Pusar Bayi Berdarah, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Orang-orang merasa senang jika mereka memiliki anak. Meskipun demikian, ada berbagai tantangan yang perlu dihadapi ketika orang-orang baru memiliki anak, salah satunya adalah menjaga kondisi anak. Sejak lahir, bayi bisa berisiko terhadap berbagai kondisi, salah satunya adalah pusar bayi berdarah.

Pemahaman Tentang Pusar Bayi

Pusar bayi berdarah merupakan kondisi yang timbul di bagian tengah bawah perut (yang memiliki lubang) karena pemotongan yang dilakukan pada saat persalinan.

Sebelum bayi lahir, bayi terikat dengan tali pusar dimana tali tersebut memiliki fungsi sebagai “mediator” yang akan memberikan nutrisi penting dari tubuh ibu. Ketika lahir, dokter memotong tali pusar supaya bayi bisa menerima nutrisi melalui air susu ibu (ASI).

Risiko perdarahan bisa terjadi ketika tali pusar dipotong. Perdarahan pada tali pusar merupakan hal yang wajar, namun juga bisa memicu kondisi yang serius pada bayi.

Istilah lain tali yang dilepas ketika melakukan persalinan adalah puput pusar. Perdarahan bisa terjadi dari titik dimana tali tersebut terlepas. Perdarahan bisa terjadi pada bayi karena tali pusar ditarik sebelum bagian tersebut mengering. Pusar bayi yang lukanya belum kering bisa memicu risiko infeksi jamur.

Pusar bayi berdarah tidak hanya terjadi karena perdarahan, namun juga bisa terjadi ketika orang tua menggantikan pakaian atau popok sehingga bisa menggesek bagian pusar. Meskipun demikian, bayi tidak mengalami perdarahan yang serius.

Gejala Akibat Infeksi

Jika perdarahan pada pusar terjadi karena infeksi, bayi bisa mengalami gejala berikut:

  • Kemerahan di bagian pusar.
  • Bagian pusar terasa lebih hangat dibandingkan dengan bagian kulit lainnya.
  • Cairan keruh seperti nanah timbul dan disertai dengan bau tidak sedap.

Jika pusarnya disentuh (ketika bayi mengalami infeksi), bayi akan rewel.

Jika Bayi Mengalami Kondisi Yang Lebih Serius

Jika bayi mengalami kondisi yang lebih serius, Anda sebaiknya bawa dia ke dokter supaya kondisinya bisa segera ditangani.

Sebelum bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan dua hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Informasi tentang gejala yang dialami bayi Anda.

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisinya dengan menanyakan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang dialami bayi Anda terjadi?
  • Berapa lama perdarahan di bagian terjadi?
  • Apakah kondisinya membaik atau memburuk?

Setelah mengetahui kondisinya, dokter akan melakukan diagnosis yang meliputi pemeriksaan fisik.

Cara Mengatasi Perdarahan

Karena perdarahan di pusar bisa terjadi kapanpun, orang tua perlu memperhatikan kondisi pusar setiap saat, khususnya ketika mereka menggantikan pakaian atau popok untuk bayi mereka.

Jika perdarahannya normal, orang tua perlu menggunakan kain bersih untuk membersihkan pusar. Pusar perlu dibersihkan dengan lembut. Orang tua tidak perlu memberikan obat apapun untuk membersihkan pusar.

Ketika orang tua menggantikan pakaian untuk bayi, orang tua perlu menggantikannya dengan hati-hati karena bagian pusar bayi merupakan bagian yang sensitif.

Memperhatikan kondisi pusar bayi merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Selain itu, ada berbagai hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah perdarahan. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan orang tua:

  1. Memastikan pusar bayi kering

Pusar bayi harus tetap kering, untuk memastikan bagian tersebut terhindar dari infeksi.

  1. Menggunakan spons

Orang tua sebaiknya gunakan spons ketika memandikan bayi mereka. Menggunakan spons bisa membuat pusar bayi lebih cepat kering.

  1. Memberikan udara

Orang tua juga perlu memberikan udara untuk pusar bayi dengan melepaskan pakaiannya dalam waktu yang singkat.

  1. Mengganti popok secara rutin

Jika popok kotor, maka perlu diganti. Jika dibiarkan dalam waktu yang lebih lama, bayi bisa lebih berisiko terhadap infeksi sehingga bagian pusar mengalami perdarahan.

  1. Menarik pusar bayi dengan hati-hati

Menarik pusar bayi dengan hati-hati bisa mengurangi risiko perdarahan dan infeksi.

Kesimpulan

Pusar bayi berdarah merupakan kondisi yang bisa memicu berbagai masalah pada bayi. Jika bayi Anda mengalami kondisi tersebut, Anda sebaiknya lakukan cara-cara yang disebutkan di atas. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang pusar bayi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *