Obat

Jangan Sepelekan Manfaat Vitamin B6 bagi Ibu Hamil

Vitamin B6 dikenal sebagai pyridoxine, yaitu vitamin yang secara alami terdapat di banyak jenis makanan. Tubuh manusia membutuhkan vitamin B6 untuk 100 reaksi enzim yang terlibat dalam metabolisme. Memenuhi asupan vitamin B dan makanan yang bergizi berguna untuk menjaga kesehatan selama kehamilan. 

Vitamin B6 sendiri bersifat larut air yang berperan dalam berbagai proses tubuh untuk menghasilkan asam amino dan memecah zat gizi makro menjadi energi. Pada ibu hamil, vitamin B6 bermanfaat dalam pembentukan organ tubuh dan tumbuh kembang janin, mencegah anemia saat hamil, hingga meningkatkan energi. Secara lengkap, berikut penjelasan mengenai manfaat vitamin B6 bagi ibu hamil:  

  • Membantu meredakan mual 

Manfaat vitamin B6 yang paling familiar bagi ibu hamil adalah membantu meredakan rasa mual selama kehamilan. Manfaat ini telah dikenal dan dimaksimalkan selama beberapa dekade. Menurut sebuah penelitian, ibu hamil yang mengalami mual dan muntah memiliki konsentrasi vitamin B6 lebih rendah dalam tubuhnya daripada mereka yang tidak. Studi pun menemukan suplementasi vitamin B6 mampu meningkatkan konsentrasi plasma piridoksin secara signifikan.

  • Mencegah dan mengobati kondisi anemia

Karena perannya dalam produksi hemoglobin, manfaat vitamin B6 untuk ibu hamil dapat membantu mencegah dan mengobati anemia yang disebabkan oleh kekurangan darah. Jika Anda memiliki hemoglobin rendah saat hamil, sel tidak mendapatkan cukup oksigen. Akibatnya, dapat menyebabkan anemia dan merasa lemah atau lelah. Mengalami anemia ringan merupakan hal yang normal selama kehamilan karena peningkatan volume darah. 

  • Menunjang pertumbuhan otak dan saraf janin

Vitamin B6 tak hanya bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil, tetapi juga memiliki peran yang besar dalam pembentukan dan perkembangan saraf serta otak janin. Dengan asupan vitamin B6 yang cukup, janin dapat tumbuh dan berkembang dengan normal. Pemenuhan vitamin B6 ini pun dapat menurunkan risiko gangguan tumbuh kembang saat bayi besar nanti.

  • Menurunkan risiko tekanan darah tinggi

Kekurangan vitamin dan mineral, seperti kalsium, zinc, vitamin B6, vitamin C, dan vitamin E, disebut dapat meningkatkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi saat hamil. Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan harian vitamin B6, dan jenis vitamin dan mineral lain, menjadi penting bagi ibu hamil. Pemenuhan vitamin B6 untuk ibu hamil juga bermanfaat untuk mengurangi kemungkinan kelahiran prematur. 

  • Menjaga kadar gula darah

Pemenuhan asupan vitamin B6 harian diketahui dapat mengendalikan kadar gula darah agar tetap normal. Terutama untuk ibu hamil yang memiliki kondisi diabetes gestasional, vitamin B6 akan membantu mencegah peningkatan kadar gula darah.

  • Mencegah janin lahir dengan berat badan rendah

Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah kondisi bayi lahir dengan berat kurang dari 2500 gram. BBLR merupakan salah satu penyebab utama gangguan kesehatan dan kematian pada bayi baru lahir.

Malnutrisi atau kekurangan asupan nutrisi saat hamil, seperti protein, karbohidrat, atau vitamin, termasuk vitamin B6, merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko bayi terlahir dengan berat badan rendah. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk selalu memenuhi asupan vitamin B6 mereka.

***

Ibu hamil dapat mengonsumsi tablet vitamin B6 untuk membantu meningkatkan stamina tubuh. Untuk ibu hamil, sebaiknya mengonsumsi 25 mg vitamin B6, tiga kali sehari atau hingga 200 mg vitamin B6 dalam sehari. 

Namun, untuk lebih amannya, ibu hamil dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum mengonsumsi obat atau suplemen vitamin ini. Karena sebagian besar vitamin yang diberikan untuk ibu hamil mengandung 10mg vitamin B, sehingga ibu hamil tidak memerlukan suplemen vitamin B6 secara terpisah.

hidup sehat

Cara Menghentikan Pendarahan dan Perawatan Luka Besar

Perawatan luka besar maupun kecil sangat penting dilakukan dengan maksimal untuk menghindari infeksi. Tak jarang luka terbuka kembali mengalami pendarahan, dan sebagian besar orang menjadi panik karenanya. 

Ketika menghadapi kondisi seperti demikian, diperlukan sikap tenang agar perawatan luka tidak dilakukan secara asal. Apabila pendarahan semakin parah maka dibutuhkan perhatian medis dengan segera. 

Jenis-jenis luka

Luka besar terbagi dalam dua jenis, yaitu terbuka dan tertutup. Luka terbuka berarti jaringan internal terpapar ke lingkungan, dan cenderung mengeluarkan darah. Pada luka tertutup, kerusakan dan pendarahan terjadi di bawah kulit sehingga menghasilkan memar. 

Luka terbuka bisa terjadi karena jatuh, trauma benda tumpul, dan pasca-operasi. Beberapa jenis luka terbuka antara lain:

  • Abrasi, terjadi ketika kulit bergesekan dengan permukaan kasar. Contohnya lecet krn terjatuh di jalan
  • Laserasi atau kulit robek
  • Avulsi, kulit dan jaringan di bawah kulit robek. Dpat terjadi akibat insiden kekerasan, seperti ledakan, serangan hewan, atau kecelakaan kendaraan bermotor
  • Luka tusuk
  • Luka irisan atau sayatan, bisa karena kecelakaan yang melibatkan benda tajam atau pasca prosedur bedah

Cara menghentikan pendarahan pada luka terbuka

Luka terbuka ringan atau akut, seperi lecet tidak memerlukan perawatan khusus. Anda bisa memberishkan dan mengobatinya di rumah. Pada luka besar parah yang mengeluarkan banyak darah, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah menghentikan pendarahan. 

Berikut cara menghentikan pendarahan pada luka terbuka:

  1. Beri tekanan lembut pada luka secara langsung dengan kain bersih, tisu, atau kain kasa sampai pendarahan berhenti
  2. Jika darah merembes melalui kain, jangan singkirkan material tersebut. Tambahkan lebih banyak kain di atasnya dan terus berikan tekanan
  3. Jika luka terletak di lengan atau tungkai, angkat tungkai di atas jantung jika memungkinkan untuk membantu memperlambat pendarahan
  4. Cuci kembali tangan Anda setelah memberi pertolongan pertama dan sebelum membersihkan serta membalut luka
  5. Jangan memasang torniket kecuali pendarahannya parah dan tidak bisa dihentikan dengan tekanan langsung

Setelah pertolongan pertama, segeralah bawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. 

Cara merawat luka besar dengan benar

Jika pendarahan tidak terlalu parah, perawatan luka besar bisa ditangani sendiri. Penting untuk membersihkan luka dengan benar untuk mencegah luka terpapar bakteri atau kotoran yang dapat memicu infeksi. 

Berikut ini lima langkah mudah perawatan luka besar:

  1. Mencuci tangan

Sebelum membersihkan luka, cuci tangan dengan sabun lalu kenakan sarung tangan sekali pakai sebagai ekstra perlindungan. Tangan yang bersih membantu luka terhindar dari infeksi.

  1. Menekan luka dengan lembut

Jika luka mengalami pendarahan, lakukan tindakan penhentian pendarahan seperti yang telah dijelaskan di atas. Jika pendarahan tidak kunjung berhenti, segera hubungi dokter untuk meminta pertolongan medis.

Lewati langkah ini jika luka tidak atau hanya sedikit mengeluarkan darah.

  1. Bilas luka dengan air

Bersihkan luka dengan air hangat untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Gunakan kain lembut dan sabun untuk membersihkan area di sekitar luka, lalu bilas hingga bersih untuk mencegah iritasi. 

Buang sisa kotoran yang masih menempel di sekitar luka dengan penjepit yang telah dicuci dengan isopropil alkohol. Jangan congkel kotoran di area yang terluka atau membersihkannya dengan hidrogen peroksida atau yodium karena dapat merusak jaringan kulit. 

  1. Lindungi luka

Oleskan krim antibiotik untuk mengurangi risiko infeksi. Anda bisa menggunakan antibiotik kulit dijual bebas, namun konsultasikan penggunaannya dengan apoteker terlebih dahulu. 

Setelah itu balut luka dengan perban. Ganti perban setiap hari untuk menjaga luka tetap bersih dan kering. 

Jika Anda masih kesulitan melakukan perawatan luka besar, Anda bisa meminta bantuan dokter untuk diajarkan cara perawatannya dengan tepat. Tanyakan cara merawat dan membersihkan luka kepada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ.

Download sekarang di App Store atau Google Play Store. 

Ini Cara Memahami Perbedaan DNA dan RNA
Penyakit

Ini Cara Memahami Perbedaan DNA dan RNA

Anda mungkin sudah familiar dengan deoxyribonucleic acid atau yang lebih dikenal dengan sebutan DNA. Tapi, tahukah Anda mengenai ribonucleic acid atau RNA? Meskipun nama keduanya terdengar serupa, sebenarnya ada perbedaan DNA dan RNA yang mungkin jarang diketahui.

DNA dan RNA sama-sama merupakan molekul. Tapi, keduanya memiliki peran yang berbeda-beda dalam memberikan pengaruh untuk tubuh Anda.

Definisi DNA dan RNA

Pada dasarnya, DNA merupakan molekul yang di dalamnya terdapat instruksi untuk organisme. Instruksi ini mendukung organisme untuk berkembang, hidup, dan berkembang biak.

Instruksi DNA bisa ditemukan pada setiap sel tubuh Anda. Molekul DNA akan selalu diturunkan secara genetik dari orangtua kepada anaknya. 

RNA adalah molekul yang serupa dengan DNA. RNA ini dihasilkan dari cetakan DNA. Berbeda dengan DNA, RNA tidak bekerja dengan memberikan instruksi kepada organisme tubuh. Tetapi, RNA memiliki peran penting dalam sintesis protein dan aktivitas sel lainnya. 

Secara khusus, RNA memiliki fungsi dalam mendukung aktivitas sel berdasarkan jenisnya. Jenis-jenis ini terdiri atas:s 

  • Messenger RNA 

Jenis RNA yang mencerminkan urutan nukleosida yang tepat dari DNA yang aktif secara genetik. Jenis RNA ini akan membawa pesan atau instruksi dari DNA ke sitoplasma sel, yaitu tempat protein dibuat.

  • Transfer RNA 

Jenis RNA yang satu ini merupakan rantai pendek yang ada dalam sel. Setiap bagian dari RNA akan bergabung dengan asam amino tertentu. Kemudian, asam amino itu akan dibawa untuk mendukung pembentukan protein sesuai dengan susunan asam amino spesifik yang ditemukan oleh DNA. 

  • Ribosomal RNA 

Ribosomal RNA adalah jenis RNA yang merupakan komponen dari ribosom. RNA jenis ini berfungsi sebagai tepat nonspesifik untuk membuat polipeptida.

Perbedaan DNA dan RNA dalam vaksin

Dalam vaksin tradisional, tubuh Anda dipaparkan oleh protein yang dibuat untuk melawan virus atau bakteri dari vaksin tersebut. Seringkali, protein pada vaksin dibuat menggunakan versi virus atau bakteri yang dilemahkan atau dibuat tidak aktif.

Vaksin DNA dan RNA memiliki fungsi yang sama dengan vaksin tradisional. Terdapat perbedaan DNA dan RNA pada vaksin, tapi keduanya dimasukkan ke dalam tubuh dengan cara kerja yang sama.

Tidak seperti vaksin tradisional, vaksin DNA dan RNA tidak disuntikkan dengan virus atau bakteri yang telah dilemahkan. Akan tetapi, vaksin DNA dan RNA akan menggunakan bagian dari gen virus itu sendiri untuk merangsang respon kekebalan tubuh Anda. 

Jadi, vaksin ini akan memberikan instruksi genetik untuk sel utama tubuh Anda agar memproduksi antigen.

Ada beberapa perbedaan DNA dan RNA dalam vaksin yang perlu Anda pahami, yaitu:

  • Proses transmisi

Bisa dibilang, vaksin DNA dan RNA saling melengkapi satu sama lain dalam proses pemberian vaksin. Vaksin DNA yang disuntikkan akan memberikan instruksi mengenai informasi genetik virus. Transmisi ini dilakukan dengan memanfaatkan RNA. 

Secara khusus, proses transmisi pesan dari DNA didukung oleh messenger RNA. Nantinya, RNA ini akan masuk ke dalam sel dan sel akan menerjemahkannya menjadi protein. 

  • Cara pengiriman pesan

Vaksin DNA mengirimkan pesan melalui detak elektrik kecil, membuat pesan akan lebih mudah didorong untuk masuk ke dalam sel. Hal ini berbeda dengan vaksin RNA. 

Meskipun terdapat perbedaan DNA dan RNA, keduanya merupakan molekul yang menjadi bagian dari tubuh manusia dan saling melengkapi satu sama lain. Jadi, tidak ada orang yang bisa bertahan hidup hanya dengan DNA atau RNA sendiri saja.

Gliclazide diabetes militus 2
Obat

Gliclazide

Gliclazide merupakan jenis obat yang dapat mengontrol gula darah yang dialami oleh penderita diabetes melitus tipe 2. Diabetes melitus tipe 2 terjadi karena manusia mengalami kekurangan hormon insulin.

Obat gliclazide termasuk obat sulfonilurea atau obat diabetes yang dapat diperoleh melalui resep dokter karena perlu digunakan dengan hati-hati. Obat tersebut juga tersedia dalam kemasan tablet.

Cara Kerja Obat Gliclazide

Obat gliclazide bekerja dengan merangsang sel beta pankreas supaya dapat menghasilkan lebih banyak hormon insulin untuk mengurangi risiko penyakit diabetes melitus tipe 2. Selain merangsang sel beta pankreas, obat tersebut juga dapat mencegah penggumpalan trombosit dan mengurangi pembekuan darah pada pembuluh darah.

Dosis Obat Gliclazide

Jika Anda ingin menggunakan obat gliclazide untuk mencegah diabetes melitus tipe 2, Anda perlu gunakan obat tersebut sesuai anjuran dokter. Berikut adalah dosis yang ditentukan:

  • Tablet konvensional (biasa)

Jika Anda menggunakan tablet biasa, maka dosisnya (pada awal) sebanyak 40 hingga 80 mg sehari. Setelah itu, Anda dapat meningkatkan dosisnya menjadi 320 mg sehari.

  • Tablet modified-released

Jika Anda menggunakan tablet modified-released, maka dosisnya (pada awal) sebanyak 30 mg sehari. Setelah itu, Anda dapat meningkatkan dosisnya menjadi 120 mg sehari.

Efek Samping Obat Gliclazide

Sama seperti obat lain, obat gliclazide dapat menimbulkan efek samping berupa rasa tidak nyaman pada lambung, diare, dan mual. Selain itu, obat tersebut juga dapat menyebabkan gula darah rendah (hipoglikemia) sehingga membuat penderita mengantuk, sakit kepala, pusing, berkeringat dingin, gelisah, tubuh gemetaran, dan denyut jantung bergerak dengan cepat.

Jika kondisi memburuk, Anda perlu bertemu dengan dokter supaya kondisinya dapat ditangani lebih lanjut oleh tim medis.

Selain efek samping, Anda perlu beritahu dokter jika Anda memiliki kondisi berikut sebelum mengkonsumsi obat gliclazide:

  • Tidak memiliki asupan karbohidrat yang cukup atau diet yang tidak seimbang.
  • Gangguan fungsi ginjal.
  • Mengalami infeksi, trauma, atau akan menjalani operasi.

Anda sebaiknya jangan mengkonsumsi obat gliclazide jika Anda mengalami kondisi berikut:

  • Alergi terhadap gliclazide atau obat sulfonilurea lainnya.
  • Diabetes melitus tipe 1.
  • Koma diabetes.
  • Gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Kehamilan dan menyusui.

Reaksi Tubuh karena Penggunaan Obat Gliclazide dengan Obat Lain

Anda juga perlu beritahu dokter jika Anda mengkonsumsi obat tertentu. Sebagian obat tidak dapat dikonsumsi secara bersamaan dengan obat gliclazide, karena dapat menimbulkan reaksi yang berbeda bagi tubuh. Oleh karena itu, dokter akan melakukan penyesuaian dengan mengurangi dosis obat gliclazide atau menggantikan obat tersebut dengan yang lain.

Berikut adalah contoh obat-obatan yang tidak dapat dikonsumsi secara bersamaan dengan obat gliclazide:

  • Mikonazol

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat gliclazide, maka Anda akan mengalami koma berat.

  • Klorpromazine

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat gliclazide, maka Anda akan meningkatkan gula darah Anda.

  • Kloramfenikol

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat gliclazide, maka Anda akan menurunkan tingkat metabolisme gliclazide.

Jika Kondisi Anda Memburuk

Jika kondisi Anda memburuk, Anda perlu temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki penyakit lain?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan yang lebih cocok untuk kondisi Anda.

Kesimpulan

Obat gliclazide bisa digunakan untuk menjaga gula darah. Meskipun demikian, obat tersebut dapat menimbulkan berbagai efek samping dan tidak dapat digunakan dengan obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tanyakan ke dokter apakah obat gliclazide aman bagi tubuh Anda atau tidak.

piperazine
Obat

Kegunaan Obat Piperazine dan Efek Sampingnya

Cacingan memang kondisi yang kadang muncul tanpa disadari. Tidak hanya menginfeksi orang dewasa tapi juga anak-anak. Untuk mengatasi kondisi ini, biasanya bisa dengan mengonsumsi obat. Salah satu obat untuk mengatasi infeksi cacing adalah piperazine.

Obat yang stau ini dapat digunakan untuk menangani infeksi cacing gelang, maupun cacing kremi. Cara kerjanya adalah dengan melumpuhkan cacing kemudian akan dikeluarkan bersama feses.

Mengenal Obat Piperazine

Obat piperazine ini termasuk dalam obat anthelmintics, yaitu obat untuk mengobatan infeksi cacing. Obat ini hanya tersedia dengan resep dokter.

Obat ini bisa diminum dengan atau tanpa makanan, alias bisa dalam kondisi perut kosong atau berisi. Akan tetapi, jika dokter memberikan instruksi tertentu, tentu arahan dokter harus diikuti dengan persis.

Penting juga untuk mengonsumsi obat ini sesuai dengan dosis yang ditentukan oleh dokter. Jangan minum dengan dosis yang melebihi anjuran dokter. Hal ii menimbulkan efek samping yang mungkin saja serius.

Konsumsi obat untuk orang dewasa dan anak-anak tentu saja berbeda. Pastikan agar berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Efek Samping Piperazine

Seperti kebanyakan obat pada umumnya, obat ini juga memiliki efek samping tertentu yang sifatnya individual. Namun, jika efek samping yang dirasakan berlebihan, maka harus segera ditangani oleh dokter.

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi, namun jarang, adalah mual, sakit perut, muntah, sakit kepala, diare, pusing, kebingungan, hingga ruam kulit.

Ada pula efek samping yang serius yang mungkin disebabkan oleh obat cacing ini. Jika beberapa kondisi ini dirasakan, segera cari bantuan medis. Adapun efek samping serius tersebut seperti:

  • Kesemutan
  • Penglihatan kabur
  • Adanya gangguan gerakan tubuh
  • Terasa nyeri sendi
  • Mengalami ruam kulit atau gatal
  • Wajah, lengan, kaki dan bagian lainnya terasa seperti dipelintir
  • Mengalami demam

Atau ada juga mungkin efek samping yang tidak disebutkan di atas, namun jika terasa segeralah konsultasikan ke dokter.

Peringatan Sebelum Menggunakan Piperazine

Tentu saja ada berbagai risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakan obat ini. Jadi penting untuk memberitahukan dokter terkait kondisi kesehatan pasien. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  • Alergi

Jika Anda memiliki berbagai reaksi alergi terhadap obat ini maupun obat lainnya, tentu Anda harus memberitahu dokter terlebih dahulu. Ceritakan pula jika Anda memiliki alergi terhadap makanan, alergi hewan, atau pewarna dan sebagainya. Jika obat tanpa resep, Anda bisa membaca informasi lebih lengkap pada label kemasan obat.

  • Lansia

Sebenarnya hingga kini belum ada penelitian yang membahas mengenai masalah khusus pada lansia akibat konsumsi obat ini. Akan tetapi, pasien berusia lanjut mungkin saja mengalami halusinasi seperti melihat, merasa, atau bahkan mendengar. Sehingga perlu berhati-hati saat mengonsumsinya.

  • Anak-anak

Anak-anak juga mungkin sangat sensitif terhadap efek dari piperazine ini. Hal ini karena ada berbagai kemungkinan terkait efek samping yang dirasakan selama pengobatan.

  • Ibu Hamil dan Menyusui

Sedangkan pada ibu hamil dan menyusui, belum ada informasi yang memadai terkait keamanan menggunakan obat ini. Oleh sebab itulah, jika ibu hamil atau menyusui perlu untuk mengonsumsi obat piparezine ini, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter terkait manfaat dan risikonya.

Penting juga untuk diperhatikan bahwa ada beberapa kondisi medis yang tidak disarankan mengonsumsi obat ini, yaitu pasien yang mengalami gangguan ginjal berat, kehamilan, dan epilepsi.

Interaksi obat juga mungkin saja terjadi ketika obat ini dikonsumsi bersamaan dengan beberapa obat lain. Penting sekali untuk diingat bahwa selalu berkonsultasi pada dokter sebelum menggunakannya dan hal-hal apa yang dilakukan selama pengobatan. Anda juga dilarang mengurangi dosis atau mengganti obat ini dengan alternatif obat lainnya.

Macam-Macam Infeksi Mata yang Bisa Diatasi Cendo Mycos
Obat

Macam-Macam Infeksi Mata yang Bisa Diatasi Cendo Mycos

Sebagai salah satu pancaindra, mata memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Ia bekerja mendeteksi, menangkap, dan memproses cahaya sehingga memungkinkan manusia dapat melihat. Namun, kenyataan bahwa organ mata terdiri dari serangkaian bagian yang rawan membuatnya mudah terpapar infeksi. Jika sudah begitu, pengobatan amat dibutuhkan. Kita bisa menggunakan Cendo Mycos atau obat lain yang direkomendasikan dokter.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai obat mata yang disebut di awal, menjadi penting bagi pembaca mengerti terlebih dahulu tentang kondisi “infeksi mata”. Mudahnya, infeksi mata dapat dipahami sebagai kondisi di mana mata terpapar oleh sesuatu sehingga membuatnya mengalami suatu masalah.

Infeksi mata bisa ditandai dengan mata merah, terasa sakit, berair, belekan, dan sensitif terhadap cahaya. Selain itu, gejala lain yang sering dikeluhkan oleh penderitanya adalah seperti ada sesuatu yang mengganjal pada mata dan penglihatan kabur. 

Gejala-gejala tersebut tergantung dari infeksi mata apa yang diderita seseorang. Ada berbagai jenis infeksi mata, mulai dari yang ringan hingga berat, serta dengan beragam penyebab yang berbeda pula. Meski tidak semua infeksi mata berbahaya, seseorang tetap perlu mewaspadai kondisi ini, karena ada potensi infeksi mata berkembang menjadi lebih buruk.

Penyebab utama infeksi mata adanya mikroorganisme (mikroba) yang tumbuh dan berkembang biak pada mata. Segala jenis mikroba, mulai dari virus, bakteri, jamur, hingga parasite bisa menimbulkan infeksi pada mata. Karena itu, Cendo Mycos sengaja dirancang untuk mengatasi berbagai kemungkinan penyebab infeksi mata tersebut.

Cendo Mycos mengandung zat aktif chloramphenicol dan hydrocortisone acetate. Chloramphenicol adalah antibiotik yang bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri, sementara Hydrocortisone digunakan untuk meredakan kemerahan dan bengkak serta untuk mengobati cedera pada kornea mata.

Obat ini umum sekali diresepkan dokter untuk meredakan berbagai keluhan pasien infeksi mata. Beberapa infeksi mata yang bisa diatasi dengan obat ini antara lain:

  • Konjungtivitis

Konjungtivitis merupakan infeksi yang terjadi pada konjungtiva, yaitu lapisan yang menutupi bagian putih bola mata dan bagian dalam kelopak mata. Meski terbilang tidak serius, infeksi mata ini bisa menyebabkan rasa tak nyaman.

Penyebab utama konjungtivitis adalah infeksi virus dan bakteri. Konjungtivitis akibat infeksi bakteri dapat diobati dengan antibiotik, Cendo Mycos inilah salah satunya. Sementara konjungtivitis akibat virus biasanya akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari.

  • Blefaritis

Blefaritis merupakan peradangan pada kelopak mata. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, reaksi alergi, sumbatan pada kelenjar minyak di folikel bulu mata, atau bisa juga dipicu oleh dermatitis seboroik dan rosacea.

  • Dakrioadenitis

Dakrioadenitis adalah infeksi mata yang menyebabkan peradangan di saluran air mata (kelenjar lakrimalis). Ada banyak hal yang bisa memicu munculnya dakrioadenitis, tetapi yang paling sering adalah infeksi virus dan bakteri.

  • Keratitis

Keratitis adalah peradangan pada kornea mata yang bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, parasit, atau jamur. 

Penting untuk selalu diingat bahwa Cendo Mycos adalah obat keras dan penggunaannya harus didasari oleh resep dari dokter. Dengan demikian, seseorang harus memeriksakan terlebih dahulu kondisi matanya, alih-alih langsung mengaplikasikan salep mata ini.

Sebab beberapa kondisi infeksi mata di atas harus diobati sesuai dengan penyebabnya. Dokter perlu melakukan pemeriksaan untuk mendapat gambaran yang utuh mengenai kondisi pasien. Dari sana dokter dapat meresepkan obat-obatan yang paling sesuai dengan kondisi pasien. Selain itu, efek samping, kontraindikasi, dan kemungkinan interaksi obat yang dimiliki Cendo Mycos membuatnya tak bisa digunakan secara sembarangan. Pengguna diharapkan berhati-hati.

Penyakit

Trauma Abdomen: Penyebab, Gejala, dan Prosedur Pengobatannya

Perut (abdomen) adalah bagian tubuh yang sangat rentan mengalami cedera. Umumnya, cedera yang terjadi adalah trauma abdomen. Jenis trauma abdomen pun berbeda-beda sesuai dengan tingkat cedera yang terjadi. Seperti apakah penyakit ini? Apa saja langkah pengobatannya? 

Mengenal trauma abdomen 

Trauma abdomen juga dideskripsikan sebagai:

  • Cedera akibat peningkatan tekanan di perut secara tiba-tiba.
  • Cedera organ padat yang dapat bermanifestasi sebagai perdarahan.
  • Cedera viskus berongga yang menyebabkan perdarahan dan peritonitis akibat kontaminasi isi usus.

Ada dua jenis trauma abdomen berdasarkan mekanisme terjadinya, yaitu trauma abdomen:

  1. Tumpul.

Hal ini dapat terjadi akibat kompresi (hantaman langsung atau terbentur benda keras, seperti sabuk pengaman), atau aktivitas perlambatan. Biasanya, hati dan limpa adalah organ yang paling sering rusak akibat cedera tumpul ini. Perlu dilakukan CT scan untuk mengidentifikasi cedera.

  • Tembus.

Cedera ini menyiratkan bahwa baik luka tembak, pecahan peluru, atau luka tusuk telah memasuki rongga perut. Luka tusuk dapat disebabkan oleh benda-benda tajam, seperti pisau, jarum rajut, garpu taman, kawat, pagar, pipa, atau pensil. 

Apa saja penyebabnya?

Penyebab umumnya adalah tabrakan kendaraan bermotor, dan ini menyebabkan trauma abdomen tumpul. Selain itu, organ padat lebih sering terluka daripada organ viskus berongga, seperti hati dan limpa, diikuti oleh usus dan struktur retroperitoneal. Cedera lebih jarang terjadi pada bagian mesenterium, diafragma, pankreas, kandung kemih, uretra, dan struktur vaskular. 

Anak-anak yang mengalami trauma abdomen bisa kehilangan banyak darah intra-abdomen dengan cepat, karena volume darahnya yang lebih kecil. Selain itu, ukuran perut intratoraks anak-anak yang lebih kecil membuat organ limpa dan hatinya lebih mudah cedera, karena sebagian terletak di luar tulang rusuk. Hal yang lebih mengejutkan lagi, trauma abdomen  pediatrik yang tidak diketahui adalah penyebab utama kematian di antara cedera traumatis yang terjadi pada anak-anak.

Tanda dan gejala trauma abdomen

Berikut tanda atau gejala yang terjadi saat seseorang mengalami trauma abdomen, yaitu:

  • Alami nyeri perut, tanda iritasi peritoneal, hingga syok hipovolemik.
  • Mual atau muntah.
  • Respirasi persalinan yang terjadi akibat iritasi diafragma atau cedera perut bagian atas.
  • Nyeri bahu kiri akibat iritasi diafragma karena perdarahan.
  • Cedera usus halus.
  • Adanya abrasi atau ekimosis yang mungkin menandakan cedera intra-abdominal.
  • Lecet sabuk juga bisa menjadi indikasi trauma abdomen yang signifikan.
  • Memar panggul dan periumbilikalis menunjukkan adanya perdarahan retroperitoneal.
  • Bising usus mungkin tidak ada, karena iritasi peritoneum.

Apa saja langkah pengobatannya?

Langkah pengobatan trauma abdomen yang pertama adalah evaluasi dan menstabilkan jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi atau dikenal dengan teknik ABC (Airway, Breathing, and Circulation). Hal ini bertujuan menentukan kebutuhan dari tingkat operasi yang akan dilakukan. Setelah itu, melakukan pemeriksaan abdomen untuk mendeteksi adanya tanda-tanda perdarahan intra-abdomen atau iritasi peritoneal. 

Beberapa pemeriksaan lainnya yang juga perlu dilakukan untuk menunjang pengobatan adalah:

  • CT scan.

Pemeriksaan dengan CT scan untuk menilai kebutuhan operasi atau pembedahan dan mengevaluasi ruang retroperitoneal dan organ padat di sekitarnya.

  • CXR. 

Tujuannya membantu mendeteksi pneumoperitoneum atau diafragma yang pecah.

  • Radiografi panggul. 

Pemeriksaan panggul dengan radiografi untuk melihat fraktur pelvis dan gross hematuria yang dapat mengindikasikan cedera genitourinari. Selain itu, untuk mengevaluasi lebih lanjut dari struktur ini dengan program uret retrograde atau sistogram.

  • FAST (Focused Abdominal Sonography for Trauma).

Pemeriksaan FAST bertujuan untuk mendeteksi cairan intraperitoneal bebas. Ini dilakukan dengan ultrasonografi secara cepat, tidak memerlukan agen kontras, dan non-invasif.


Perlu diingat bahwa apapun jenis trauma abdomen yang Anda alami, segeralah bawa ke dokter agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih buruk lagi. Tindakan operasi yang dilakukan oleh dokter akan disesuaikan dengan tingkat keparahan cedera yang terjadi. Semakin cepat penanganan diberikan, semakin cepat pula waktu yang diperlukan untuk memulihkan kondisi Anda. 

Pentingnya untuk Menyimpan Nomor Darurat
hidup sehat

Pentingnya untuk Menyimpan Nomor Darurat

Zaman sekarang hidup manusia dipermudah dengan teknologi. Ada berbagai manfaat yang diperoleh manusia jika mereka menggunakan teknologi, salah satunya termasuk berhubungan secara online jika tidak bisa hadir di tempat yang ditentukan. Smartphone merupakan gawai yang paling umum digunakan masyarakat karena praktis untuk digunakan di mana saja. Jika manusia ingin menyimpan kontak, mereka dapat mencatat nomornya terlebih dahulu. Untuk berjaga-jaga, manusia juga sebaiknya menyimpan nomor darurat.

Mengapa Menyimpan Nomor Darurat Itu Penting?

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa nomor darurat tidak terlihat penting untuk disimpan karena mereka tidak pernah mengalami kecelakaan. Meskipun demikian, setiap orang sangat dianjurkan untuk menyimpan nomor darurat di smartphone mereka. Hal tersebut akan bermanfaat jika mereka mengalami kecelakaan dan ingin menghubungi seseorang, mereka bisa langsung mencari di daftar kontak yang telah mereka simpan sebagai nomor darurat.

Selain itu, jika seseorang berada di situasi yang tidak terduga dimana mereka melihat adanya kecurigaan pada orang lain seperti mencoba mencuri kendaraan, mereka bisa langsung menghubungi pihak terkait.

Nomor-Nomor yang Dapat Dihubungi

Jika Anda berada di situasi seperti ini dan ingin menerima pertolongan, berikut adalah nomor kontak yang dapat Anda hubungi:

  • Layanan darurat: 112.
  • Layanan ambulans: 118.
  • Layanan ambulans (jika Anda berada di DKI Jakarta): 119.
  • Kepolisian: 110.
  • Pemadam kebakaran: 113.
  • Bantuan dari petugas SAR (search and rescue): 115.
  • Informasi yang berkaitan dengan telepon: 117.
  • Informasi yang berkaitan dengan listrik: 123.
  • PMI (Palang Merah Indonesia): 021-4207051.
  • Siker (Sentra Informasi Keracunan): 021-4150767 atau 021-4227875.

Selain nomor di atas, Anda juga sebaiknya simpan nomor-nomor berikut:

  • Nomor teman dan anggota keluarga Anda.
  • Nomor kedutaan besar di negara yang Anda kunjungi.

Hal-Hal Lain Yang Perlu Diperhatikan Tentang Nomor Darurat

Menyimpan nomor darurat penting supaya manusia dapat berjaga-jaga jika mereka atau orang lain mengalami masalah. Selain itu, nomor-nomor yang disebutkan di atas tidak digunakan sebagai bahan lelucon. Jika Anda menggunakannya sebagai bahan lelucon, Anda bisa ditindak sesuai aturan.

Anda sebaiknya jaga HP Anda jika Anda menyimpan nomor darurat. Jika Anda tinggalkan HP Anda, Anda sebaiknya kunci HP Anda dengan kata sandi yang tidak diketahui orang lain, khususnya anak Anda. Selain menjaga privasi, berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya Anda ajari ke anak Anda:

  • Beri tahu anak Anda bahwa nomor darurat akan digunakan jika mereka berada dalam masalah.
  • Beri tahu anak untuk menjawab sesuai dengan keadaan yang mereka lihat ketika mereka ditanyakan oleh petugas.
  • Pastikan anak Anda untuk mengetahui lokasi yang terjadi dimana mereka mengalami masalah tersebut dan berikan petugas nomor telepon dan alamat dengan jelas jika mereka tahu lokasi yang tepat.

Nomor Darurat untuk Penyakit yang Anda Alami

Jika Anda mengalami penyakit yang cukup parah, Anda dapat menghubungi dokter. Jika perlu dibawa ke rumah sakit, Anda dapat meminta ambulans untuk datang ke lokasi Anda. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala akibat penyakit yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter dapat menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki riwayat medis?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan untuk mengatasi penyakit yang Anda alami.

Kesimpulan

Nomor darurat sangat penting untuk disimpan. Namun, Anda perlu berhati-hati jika Anda menggunakan HP Anda supaya tidak menimbulkan ketidaksengajaan seperti anak yang (secara tidak sadar) menghubungi pihak terkait yang mengatasi kejahatan atau bencana.

tetrasiklin
hidup sehat

Macam-Macam Kondisi yang Bisa Diatasi dengan Tetrasiklin

Antibiotik merupakan salah satu jenis obat yang umum digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi. Salah satu antibiotik yang berperan dalam mengatasi infeksi bakteri adalah tetrasiklin.

Tetrasiklin telah lama digunakan sebagai antibiotik untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa tetrasiklin hanya bekerja melawan infeksi bakteri, namun tidak bisa mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, seperti flu dan batuk.

Kondisi yang diatasi dengan tetrasiklin

Karena efektivitas antibiotik jenis ini untuk mengobati infeksi bakteri, beberapa penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri bisa diatasi dengan obat ini. Berikut ini beerapa kondisi yang diobati menggunakan tetrasiklin:

  • Pneumonia

Pneumonia merupakan infeksi yang menyerang salah satu atau kedua paru-paru Anda. Gejala yang ditimbulkan bisa saja ringan, namun bisa juga cukup parah.

Salah satu pengobatan utama untuk penderita pneumonia adalah pemberian antibiotik. Tetrasiklin menjadi salah satu antibiotik yang paling efektif untuk mengobati kondisi ini.

  • Jerawat

Pertumbuhan jerawat di permukaan kulit wajah Anda mungkin dipicu oleh infeksi bakteri. Beberapa pasien yang berobat ke dokter spesialis kulit akan mendapat resep tetrasiklin untuk mengatasi masalah jerawatnya.

Tetrasiklin untuk mengobati jerawat dapat hadir dalam dua bentuk obat, yaitu obat untuk diminum dan obat oles atau topikal. Obat berbentuk topikal biasanya akan disediakan dalam bentuk krim.

  • Sifilis

Sifilis merupakan infeksi bakteri yang termasuk ke dalam golongan penyakit menular seksual. Penyebaran bakteri terjadi melalui hubungan seksual.

Pertama-tama, Anda akan mengalami kemunculan luka tanpa rasa sakit sebagai gejala. Biasanya, luka ini akan muncul di area alat kelamin. Tetrasiklin menjadi antibiotik yang sering digunakan untuk mengatasi gejala ini.

  • Klamidia

Serupa dengan sifilis, klamidia juga merupakan penyakit yang terjadi melalui penularan secara seksual. Kondisi ini disebabkan oleh bakteri yang paling sering menyebar melalui hubungan seks.

Apabila Anda menderita penyakit infeksi menular seksual lainnya, seperti kencing nanah, Anda semakin berpotensi untuk menderita klamidia.

  • Gonore

Ada lagi penyakit menular seksual yang bisa diatasi dengan antibiotik tetrasiklin, yaitu gonore. Gonore juga disebabkan oleh bakteri dan menyebar melalui hubungan seksual.

Saat Anda terkena gonore, Anda juga bisa mengalami radang uretra, yaitu saluran tempat urin mengalir dari kandung kemih ke luar tubuh.

Hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan tetrasiklin

Tetrasiklin merupakan antibiotik yang tidak dijual secara bebas. Biasanya, Anda memerlukan resep dokter untuk bisa mendapatkannya.

Saat Anda akan menggunakan tetrasiklin, perhatikan dulu hal-hal berikut ini:

  • Tidak untuk anak-anak dan ibu hamil

Tidak semua orang bisa menggunakan tetrasiklin. Anak berusia di bawah 8 tahun dilarang menggunakan antibiotik jenis ini.

Selain itu, penggunaan tetrasiklin oral pada ibu hamil juga bisa membahayakan janin. Dampak pada janin dapat berupa perbahan warna gigi permanen di kemudian hari.

  • Sensitivitas terhadap matahari

Efek samping penggunaan tetrasiklin membuat kulit Anda menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Karena itu, selama pemakaian, hindari sinar matahari dan selalu gunakan tabir surya bila harus beraktivitasi di luar ruangan.

Setidaknya, pastikan tabir surya yang Anda gunakan memiliki kandungan SPF 15. Jika tidak, kulit Anda rentan terbakar dan mengalami kerusakan.

Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan tetrasiklin. Pastikan untuk mencari tahu apa saja efek sampingnya agar Anda bisa mempersiapkan upaya antisipasi.

Tips Perawatan Rambut Kering dan Mengembang
Kulit & Kecantikan

Tips Perawatan Rambut Kering dan Mengembang

Rambut indah dan berkilau pasti menjadi impian setiap orang, terlebih bagi setiap perempuan. Namun, tak semua perempuan memiliki rambut bawaan atau alami yang indah. Pasalnya, beberapa perempuan masih bermasalah dengan rambut kering dan mengembang. Akhirnya, banyak dari mereka yang dibuat pusing dengan pertanyaan, “perawatan rambut kering dan mengembang apa yang paling efektif?”

Artikel ini dibuat untuk menjawab pertanyaan sebagian Anda, pemilik rambut kering dan mengembang. Langsung saja, berikut ini beberapa tips perawatan rambut kering dan mengembang yang dapat Anda lakukan di rumah:

  • Gunakan Sampo yang Melembutkan Rambut

Produk shampo yang Anda gunakan sehari-hari memegang peranan penting untuk kondisi dan kesehatan rambut seseorang, sehingga menjadi penting untuk memperhatikan hal ini. Untuk mengatasi rambut mengembang, ada baiknya Anda memilih shampo yang dirancang dengan manfaat dapat melembutkan dan melembapkan rambut. 

Sebab, salah satu penyebab utama rambut mengembang memang adalah kondisi rambut yang kering, kasar, dan kaku. Apabila rambut selalu terjaga kehalusan dan kelembutannya, risiko fluffy hair pun dapat berkurang. 

  • Jangan Lewatkan Penggunaan Kondisioner Setelah Keramas

Bagi Anda yang mengalami rambut kering dan mengembang, Anda juga bisa menggunakan conditioner sehabis keramas. Langkah ini jangan sampai terlewatkan karena dengan menggunakan kondisioner, Anda dapat mengatasi rambut mengembang secara efektif sekaligus mudah untuk dilakukan. Ini menjadikan kondisioner sebagai salah satu produk perawatan rambut yang populer.

Dengan menggunakan kondisioner, kelembapan rambut akan lebih terjaga dan tidak mudah kering. Sebaiknya Anda memiliki conditioner yang mengandung zat pelembap, misalnya polyquaternium, guar hydroxypropyltrimonium, atau hydroxyethyl dimonium chloride

  • Gunakan Minyak atau Masker Rambut Secara Rutin

Tips agar rambut tidak mengembang yang selanjutnya adalah dengan secara rutin menggunakan minyak atau masker rambut. Sebab, rambut yang memiliki kecenderungan mudah mengembang memang membutuhkan perawatan sedikit istimewa. Anda dapat menggunakan minyak atau masker rambut setelah keramas saat kondisi rambut masih basah. Fungsi menjalankan perawatan rambut ini adalah, minyak akan mengunci kelembapan rambut yang Anda miliki. 

Selain minyak, penggunaan masker rambut juga dapat dijadikan cara lain untuk mengatasi rambut mengembang. Gunakan masker rambut sesuai jenis rambut yang Anda miliki dan aplikasikan secara merata setelah keramas. Diamkan selama beberapa menit sebelum kembali membilasnya dengan air.

  • Kurangi Gesekan pada Rambut

Bagi Anda yang setelah keramas mengeringkan rambut masih dengan cara di gosok–gosok menggunakan handuk. Kini saatnya untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Gesekan yang terjadi antara handuk dan rambut dapat merusak kutikula. Alih-alih menggosokkan handuk di kepala, bungkus rambut Anda dengan handuk yang dibentuk menyerupai turban. Selain handuk, Anda juga bisa menggunakan alternatif kain berbahan katun yang lebih lembut secara tekstur untuk mengeringkan rambut.

  • Rutin Merapikan Ujung Rambut

Salah satu masalah turunan yang pasti terjadi pada rambut kering dan mengembang adalah rambut bercabang. Ujung helai rambut yang bercabang harus segera dipangkas sebelum mempengaruhi batang rambut dan membuatnya semakin rusak. Akan lebih baik jika Anda segera melakukan perawatan rambut saat menyadari tanda-tanda rambut bercabang mulai terlihat. Anda bisa bergegas berkunjung ke salon salon andalan untuk merapikannya.

***

Jika Anda ingin rambut kering dan mengambang Anda berubah menjadi indah dan mudah diatur, harus ada usaha lebih untuk melakukan perawatan rambut. Penggunaan vitamin mungkin membantu mengatasi masalah rambut kering dan mengembang selain melakukan beberapa tips di atas.