Pusing Berkepanjangan, Apa Penyebabnya?

Setiap orang dihimbau untuk menjaga kesehatan supaya terhindar dari berbagai risiko seperti sakit kepala, pusing, atau vertigo. Sakit kepala bisa dialami siapapun dan kapanpun. Namun, orang-orang yang memiliki faktor risiko tertentu seperti kecanduan alkohol lebih berpotensi mengalami kondisi tersebut. Sakit kepala bisa terjadi baik dalam waktu yang singkat maupun lebih lama. Pusing berkepanjangan bisa terjadi karena berbagai faktor seperti cedera.

Gejala darah rendah bisa ditandai dengan pusing yang hebat

Gejala

Seseorang yang mengalami sakit kepala dapat menunjukkan gejala berikut:

  • Sensasi berputar.
  • Penurunan kesadaran.
  • Kehilangan keseimbangan.
  • Pingsan.
  • Mual.
  • Muntah.

Pusing bisa dialami selama beberapa detik dan kondisi tersebut akan sembuh dengan sendiri. Namun, pada sebagian kasus, pusing bisa dialami dalam waktu yang lebih lama, yakni beberapa hari. Pusing juga bisa terjadi berkali-kali. Jika Anda mengalami pusing berkepanjangan, Anda sebaiknya temui dokter.

Penyebab

Pusing bisa terjadi karena faktor berikut:

  • Migrain

Migrain merupakan salah satu faktor yang menyebabkan seseorang merasa pusing. Seseorang yang mengalami migrain tidak hanya menunjukkan gejala berupa pusing, namun juga dapat menunjukkan gejala lain berupa gangguan terhadap cahaya dan suara. Migrain terjadi dalam waktu beberapa menit hingga beberapa jam.

  • Dehidrasi

Dehidrasi tidak hanya menyebabkan penurunan konsentrasi, namun juga dapat menyebabkan pusing. Dehidrasi terjadi karena seseorang kekurangan cairan di dalam tubuh.

  • Gangguan kecemasan

Pusing juga bisa terjadi karena seseorang mengalami gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan juga menyebabkan seseorang panik dan takut untuk meninggalkan rumah atau berada di tempat yang luas dan terbuka (agorafobia).

  • Infeksi

Infeksi merupakan faktor lain yang dapat menyebabkan pusing secara terus-menerus. Infeksi yang disebut sebagai neuritis vestibular tersebut tidak hanya menyebabkan pusing dan masalah pada saraf vestibular, namun juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran secara mendadak.

  • Tekanan darah menurun

Jika tekanan darah menurun secara drastis, seseorang bisa merasa pusing, bahkan pingsan. Kondisi tersebut bisa terjadi secara acak seperti berdiri terlalu cepat.

  • Masalah pada sirkulasi darah

Penurunan volume darah dapat menyebabkan aliran darah tidak tersalur dengan baik ke otak. Hal tersebut dapat menyebabkan pusing.

  • Gula darah menurun

Penurunan gula darah juga dapat menyebabkan pusing. Kondisi tersebut bisa disertai dengan keringat dan rasa cemas.

  • Pengaruh obat

Sebagian obat dapat menyebabkan efek samping yang berbeda pada tubuh, termasuk pusing. Contoh obat yang menyebabkan kondisi tersebut adalah obat antidepresan dan antikejang.

  • Alkohol

Alkohol merupakan faktor lain yang dapat menyebabkan berbagai masalah pada tubuh, salah satunya termasuk pusing.

Jika Kondisi Anda Memburuk

Jika kondisi Anda memburuk, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis dan obat yang Anda gunakan (jika ada).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda mengalami kondisi lain?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis seperti pemeriksaan fisik. Setelah itu, dokter dapat memberikan pengobatan berdasarkan kondisi yang dialami pasien. Contoh pengobatan yang dapat diberikan kepada pasien adalah obat antihistamin.

Kesimpulan

Pusing biasa atau pusing berkepanjangan merupakan salah satu kondisi yang perlu diwaspadai, karena tidak hanya menimbulkan berbagai gejala, namun juga terjadi karena berbagai faktor. Jika kondisi Anda memburuk, Anda sebaiknya temui dokter. Dokter dapat memberikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi yang Anda alami. Untuk informasi lebih lanjut tentang sakit kepala, Anda bisa bertanya kepada dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *