8 Makanan Penambah Berat Badan Bayi yang Wajib Anda Coba!

8 Makanan Penambah Berat Badan Bayi yang Wajib Anda Coba!

Makanan penambah berat badan bayi menjadi hal yang harus diperhatikan para orangtua. Pasalnya, salah satu indikator tumbuh kembang bayi yang baik adalah bertambahnya berat badan bayi secara ideal. Pada saat berusia 1 tahun, bayi harus menambah berat badannya menjadi tiga kali lipat berat lahirnya.

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan penambahan berat badan bayi terlambat. Sebagai solusinya, menambahkan makanan berkalori tinggi dapat menjadi pilihan.

Dilansir dari Mashed, bayi membutuhkan antara 50-55 kalori per pound (0,45 kg) berat badan per hari selama 6 bulan pertama. Selanjutnya, dibutuhkan sekitar 45 kalori per pound per hari.

Terkadang, bayi hanya membutuhkan tambahan kalori dan lemak sehat untuk menambah berat badan agar tetap dalam kisaran normal. Berikut adalah beberapa makanan yang bisa menambah berat badan bayi yang wajib Anda coba.

  1. Keju

Mengenalkan makanan padat pada bayi di bawah 5 bulan bisa jadi berbahaya. Oleh karena itu, perkenalkan makanan padat mulai dari bayi berusia sekitar 5-7 bulan. Apabila bayi telah cukup usia untuk konsumsi makanan padat, keju bisa menjadi makanan tambahan yang baik untuk menambah kalori. Tambahkan keju pada jenis makanan atau camilan bayi. Tapi perlu diingat bahwa beberapa bayi mungkin alergi pada jenis makanan berbahan dasar susu.

  1. Alpukat

Alpukat bisa menjadi sumber kalori yang sehat sebagai makanan penambah berat badan bayi. Selain itu, kandungan asam lemak omega-3 pada alpukat juga bermanfaat menyehatkan jantung. Tekstur alpukat yang lembut sangat cocok dikonsumsi oleh bayi yang baru mengenal makanan padat.

  1. Telur

Kenalkan telur secara perlahan dan terpisah dari makanan lain karena makanan ini berpotensi menyebabkan alergi. Jika bayi tidak alergi, telur dapat diolah menjadi telur orak-arik sebagai makanan penambah berat badan bayi. Telur merupakan makanan yang tinggi kalori, dalam satu butir telur yang direbus mengandung 70 kalori.

  1. Ubi jalar

Pemanis buatan dan makanan yang terlalu banyak mengandung gula sebaiknya dijauhkan dari bayi. Sebagai alternatifnya, ubi jalar bisa menjadi pilihan camilan sehat untuk menambah berat badan bayi. Kebutuhan bayi Anda mungkin akan berbeda dengan bayi lain. 

  1. Yoghurt

Probiotik yang satu ini bisa menjadi makanan penambah berat badan bayi yang sehat. Ini karena yoghurt memiliki lemak dan kalori yang bergizi untuk menambah berat badan bayi. Selain bisa menambah berat badan, mengonsumsi yoghurt dari susu murni juga dapat menjaga sistem pencernaan, imunitas dan mengatasi masalah lambung bayi. 

  1. Kentang

Sumber karbohidrat baik lainnya yang bisa menambah berat badan bayi adalah kentang. Sayuran yang satu ini selain tinggi karbohidrat juga mengandung banyak mineral, vitamin dan juga fenol alami. Anda bisa menyajikan kentang sebagai menu MPASI dengan membuatnya menjadi puree atau sup.

  1. Oatmeal

Oatmeal menjadi makanan penambah berat badan bayi selanjutnya yang tak boleh terlewatkan. Oat mengandung rendah lemak jenuh dan tinggi magnesium serta fosfor yang juga jadi satu-satunya sereal yang mengandung protein tinggi. Oat juga kaya akan serat dari gandung utuh sehingga disebut sebagai makanan penambah berat badan bayi 6 bulan ke atas yang ideal.

  1. Daging tanpa lemak

Daging tanpa lemak seperti dada ayam dan ikan bisa menjadi sumber nutrisi terbaik sebagai makanan penambah berat badan bayi. Selain mencapai berat badan ideal, makanan ini juga tinggi protein, B6, B12, hingga fosfor yang bisa meningkatkan pertumbuhan bayi dan baik untuk gigi dan tulang si Kecil.

Jadi, jika Anda mengalami masalah tentang berat badan pada si Kecil, cobalah beberapa jenis makanan penambah berat badan bayi ini. Anda bisa mengkombinasikan beberapa makanan atau pun mencoba satu – satu disesuaikan dengan selera dan kesukaan si Kecil. Tetap semangat, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *