cara ampuh menghilangkan stres
Kesehatan Mental

Tips Memilih Cara Ampuh Menghilangkan Stres

Stres dapat menyerang siapa saja. Mulai dari masalah pekerjaan, keluarga, bahkan hal yang terlihat sepele dapat memicu stres. Sebenarnya stres adalah hal yang baik karena dapat meningkatkan kewaspadaan, namun jika kondisi ini terjadi secara terus menerus akan membuat Anda kelelahan.

Untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut, Anda bisa mencari cara ampuh menghilangkan stres.

Pentingnya mengelola stres

Stres merupakan hal yang baik jika terjadi sesekali. Tapi jika Anda mengalami tingkat stres yang tinggi, berbagai aspek dalam hidup Anda akan terpengaruh. Stres menghalangi Anda dalam menikmati hidup, berpikir secara jernih, dan berfungsi secara efektif.

Dengan mengelola stres, Anda akan kembali mendapatkan kebahagiaan dalam hidup, merasa lebih sehat secara fisik dan mental, dan jadi lebih produktif. Cara ini juga membantu Anda agar bisa lebih bertahan di bawah tekanan dan menghadapi tantangan langsung.

Itulah alasan pentingnya memilih cara ampuh menghilangkan stres.   

Cara ampuh menghilangkan stres

Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam mengatasi stres. Menurut Profesor Cary Cooper, pakar kesehatan kerja di Universitas Lancaster, kunci manajemen stres yang baik adalah membangun kekuatan emosional, mengendalikan situasi, memiliki jaringan sosial yang baik, dan mengadopsi pandangan yang positif.

Namun hal yang harus dilakukan pertama kali adalah mengetahui dengan jelas apa penyebab stres yang Anda alami. Membuat jurnal stres membantu Anda mengidentifikasi penyebab stres yang biasa terjadi.

Setiap kali Anda merasa stres, catatlah di jurnal Anda. Tuliskan hal apa yang menyebabkan Anda stres, bagaimana perasaan Anda pada saat itu dan tindakan yang dilakukan, serta apa yang dilakukan untuk membuat Anda merasa lebih baik.

Selanjutnya Anda bisa mencoba teknik sederhana untuk mengelola stres berikut ini:

  • Melakukan self-talk positif

Berbicara sendiri mungkin terlihat aneh, tapi sebenarnya kebanyakan dari kita pernah melakukannya. Berbicara sendiri tak hanya dilakukan dengan suara keras tapi bisa juga dengan bercakap-cakap di dalam kepala.

Self-talk bisa positif atau negatif. Misalnya, “saya bisa melakukan hal ini” atau “semua akan baik-baik saja” termasuk pembicaraan positif. Sedangkan self-talk negatif seperti “saya sangat bodoh”.

Dengan melakukan pembicaraan positif, Anda akan lebih tenang dan mampu mengendalikan stres. Praktikkan self-talk positif setiap hari untuk menghindari pikiran negatif.

  • Melakukan berbagai kegiatan

Melakukan hal yang disukai adalah cara alami untuk menghilangkan stres dan menemukan kembali kebahagiaan Anda. Bahkan ketika Anda merasa tertekan, Anda mungkin merasa rileks dengan melakukan hal kecil seperti berjalan-jalan, bertemu teman, atau membaca buku.

Ketika Anda stres, lakukan suatu hal yang membuat Anda merasa lebih baik meski hanya selama 10 hingga 15 menit. Beberapa aktivitas yang bisa dicoba antara lain:

  • Melakukan kegiatan seni, seperti menggambar, mewarnai, bernyanyi, atau bermain alat musik
  • Mendekorasi memo atau lembar foto
  • Membaca buku atau majalah
  • Bertemu dengan teman dan berjalan-jalan untuk sekedar makan atau minum kopi
  • Melakukan olahraga kesukaan, seperti bulu tangkis atau bola basket. Lari atau berseda juga bisa membantu Anda menjernihkan pikiran
  • Bermain dengan anak-anak atau hewan peliharaan. Jika memungkinkan Anda bisa melakukan kegiatan ini di luar ruangan
  • Mendengarkan musik atau menonton film
  • Mandi santai atau pergi ke spa untuk relaksasi
  • Bermeditasi atau yoga

Pertolongan pertama ketika merasa stres

Anda bisa merasakan stres kapan saja, dan bisa jadi strategi manajemen stres yang Anda rencanakan tak bisa dijalankan pada waktu tersebut. Berikut beberapa cara ampuh menghilangkan stres di situasi darurat:

  1. Hitung hingga 10 atau ambil napas beberapa kali sampai Anda merasa tenang sebelum berbicara atau bereaksi.
  2. Jalan-jalan di sekitar ruangan untuk meredakan ketegangan dan menjernihkan pikiran.
  3. Bagi masalah menjadi bagian yang lebih kecil. Selesaikan masalah tersebut secara perlahan-lahan, jangan sekaligus.
  4. Mendengarkan musik atau podcast yang menginspirasi untuk membantu mengatasi kemarahan.
  5. Berinteraksi dengan teman atau orang yang dicintai. Misalnya, berkirim pesan dengan kekasih di sela-sela kegiatan Anda.

Catatan

Jika Anda merasa tanda-tanda stres, segeralah cari cara ampuh menghilangkan stres. Membiarkan stres menumpuk membawa dampak negatif pada tubuh. Anda bisa mendiskusikan mengenai gejala stres dan cara mengatasinya dengan dokter di aplikasi kesehatan SehatQ.

Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.

Hypervigilance Sebagai Gejala PTSD, Apakah Itu?
Kesehatan Mental

Hypervigilance Sebagai Gejala PTSD, Apakah Itu?

Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) adalah gangguan mental di mana seseorang mengalami berbagai gejala setelah mengalami suatu peristiwa traumatis, seperti pelecehan, kekerasan, bencana alam, kecelakaan, terorisme, penyakit, atau kematian orang terdekat. Hypervigilance adalah salah satu ciri utama dari gangguan stres pasca-trauma (PTSD). Apakah itu hypervigilance

Mengenal hypervigilance 

Hypervigilance adalah salah satu bentuk kewaspadaan berlebihan atau lebih dari sekadar ekstra waspada. Orang yang sangat waspada selalu waspada dan cenderung bereaksi secara berlebihan. Penderita akan mempertahankan kesadarannya lebih intens, obsesif terhadap lingkungannya, dan sering memindai ancaman atau rute pelarian untuk berjaga-jaga.

Kondisi kewaspadaan ekstrim ini dapat merusak kualitas hidup penderitanya. Jika Anda sangat waspada, Anda mungkin selalu mencari bahaya yang tersembunyi, baik itu nyata maupun hanya diduga. Oleh sebab itu, kewaspadaan yang berlebihan dapat membuat Anda kelelahan, bahkan mengganggu hubungan interpersonal, pekerjaan, dan aktivitas Anda sehari-hari.

Apa penyebabnya?

Kewaspadaan berlebihan atau hypervigilance adalah cara otak melindungi tubuh Anda dari situasi yang mengancam, contohnya berjalan sendirian saat pulang larut malam di lingkungan yang asing. Ini bisa saja terjadi jika Anda telah lama berada di lingkungan berbahaya, seperti dalam pertempuran selama perang, atau mengalami trauma emosional yang ekstrem. 

Namun, hypervigilance juga dapat terjadi meskipun tidak ada bahaya fisik nyata. Umumnya, sebagai akibat dari kondisi PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder).

PTSD adalah gangguan kecemasan yang berkembang setelah Anda mengalami atau melihat suatu peristiwa traumatis atau mengancam jiwa, meliputi:

  • Pertempuran militer.
  • Kematian seseorang yang dicintai.
  • Pelecehan seksual.
  • Kecelakaan serius.
  • Intimidasi yang berkepanjangan.

Hypervigilance adalah ciri utama dari PTSD, karena penderitanya takut kalau trauma yang dimilikinya datang kembali. Akibatnya, mereka menjadi selalu waspada untuk mengantisipasi trauma itu terjadi lagi.

Pemicu umum hypervigilance lainnya

Tak hanya PTSD, hypervigilance juga dapat disebabkan oleh kondisi skizofrenia, paranoia, demensia, dan gangguan kecemasan lainnya, seperti gangguan bipolar dan obsesif kompulsif. Selain itu, ada juga beberapa pemicu umum yang dapat berkontribusi munculnya episode hypervigilance, seperti dalam kondisi:

  • Sesak atau terjebak.
  • Ditinggalkan.
  • Mendengar suara keras, terutama suara emosi dari pertengkaran, atau benturan tiba-tiba.
  • Mengantisipasi rasa sakit, ketakutan, atau penilaian terhadap ancaman.
  • Merasa dihakimi atau tidak diinginkan.
  • Merasakan sakit fisik.
  • Merasa tertekan.
  • Flashback akan trauma masa lalu.
  • Berada di lingkungan orang-orang yang kacau.

Bagaimana dengan gejalanya?

Ada 4 tanda atau gejala umum dari hypervigilance, yaitu:

  1. Memprediksi suatu ancaman terlalu berlebihan, seperti mengurung diri untuk menghindari serangan atau duduk di dekat pintu keluar agar bisa melarikan diri dengan cepat.
  2. Menghindari ancaman secara obsesif, seperti menghindari situasi di mana bahaya dapat mengintai, termasuk pertemuan publik dan ruang publik yang tidak berpenghuni. 
  3. Sering terkejut, seperti melompat saat mendengar suara, gerakan, atau kejutan apa pun secara tiba-tiba, bahkan di tengah malam. 
  4. Gejala fisiologis yang diinduksi oleh epinefrin (adrenalin), yaitu hormon stres yang terkait dengan refleks melawan-atau-lari. 

Seseorang dengan hypervigilance terkait PTSD sering mengalami respons epinefrin berkelanjutan, yang ditunjukkan dengan pupil membesar, detak jantung meningkat, dan tekanan darah tinggi. Penderita hypervigilance juga berisiko tinggi mengalami agoraphobia, yaitu kecemasan berada di tempat-tempat yang mungkin sulit untuk melarikan diri. 

Dalam kasus ekstrem, orang yang sangat waspada mungkin saja mempersenjatai dirinya dengan senjata api atau pisau ke mana-mana untuk membuatnya merasa aman. Oleh sebab itu, jika Anda mengalami hypervigilance, segeralah minta bantuan psikolog/psikiater untuk mengobati kondisi Anda ini.

cara menghilangkan sifat egois
Kesehatan Mental

Simak 7 Cara Menghilangkan Sifat Egois Pasangan yang Bikin Kesal

Perasaan egois merupakan bentuk ketidakmampuan yang disembunyikan agar pasangan tetap terlihat tetap kuat dan dominan. Pasangan yang memiliki sifat egois seringkali tidak mengenali diri sendiri dengan baik dan tidak menyadari sifat buruknya tersebut. Anda pun akan merasakan dampaknya, seperti pendapat yang sering diabaikan, menginginkan keputusan di dalam hubungan sesuai dengan keinginannya pribadi, hingga akhirnya hubungan Anda menjadi renggang. Berikut ini 7 tips untuk menghilangkan sifar egois pasangan:

  • Cari tahu alasan di balik sifat egoisnya

Selain keinginan untuk terlihat hebat, terkadang sifat egois juga terjadi untuk melindungi atau mencapai keinginan pripadi. Orang egois akan melakukan sedikit usaha untuk orang lain demi mendapatkan keuntungan banyak bagi dirinya sendiri. Perhatian yang diberikan juga harus disertai imbalan untuk mencapai tujuan indvidu.

  • Beri tahu perasaan Anda terhadap sifat egoisnya

Pasangan mungkin tidak menyadari sifat egoisnya yang perlahan membuat Anda terluka. Ajak pasangan berbicara dengan tulus dan penuh kesadaran. Tunjukkan segala aktivitas yang menunjukkan dampak dari sifat egoisnya yang berpengaruh terhadap kesehatan mental dan hubungan Anda. Hal ini mungkin akan membuatnya kembali ke kenyataan dan memikirkan kebaikan hubungan kalian.

  • Berhenti membenarkan kesalahannya

Apabila Anda tidak menginginkan adanya konflik dan pertengkaran, bukan berarti Anda bisa membenarkan kesalahannya. Bicarakan dengan teguran bernada halus di momen yang tepat. Anda bisa perkirakan untuk membahasnya di saat pasangan dalam suasana hati yang tepat. Mencintai pasangan bukan berarti bisa memberikan pemakluman untuk sifat buruknya.

  • Membuat batasan toleransi

Tentukan batas-batas yang sanggup Anda toleransi dan sikap mana yang tidak bisa diterima. Penting untuk mengetahui apa saja yang dapat dikompromikan dalam sebuah hubungan. Pasangan juga harus menerima keputusan yang Anda buat. Misalnya, ketika Anda meminta pasangan menjemput namun ditolak, Anda merasa dapat bersikap toleran. Akan tetapi, jika pasangan marah besar kepada Anda di muka umum, maka Anda berhak menegur sifat egoisnya tersebut.

  • Minta pasangan berprasangka baik

Seseorang yang egois selalu memikirkan kemungkinan buruk yang dilakukan orang lain sehingga hasil keputusannya selalu mengutamakan diri sendiri di atas kepentingan orang lain. Ubah pola pikir tersebut dan minta pasangan Anda untuk memandang sisi positifnya. Sadarkan bahwa prasangka buruk yang ada di benaknya nyatanya tidak terbukti secara nyata. 

  • Ajak pasangan belajar lapang dada dan terbuka       

Beri pengertian bahwa tidak semua yang diinginkan harus selalu dikabulkan. Penting untuk seseorang membuka diri dan menerima kejadian yang menimpa dirinya, baik ataupun buruk. Saran yang Anda berikan tidak dapat teraplikasikan di kehidupan sehari-hari jika pasangan Anda tidak mampu membuka diri dan selalu merasa dirinya paling benar.

  • Putuskan apakah pasangan layak untuk Anda atau tidak

Jika cara-cara di atas tidak dapat mengubah sifat egoisnya dan Anda merasa tidak sanggup lagi menghadapinya, maka Anda harus menerima kenyataan bahwa pasangan memang tidak bisa mengubah sifat tersebut sama sekali. Inilah saatnya Anda memikirkan dan menentukan keberlanjutan hubungan. Jangan ragu untuk meninggalkan hubungan yang hanya akan mengganggu kesehatan mental Anda.

Serangkaian cara menghilangkan sifat egois pasangan tersebut memang tidak mudah dilakukan, terlebih jika sifat tersebut telah mengakar sejak kecil. Akan tetapi, sebaiknya Anda tetap mencobanya sampai titik dimana Anda merasa bahwa sifatnya tidak dapat diubah dan justru akan berdampak negatif bagi hubungan Anda kelak.

Kesehatan Mental

Suara Hujan Memiliki Manfaat Tersendiri

Kenapa kita sangat ingin tidur saat hujan? Beberapa peneliti telah mempelajari fenomena dan manfaat suara hujan.

Saat hujan, terdapat batasan aktivitas yang Anda lakukan. Banyak kegiatan di luar ruangan yang tidak bisa Anda lakukan. Bagi beberapa orang, tidur mungkin adalah pilihan yang baik karena semua orang pada dasarnya menyukai keadaan nyaman, dan tidur merupakan sejenis kenikmatan.

Oleh karena itu, cukup banyak orang menjadi ngantuk karena hujan dan suaranya. Suara hujan memberikan manfaat dalam tingkat kenyamanan individu. Berikut beberapa alasan manfaat hujan dan suara hujan pada alam bawah sadar:

  • Peningkatan kandungan ion negatif di udara

Kandungan ion negatif di udara meningkat saat hujan. Petir dan gesekan antara hujan dan udara dapat menghasilkan ion negatif dalam jumlah besar di hari hujan. Peningkatan ion negatif secara signifikan dapat meningkatkan sistem saraf manusia, sistem kardiovaskular, sistem darah, dan sistem pernapasan. Sehingga ketika mendengar suara hujan, Anda akan merasa lebih nyaman. Terlebih lagi, ion negatif memiliki efek menenangkan dan hipnosis.  Hal ini termasuk salah satu faktor yang membantu orang tertidur dengan mudah.

  • Suara hujan menjadi lagu pengantar tidur

Suara hujan adalah suara detak ritmis, yang terdengar seperti lagu pengantar tidur yang dapat membantu orang tertidur dengan cepat.

Penelitian telah menemukan bahwa ketika suara hujan memasuki otak manusia, secara tidak sadar otak menjadi rileks dan menghasilkan gelombang alfa, yang sangat dekat dengan keadaan otak saat manusia tidur.

Suara hujan biasanya antara 0 dan 20 kHz.  Sebaliknya, suara hujan memiliki manfaat dalam membuat orang nyaman. Namun, jika tiba-tiba ada suara guntur di tengah suara hujan, hal ini akan membuat Anda stres karena di saat yang sama, kadar kortisol dalam tubuh Anda akan tinggi.

  • Kandungan oksigen di udara menurun

Oksigen dapat menstimulasi otak dan membuat Anda merasa segar. Saat hujan, ada lebih banyak uap air di udara, hal ini menyebabkan tekanan udara lebih rendah dan kandungan oksigen relatif menurun.  Dalam situasi seperti ini, otak mulai mengendur, dan Anda akan merasa mengantuk.

Peningkatan sekresi melatonin

Otak manusia dapat mengeluarkan hormon yang berhubungan dengan tidur, melatonin, yang disekresikan dalam gelap atau saat terang gelap. Pada saat hujan, awan gelap menghalangi matahari, dan lingkungan menjadi redup. Saat ini, melatonin yang disekresikan oleh otak meningkat, membuat Anda mengantuk.

Pada saat yang sama, protein yang berhubungan dengan tidur juga diproduksi oleh mata. Menarik bahwa semakin terang cahayanya, semakin sedikit protein yang akan disintesis. Sebaliknya, semakin gelap cahayanya, semakin banyak protein yang akan disintesis. Sudah pasti bahwa rasa kantuk akan segera datang.

Suara hujan dan hujan itu sendiri memiliki manfaat yang membuat Anda tertidur, tentu saja, hal yang seringkali berlawanan dengan yang lain. Bagi banyak orang, hujan dan unsur-unsur yang menyertainya angin, guntur, dan kilat dapat memicu kecemasan dan perasaan tidak berdaya.

Kesehatan Mental

Kenali 12 Ciri-ciri Orang dengan Gangguan Kepribadian Narsistik

Seseorang yang memiliki rasa percaya diri adalah sesuatu yang bagus, Akan tetapi, jika terlalu percaya diri dan bahkan selalu ingin dipuji, mungkin saja Anda mengidap gangguan kepribadian narsistik.

Narcissistic Personality Disorder atau gangguan kepribadian narsistik ini merupakan salah satu jenis gangguan mental yangselalu merasa bahwa dirinya lebih penting dibanding orang lain. Mereka cenderung ingin diperhatikan dan disukai secara berlebihan, memiliki rasa empati yang kurang terhadap orang lain, serta memiliki hubungan yang bermasalah.

Di balik ras apercaya diri yang tinggi dimiliki oleh pengidap gangguan kepribadian narsistik ini, mereka sebenarnya rapuh dan akan mudah sekali runtuh dengan kritikan.

Ciri dan Tanda Seseorang Pengidap Gangguan Kepribadian Narsistik

Ciri-ciri dan gejala yang menjadi tanda seseorang mengidap gangguan kepribadian narsistik yang sebenarnya sudah mulai bisa terlihat sejak masih kanak-kanak dan remaja. Sikap yang mereka tunjukkan seperti:

  1. Merasa istimewa
  2. Menganggap diri sendiri lebih superior padahal tidak adanya pencapaian yang pantas untuk dibanggakan
  3. Menilai diri sendiri terlalu tinggi dibanding orang lain secara berlebihan
  4. Terlalu berlebihan melebihkan pencapaian dan bakat diri yang dimiliki
  5. Pikiran dipenuhi dengan fantasi akan kesuksesan, kepandaian, kecantikan atau ketampanan, kekuasaan, atau memiliki pasnagan yang sempurna
  6. Selalu ingin dipuji dan dikagumi secara berlebihan
  7. Merasa iri dan cemburu pada orang lain dan juga merasa orang lain cemburu terhadap dirinya
  8. Tidak memiliki kemampuan untuk menyadari perasaan maupun kebutuhan orang lain
  9. Memanfaatkan orang lain demi mendapatkan apa yang diinginkannya
  10. Memiliki perilaku yang arogan
  11. Merasa dirinya lebih pantas diberikan perlakukan yang spesial dan hal itu adalah hal yang wajar untuk orang lain
  12. Meyakini dirinya orang yang superior dan yakin bahwa orang yang sama-sama istimewa dengan dirinya akan memahami hal tersebut.

Penyebab Gangguan Kepribadian Narsistik

Penyebab gangguan kepribadian narsistik ini memang belum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun, banyak pakar yang menduga kondisi ini berkaitan dengan berbagai faktor seperti lingkungan, keturunan, hingga kelainan pada struktur otak yang memngaruhi pola pikir dan perilaku seseorang.

Anak yang dibesarkan di  keluarga atau orang tua yang sangat menekankan keistimewaan anak dan terlalu mengkritisi kegagalan maupun rasa takut juga berisiko mengalami gangguan narsistik ini.

Cara Mencegah Gangguan Kepribadian Narsistik

Karena penyebab pasti gangguan ini belum diketahui, pencegahan spesifik untuk mengatasi gangguan kepribadian narsistik ini pun belum diketahui. Namun, ada beberapa hal yang bisa diupayakan untuk mencegah kondisi ini tidak menjadi semakin parah.

  • Sedini mungkin mendapatkan penanganan, misalnya jika gejalanya sudah terlihat sejak kanak-kanak, sebaiknya segera diberikan penanganan
  • Selalu terbuka pada orang lain dan cobalah untuk bersosialisasi
  • Cobalah untuk mengurangi stres dengan teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi
  • Jika merasa memiliki keinginan atau terlintas pemikiran untuk menyakiti orang lain atau diri sendiri, segeralah kunjungi pusat kesehatan.
  • Menjalani konseling dengan orang ahli kesehatan jiwa yang berpengalaman
  • Melakukan terapi bersama keluarga. Sebab, selain penderita gangguan kepribadian, keluarga juga membutuhkan bagaimana cara berkomunikasi dan menangani konflik secara tepat.

Orang dengan gangguan kepribadian narsistik juga mudah sekali terpengaruh obat-obatan terlarang, mengkonsumsi alkohol, dan memiliki hubungan bermasalah dengan orang-orang yang ada di lingkungannya.

Sehingga kualitas hidup dan kesehatan fisik penderita gangguan kepribadian narsistik pasti juga akan terdampak. Sehingga penting agar gangguan ini segera ditangani agar tidak berlarut-larut.

Kesehatan Mental

Cara Meningkatkan Mood Saat sedang Sedih

mood booster yang efektif memperbaiki suasana hati

Merasakan suasana hati yang enak setiap hari tidak dapat dilakukan oleh semua orang, bisa jadi seseorang justru malah merasakan suasana hati yang tidak enak seperti misalnya sedang sedih. Perasaan atau mood yang seperti ini bisa membuat seseorang malas untuk melakukan aktivitas sehari-hari, salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mendapatkan mood booster.

Pada umumnya istilah ini secara harfiah diartikan sebagai sesuatu yang bisa membuat seseorang kembali senang, ceria dan bersemangat kembali setelah mengalami kejadian buruk. Ketika seseorang memiliki mood yang jelek, bisa dikatakan istilah ini adalah hal yang bisa membuat seseorang itu bersemangat lagi.

Tips Meningkatkan Mood Booster

  1. Tidur Siang

Tidur siang dengan waktu tidak cukup lama alias sebentar saja ketika suasana hati sedang tidak baik mampu membuat mood seseorang kembali ceria. Hal ini dibuktikan langsung lewat sebuah penelitian dari Journal of Sleep Research yang menyebutkan bahwa orang yang kurang tidur jadi lebih sering tak memiliki semangat ketimbang orang yang jam tidurnya cukup.

Selain itu, The National Sleep Foundation (NSF) menyebutkan bahwa tidur siang singkat mampu membantu meningkatkan suasana hati, tingkat kewaspadaan dan semangat kerja pada orang dewasa. NFS juga menyarankan jika seseorang ingin meningkatkan mood bisa dengan tidur selama 20 hingga 30 menit di siang hari.

  1. Mendengarkan Musik

Penelitian yang dilakukan oleh British Journal of Psychiatry menyebutkan bahwa suasana hati yang jelek mampu diatasi jika seseorang mendengarkan lagu. Para peneliti menemukan bahwa orang yang depresi lalu menggunakan terapi musik sebagai pengobatannya mampu berhasil sembuh lebih cepat ketimbang terapi biasa.

  1. Peluk Orang Tersayang

Orang terdekat seperti kekasih atau pacar, orang tua, adik hingga sahabat bisa dijadikan sebagai media untuk mengusir perasaan yang tidak enak yang tengah dirasakan. Menemui orang yang disayangi mampu dijadikan sebagai mood booster tersendiri, hal ini bahkan sudah dibuktikan dengan sebuah penelitian yang dilakukan di Australia.

Hasil dari penelitian tersebut menyebutkan bahwa pria yang memeluk orang disayang memiliki mood yang cenderung lebih bahagia ketimbang pria yang jarang memeluk seseorang. Penelitian ini melibatkan 60.000, juga menyebutkan bahwa menemui orang tersayang mampu membuat diri sendiri merasa dicintai dan yakin bahwa semua hal akan berjalan baik-baik saja.

  1. Konsumsi Makanan Enak

Siapa sangka jika mengonsumsi makanan enak sering dijadikan sebagai cara untuk meningkatkan mood atau suasana hati. Biasanya jenis makanan yang sering dikonsumsi adalah cokelat, hal ini dikarenakan kandungan cokelat mampu mengeluarkan hormon endorfin dan serotonin. Kedua hormon ini akan mengurangi kecemasan dan stres.

Suasana hati pun jauh menjadi lebih baik dari sebelumnya setelah mengonsumsi cokelat, selain itu buah dan sayuran juga baik untuk menyehatkan tubuh dan pikiran seseorang. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian pada 3.500 orang yang dipublikasikan dalam British Journal of Psychiatry, disebutkan bahwa orang yang mengonsumsi sayuran lebih jarang terkena depresi.

  1. Komunikasi dengan Teman atau Keluarga

Apabila mood atau suasana hati sedang buruk, sangat disarankan untuk melakukan sosialisasi dengan orang lain. Berbincang atau juga mengeluarkan curahan hati mengenai perasaan yang membuat suasana hati menjadi buruk merupakan salah satu cara meningkatkan mood booster yang bisa dilakukan.

Bercerita mengenai keresahan yang dirasakan setidaknya bisa mengurangi kekesalan yang mungkin muncul dan dipendam seorang diri. Orang lain bisa dijadikan sebagai media untuk berbagai cerita, hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, secara langsung, lewat telepon atau obrolan pesan pendek.