, hingga ruam kulit.

Ada pula efek samping yang serius yang mungkin disebabkan oleh obat cacing ini. Jika beberapa kondisi ini dirasakan, segera cari bantuan medis. Adapun efek samping serius tersebut seperti:

  • Kesemutan
  • Penglihatan kabur
  • Adanya gangguan gerakan tubuh
  • Terasa nyeri sendi
  • Mengalami ruam kulit atau gatal
  • Wajah, lengan, kaki dan bagian lainnya terasa seperti dipelintir
  • Mengalami demam

Atau ada juga mungkin efek samping yang tidak disebutkan di atas, namun jika terasa segeralah konsultasikan ke dokter.

Peringatan Sebelum Menggunakan Piperazine

Tentu saja ada berbagai risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakan obat ini. Jadi penting untuk memberitahukan dokter terkait kondisi kesehatan pasien. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  • Alergi

Jika Anda memiliki berbagai reaksi alergi terhadap obat ini maupun obat lainnya, tentu Anda harus memberitahu dokter terlebih dahulu. Ceritakan pula jika Anda memiliki alergi terhadap makanan, alergi hewan, atau pewarna dan sebagainya. Jika obat tanpa resep, Anda bisa membaca informasi lebih lengkap pada label kemasan obat.

  • Lansia

Sebenarnya hingga kini belum ada penelitian yang membahas mengenai masalah khusus pada lansia akibat konsumsi obat ini. Akan tetapi, pasien berusia lanjut mungkin saja mengalami halusinasi seperti melihat, merasa, atau bahkan mendengar. Sehingga perlu berhati-hati saat mengonsumsinya.

  • Anak-anak

Anak-anak juga mungkin sangat sensitif terhadap efek dari piperazine ini. Hal ini karena ada berbagai kemungkinan terkait efek samping yang dirasakan selama pengobatan.

  • Ibu Hamil dan Menyusui

Sedangkan pada ibu hamil dan menyusui, belum ada informasi yang memadai terkait keamanan menggunakan obat ini. Oleh sebab itulah, jika ibu hamil atau menyusui perlu untuk mengonsumsi obat piparezine ini, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter terkait manfaat dan risikonya.

Penting juga untuk diperhatikan bahwa ada beberapa kondisi medis yang tidak disarankan mengonsumsi obat ini, yaitu pasien yang mengalami gangguan ginjal berat, kehamilan, dan epilepsi.

Interaksi obat juga mungkin saja terjadi ketika obat ini dikonsumsi bersamaan dengan beberapa obat lain. Penting sekali untuk diingat bahwa selalu berkonsultasi pada dokter sebelum menggunakannya dan hal-hal apa yang dilakukan selama pengobatan. Anda juga dilarang mengurangi dosis atau mengganti obat ini dengan alternatif obat lainnya.

Macam-Macam Infeksi Mata yang Bisa Diatasi Cendo Mycos
Obat

Macam-Macam Infeksi Mata yang Bisa Diatasi Cendo Mycos

Sebagai salah satu pancaindra, mata memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Ia bekerja mendeteksi, menangkap, dan memproses cahaya sehingga memungkinkan manusia dapat melihat. Namun, kenyataan bahwa organ mata terdiri dari serangkaian bagian yang rawan membuatnya mudah terpapar infeksi. Jika sudah begitu, pengobatan amat dibutuhkan. Kita bisa menggunakan Cendo Mycos atau obat lain yang direkomendasikan dokter.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai obat mata yang disebut di awal, menjadi penting bagi pembaca mengerti terlebih dahulu tentang kondisi “infeksi mata”. Mudahnya, infeksi mata dapat dipahami sebagai kondisi di mana mata terpapar oleh sesuatu sehingga membuatnya mengalami suatu masalah.

Infeksi mata bisa ditandai dengan mata merah, terasa sakit, berair, belekan, dan sensitif terhadap cahaya. Selain itu, gejala lain yang sering dikeluhkan oleh penderitanya adalah seperti ada sesuatu yang mengganjal pada mata dan penglihatan kabur. 

Gejala-gejala tersebut tergantung dari infeksi mata apa yang diderita seseorang. Ada berbagai jenis infeksi mata, mulai dari yang ringan hingga berat, serta dengan beragam penyebab yang berbeda pula. Meski tidak semua infeksi mata berbahaya, seseorang tetap perlu mewaspadai kondisi ini, karena ada potensi infeksi mata berkembang menjadi lebih buruk.

Penyebab utama infeksi mata adanya mikroorganisme (mikroba) yang tumbuh dan berkembang biak pada mata. Segala jenis mikroba, mulai dari virus, bakteri, jamur, hingga parasite bisa menimbulkan infeksi pada mata. Karena itu, Cendo Mycos sengaja dirancang untuk mengatasi berbagai kemungkinan penyebab infeksi mata tersebut.

Cendo Mycos mengandung zat aktif chloramphenicol dan hydrocortisone acetate. Chloramphenicol adalah antibiotik yang bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri, sementara Hydrocortisone digunakan untuk meredakan kemerahan dan bengkak serta untuk mengobati cedera pada kornea mata.

Obat ini umum sekali diresepkan dokter untuk meredakan berbagai keluhan pasien infeksi mata. Beberapa infeksi mata yang bisa diatasi dengan obat ini antara lain:

  • Konjungtivitis

Konjungtivitis merupakan infeksi yang terjadi pada konjungtiva, yaitu lapisan yang menutupi bagian putih bola mata dan bagian dalam kelopak mata. Meski terbilang tidak serius, infeksi mata ini bisa menyebabkan rasa tak nyaman.

Penyebab utama konjungtivitis adalah infeksi virus dan bakteri. Konjungtivitis akibat infeksi bakteri dapat diobati dengan antibiotik, Cendo Mycos inilah salah satunya. Sementara konjungtivitis akibat virus biasanya akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari.

  • Blefaritis

Blefaritis merupakan peradangan pada kelopak mata. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, reaksi alergi, sumbatan pada kelenjar minyak di folikel bulu mata, atau bisa juga dipicu oleh dermatitis seboroik dan rosacea.

  • Dakrioadenitis

Dakrioadenitis adalah infeksi mata yang menyebabkan peradangan di saluran air mata (kelenjar lakrimalis). Ada banyak hal yang bisa memicu munculnya dakrioadenitis, tetapi yang paling sering adalah infeksi virus dan bakteri.

  • Keratitis

Keratitis adalah peradangan pada kornea mata yang bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, parasit, atau jamur. 

Penting untuk selalu diingat bahwa Cendo Mycos adalah obat keras dan penggunaannya harus didasari oleh resep dari dokter. Dengan demikian, seseorang harus memeriksakan terlebih dahulu kondisi matanya, alih-alih langsung mengaplikasikan salep mata ini.

Sebab beberapa kondisi infeksi mata di atas harus diobati sesuai dengan penyebabnya. Dokter perlu melakukan pemeriksaan untuk mendapat gambaran yang utuh mengenai kondisi pasien. Dari sana dokter dapat meresepkan obat-obatan yang paling sesuai dengan kondisi pasien. Selain itu, efek samping, kontraindikasi, dan kemungkinan interaksi obat yang dimiliki Cendo Mycos membuatnya tak bisa digunakan secara sembarangan. Pengguna diharapkan berhati-hati.

Penyakit

Trauma Abdomen: Penyebab, Gejala, dan Prosedur Pengobatannya

Perut (abdomen) adalah bagian tubuh yang sangat rentan mengalami cedera. Umumnya, cedera yang terjadi adalah trauma abdomen. Jenis trauma abdomen pun berbeda-beda sesuai dengan tingkat cedera yang terjadi. Seperti apakah penyakit ini? Apa saja langkah pengobatannya? 

Mengenal trauma abdomen 

Trauma abdomen juga dideskripsikan sebagai:

  • Cedera akibat peningkatan tekanan di perut secara tiba-tiba.
  • Cedera organ padat yang dapat bermanifestasi sebagai perdarahan.
  • Cedera viskus berongga yang menyebabkan perdarahan dan peritonitis akibat kontaminasi isi usus.

Ada dua jenis trauma abdomen berdasarkan mekanisme terjadinya, yaitu trauma abdomen:

  1. Tumpul.

Hal ini dapat terjadi akibat kompresi (hantaman langsung atau terbentur benda keras, seperti sabuk pengaman), atau aktivitas perlambatan. Biasanya, hati dan limpa adalah organ yang paling sering rusak akibat cedera tumpul ini. Perlu dilakukan CT scan untuk mengidentifikasi cedera.

  • Tembus.

Cedera ini menyiratkan bahwa baik luka tembak, pecahan peluru, atau luka tusuk telah memasuki rongga perut. Luka tusuk dapat disebabkan oleh benda-benda tajam, seperti pisau, jarum rajut, garpu taman, kawat, pagar, pipa, atau pensil. 

Apa saja penyebabnya?

Penyebab umumnya adalah tabrakan kendaraan bermotor, dan ini menyebabkan trauma abdomen tumpul. Selain itu, organ padat lebih sering terluka daripada organ viskus berongga, seperti hati dan limpa, diikuti oleh usus dan struktur retroperitoneal. Cedera lebih jarang terjadi pada bagian mesenterium, diafragma, pankreas, kandung kemih, uretra, dan struktur vaskular. 

Anak-anak yang mengalami trauma abdomen bisa kehilangan banyak darah intra-abdomen dengan cepat, karena volume darahnya yang lebih kecil. Selain itu, ukuran perut intratoraks anak-anak yang lebih kecil membuat organ limpa dan hatinya lebih mudah cedera, karena sebagian terletak di luar tulang rusuk. Hal yang lebih mengejutkan lagi, trauma abdomen  pediatrik yang tidak diketahui adalah penyebab utama kematian di antara cedera traumatis yang terjadi pada anak-anak.

Tanda dan gejala trauma abdomen

Berikut tanda atau gejala yang terjadi saat seseorang mengalami trauma abdomen, yaitu:

  • Alami nyeri perut, tanda iritasi peritoneal, hingga syok hipovolemik.
  • Mual atau muntah.
  • Respirasi persalinan yang terjadi akibat iritasi diafragma atau cedera perut bagian atas.
  • Nyeri bahu kiri akibat iritasi diafragma karena perdarahan.
  • Cedera usus halus.
  • Adanya abrasi atau ekimosis yang mungkin menandakan cedera intra-abdominal.
  • Lecet sabuk juga bisa menjadi indikasi trauma abdomen yang signifikan.
  • Memar panggul dan periumbilikalis menunjukkan adanya perdarahan retroperitoneal.
  • Bising usus mungkin tidak ada, karena iritasi peritoneum.

Apa saja langkah pengobatannya?

Langkah pengobatan trauma abdomen yang pertama adalah evaluasi dan menstabilkan jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi atau dikenal dengan teknik ABC (Airway, Breathing, and Circulation). Hal ini bertujuan menentukan kebutuhan dari tingkat operasi yang akan dilakukan. Setelah itu, melakukan pemeriksaan abdomen untuk mendeteksi adanya tanda-tanda perdarahan intra-abdomen atau iritasi peritoneal. 

Beberapa pemeriksaan lainnya yang juga perlu dilakukan untuk menunjang pengobatan adalah:

  • CT scan.

Pemeriksaan dengan CT scan untuk menilai kebutuhan operasi atau pembedahan dan mengevaluasi ruang retroperitoneal dan organ padat di sekitarnya.

  • CXR. 

Tujuannya membantu mendeteksi pneumoperitoneum atau diafragma yang pecah.

  • Radiografi panggul. 

Pemeriksaan panggul dengan radiografi untuk melihat fraktur pelvis dan gross hematuria yang dapat mengindikasikan cedera genitourinari. Selain itu, untuk mengevaluasi lebih lanjut dari struktur ini dengan program uret retrograde atau sistogram.

  • FAST (Focused Abdominal Sonography for Trauma).

Pemeriksaan FAST bertujuan untuk mendeteksi cairan intraperitoneal bebas. Ini dilakukan dengan ultrasonografi secara cepat, tidak memerlukan agen kontras, dan non-invasif.


Perlu diingat bahwa apapun jenis trauma abdomen yang Anda alami, segeralah bawa ke dokter agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih buruk lagi. Tindakan operasi yang dilakukan oleh dokter akan disesuaikan dengan tingkat keparahan cedera yang terjadi. Semakin cepat penanganan diberikan, semakin cepat pula waktu yang diperlukan untuk memulihkan kondisi Anda. 

Pentingnya untuk Menyimpan Nomor Darurat
hidup sehat

Pentingnya untuk Menyimpan Nomor Darurat

Zaman sekarang hidup manusia dipermudah dengan teknologi. Ada berbagai manfaat yang diperoleh manusia jika mereka menggunakan teknologi, salah satunya termasuk berhubungan secara online jika tidak bisa hadir di tempat yang ditentukan. Smartphone merupakan gawai yang paling umum digunakan masyarakat karena praktis untuk digunakan di mana saja. Jika manusia ingin menyimpan kontak, mereka dapat mencatat nomornya terlebih dahulu. Untuk berjaga-jaga, manusia juga sebaiknya menyimpan nomor darurat.

Mengapa Menyimpan Nomor Darurat Itu Penting?

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa nomor darurat tidak terlihat penting untuk disimpan karena mereka tidak pernah mengalami kecelakaan. Meskipun demikian, setiap orang sangat dianjurkan untuk menyimpan nomor darurat di smartphone mereka. Hal tersebut akan bermanfaat jika mereka mengalami kecelakaan dan ingin menghubungi seseorang, mereka bisa langsung mencari di daftar kontak yang telah mereka simpan sebagai nomor darurat.

Selain itu, jika seseorang berada di situasi yang tidak terduga dimana mereka melihat adanya kecurigaan pada orang lain seperti mencoba mencuri kendaraan, mereka bisa langsung menghubungi pihak terkait.

Nomor-Nomor yang Dapat Dihubungi

Jika Anda berada di situasi seperti ini dan ingin menerima pertolongan, berikut adalah nomor kontak yang dapat Anda hubungi:

  • Layanan darurat: 112.
  • Layanan ambulans: 118.
  • Layanan ambulans (jika Anda berada di DKI Jakarta): 119.
  • Kepolisian: 110.
  • Pemadam kebakaran: 113.
  • Bantuan dari petugas SAR (search and rescue): 115.
  • Informasi yang berkaitan dengan telepon: 117.
  • Informasi yang berkaitan dengan listrik: 123.
  • PMI (Palang Merah Indonesia): 021-4207051.
  • Siker (Sentra Informasi Keracunan): 021-4150767 atau 021-4227875.

Selain nomor di atas, Anda juga sebaiknya simpan nomor-nomor berikut:

  • Nomor teman dan anggota keluarga Anda.
  • Nomor kedutaan besar di negara yang Anda kunjungi.

Hal-Hal Lain Yang Perlu Diperhatikan Tentang Nomor Darurat

Menyimpan nomor darurat penting supaya manusia dapat berjaga-jaga jika mereka atau orang lain mengalami masalah. Selain itu, nomor-nomor yang disebutkan di atas tidak digunakan sebagai bahan lelucon. Jika Anda menggunakannya sebagai bahan lelucon, Anda bisa ditindak sesuai aturan.

Anda sebaiknya jaga HP Anda jika Anda menyimpan nomor darurat. Jika Anda tinggalkan HP Anda, Anda sebaiknya kunci HP Anda dengan kata sandi yang tidak diketahui orang lain, khususnya anak Anda. Selain menjaga privasi, berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya Anda ajari ke anak Anda:

  • Beri tahu anak Anda bahwa nomor darurat akan digunakan jika mereka berada dalam masalah.
  • Beri tahu anak untuk menjawab sesuai dengan keadaan yang mereka lihat ketika mereka ditanyakan oleh petugas.
  • Pastikan anak Anda untuk mengetahui lokasi yang terjadi dimana mereka mengalami masalah tersebut dan berikan petugas nomor telepon dan alamat dengan jelas jika mereka tahu lokasi yang tepat.

Nomor Darurat untuk Penyakit yang Anda Alami

Jika Anda mengalami penyakit yang cukup parah, Anda dapat menghubungi dokter. Jika perlu dibawa ke rumah sakit, Anda dapat meminta ambulans untuk datang ke lokasi Anda. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala akibat penyakit yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter dapat menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki riwayat medis?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan untuk mengatasi penyakit yang Anda alami.

Kesimpulan

Nomor darurat sangat penting untuk disimpan. Namun, Anda perlu berhati-hati jika Anda menggunakan HP Anda supaya tidak menimbulkan ketidaksengajaan seperti anak yang (secara tidak sadar) menghubungi pihak terkait yang mengatasi kejahatan atau bencana.