Jangan Sepelekan Manfaat Vitamin B6 bagi Ibu Hamil

Vitamin B6 dikenal sebagai pyridoxine, yaitu vitamin yang secara alami terdapat di banyak jenis makanan. Tubuh manusia membutuhkan vitamin B6 untuk 100 reaksi enzim yang terlibat dalam metabolisme. Memenuhi asupan vitamin B dan makanan yang bergizi berguna untuk menjaga kesehatan selama kehamilan. 

Vitamin B6 sendiri bersifat larut air yang berperan dalam berbagai proses tubuh untuk menghasilkan asam amino dan memecah zat gizi makro menjadi energi. Pada ibu hamil, vitamin B6 bermanfaat dalam pembentukan organ tubuh dan tumbuh kembang janin, mencegah anemia saat hamil, hingga meningkatkan energi. Secara lengkap, berikut penjelasan mengenai manfaat vitamin B6 bagi ibu hamil:  

  • Membantu meredakan mual 

Manfaat vitamin B6 yang paling familiar bagi ibu hamil adalah membantu meredakan rasa mual selama kehamilan. Manfaat ini telah dikenal dan dimaksimalkan selama beberapa dekade. Menurut sebuah penelitian, ibu hamil yang mengalami mual dan muntah memiliki konsentrasi vitamin B6 lebih rendah dalam tubuhnya daripada mereka yang tidak. Studi pun menemukan suplementasi vitamin B6 mampu meningkatkan konsentrasi plasma piridoksin secara signifikan.

  • Mencegah dan mengobati kondisi anemia

Karena perannya dalam produksi hemoglobin, manfaat vitamin B6 untuk ibu hamil dapat membantu mencegah dan mengobati anemia yang disebabkan oleh kekurangan darah. Jika Anda memiliki hemoglobin rendah saat hamil, sel tidak mendapatkan cukup oksigen. Akibatnya, dapat menyebabkan anemia dan merasa lemah atau lelah. Mengalami anemia ringan merupakan hal yang normal selama kehamilan karena peningkatan volume darah. 

  • Menunjang pertumbuhan otak dan saraf janin

Vitamin B6 tak hanya bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil, tetapi juga memiliki peran yang besar dalam pembentukan dan perkembangan saraf serta otak janin. Dengan asupan vitamin B6 yang cukup, janin dapat tumbuh dan berkembang dengan normal. Pemenuhan vitamin B6 ini pun dapat menurunkan risiko gangguan tumbuh kembang saat bayi besar nanti.

  • Menurunkan risiko tekanan darah tinggi

Kekurangan vitamin dan mineral, seperti kalsium, zinc, vitamin B6, vitamin C, dan vitamin E, disebut dapat meningkatkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi saat hamil. Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan harian vitamin B6, dan jenis vitamin dan mineral lain, menjadi penting bagi ibu hamil. Pemenuhan vitamin B6 untuk ibu hamil juga bermanfaat untuk mengurangi kemungkinan kelahiran prematur. 

  • Menjaga kadar gula darah

Pemenuhan asupan vitamin B6 harian diketahui dapat mengendalikan kadar gula darah agar tetap normal. Terutama untuk ibu hamil yang memiliki kondisi diabetes gestasional, vitamin B6 akan membantu mencegah peningkatan kadar gula darah.

  • Mencegah janin lahir dengan berat badan rendah

Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah kondisi bayi lahir dengan berat kurang dari 2500 gram. BBLR merupakan salah satu penyebab utama gangguan kesehatan dan kematian pada bayi baru lahir.

Malnutrisi atau kekurangan asupan nutrisi saat hamil, seperti protein, karbohidrat, atau vitamin, termasuk vitamin B6, merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko bayi terlahir dengan berat badan rendah. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk selalu memenuhi asupan vitamin B6 mereka.

***

Ibu hamil dapat mengonsumsi tablet vitamin B6 untuk membantu meningkatkan stamina tubuh. Untuk ibu hamil, sebaiknya mengonsumsi 25 mg vitamin B6, tiga kali sehari atau hingga 200 mg vitamin B6 dalam sehari. 

Namun, untuk lebih amannya, ibu hamil dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum mengonsumsi obat atau suplemen vitamin ini. Karena sebagian besar vitamin yang diberikan untuk ibu hamil mengandung 10mg vitamin B, sehingga ibu hamil tidak memerlukan suplemen vitamin B6 secara terpisah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *