Manfaat Melakukan Senam Nifas Setelah Melahirkan

Kebanyakan perempuan setelah melahirkan tidak banyak melakukan aktivitas fisik atau olahraga. Entah itu ingin istirahat, lelah karena seharian mengurus anak, khawatir terlalu banyak aktivitas, ataupun malas bergerak usai persalinan. Padahal, perubahan-perubahan pada tubuh pasca persalinan juga tidak boleh diabaikan, loh. Anda butuh pemulihan tubuh setelah melewati masa kehamilan 9 bulan dan proses melahirkan. Setelah cukup istirahat, ada baiknya Anda melakukan senam nifas, karena senam ini memberikan banyak manfaat untuk Anda pasca persalinan.

senam nifas

Seberapa pentingkah melakukan senam nifas usai persalinan?

Tubuh setiap orang berbeda-beda, ada perempuan yang setelah melahirkan badannya tetap langsing, alias tidak bertambah gemuk. Namun, ada pula perempuan yang badannya jadi tambah melar, terutama di bagian perut setelah melahirkan.

Selain itu, asupan makan yang makin berselera selama menyusui, ditambah dengan aktivitas fisik yang kurang, akan semakin membuat tubuh Anda terlihat berbeda dari sebelumnya. Disinilah peran senam nifas untuk membantu mengontrol pertambahan berat badan setelah melahirkan.

Manfaat lain yang akan Anda peroleh dengan melakukan senam nifas adalah:

  • Meningkatkan energi, sehingga semakin bersemangat mengurus Si Kecil setiap saat.
  • Mencegah stres berlebihan dalam menghadapi ‘new life’ setelah melahirkan.
  • Mengatasi inkontinensia urin, yaitu sulit menahan buang air kecil.
  • Mengencangkan kembali otot-otot perut dan pinggul.
  • Membuat tubuh lebih bugar dan fit setiap hari.
  • Mengatasi gangguan tidur.

Kapan waktu terbaik melakukan senam nifas?

Dikutip dari laman Sam Marie Basra Hospital, senam nifas dapat dilakukan 6 jam setelah melahirkan jika persalinan dilakukan secara normal. Senam ini dilakukan rutin selama dua minggu di rumah maupun di klinik terdekat. Namun, apabila proses melahirkan Anda secara sesar, maka senam nifas boleh dilakukan setelah jahitan di perut mengering. Umumnya, pemulihan membutuhkan waktu 6 hingga 8 minggu. Anda disarankan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menentukan waktu terbaik melakukan senam nifas sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Berapa lama idealnya senam nifas dilakukan?

The American Collage of Obstetricians and Gynecologists (ACOG)menyatakan bahwa Anda harus melakukan aktivitas aerobik dengan intensitas sedang minimal 150 menit setiap minggu setelah melahirkan. Agar tidak bingung, Anda dapat membagi 150 menit ini dalam 7 hari, menjadi  20 menit per hari dalam seminggu. Jika durasi ini dirasa terlalu berat, maka Anda dapat melakukan senam nifas minimal 10 menit setiap harinya.

Gerakan senam nifas apa yang baik dilakukan?

Mungkin masih banyak para perempuan yang masih belum tahu cara untuk memulai senam nifas. Anda bisa memulainya dengan gerakan yang mudah, seperti gerakan menahan pipis. Gerakan menahan pipisbisa dilakukan saat buang air kecil dengan cara tahan sebentar, kemudian lepaskan dan ulangi beberapa kali. Ini bertujuan untuk mengencangkan otot-otot vagina dan anus Anda. Masih banyak lagi gerakan senam nifas yang bisa Anda lakukan dengan mudah, seperti senam kegel, squat, bridge, dan pelvic tlit. Anda juga bisa mengikuti kelas latihan senam nifas agar diawasi langsung oleh instruktur senam di pusat kesehatan terdekat.

Catatan dari SehatQ Anda yang tahu kondisi tubuh Anda sendiri. Meskipun Anda bersemangat untuk memperoleh manfaat dari senam nifas, tetapi jangan sampai berlebihan atau memaksakan diri sendiri. Risikonya dapat menyebabkan perdarahan pada vagina pasca melahirkan. Jika sudah mulai terlihat tanda-tanda perdarahan, maka hentikan dulu aktivitas senam nifas dan segera periksakan ke rumah sakit terdekat. Konsultasikan dengan dokter kapan waktu terbaik untuk Anda memulai lagi melakukan senam nifas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *