Selain Politisi Lokal, Beberapa Ulama Indonesia Pun Terinfeksi Covid-19

Hingga saat ini, kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat setiap harinya. Terlebih lagi semenjak libur panjang yang terjadi beberapa bulan lalu, kasus Covid-19 tak kunjung menurun. Sedikitnya sekitar 5000-an kasus positif baru dan orang yang tertapar virus corona di Indonesia saja. 

Tidak hanya itu, virus ini tak memandang orang saat menginfeksi. Pasalnya, banyak sekali para politisi lokal, baik dalam negeri maupun luar negeri yang mengidap Covid-19. Pun, begitu dengan deretan para ulama Indonesia, yang juga terpapar virus ini. Mau tahu siapa saja yang terinfeksi? Berikut penjelasannya!

Selain politisi lokal, para ulama Indonesia juga terinfeksi Covid-19

Tak bisa dipungkiri, virus yang semakin menyebar ini mulai menginfeksi siapa saja. Bukan hanya orang yang tidak patuh akan protokol kesehatan saja, namun, tidak sedikit mereka yang terinfeksi justru orang-orang yang patuh terhadap protokol kesehatan. Jadi, jangan sampai lengah dan tetap mengikuti protokol kesehatan terus ya!

Nah, dari hal ini kita dapat melihat bahwa virus corona ini tidak pandang bulu dalam menginfeksi orang, siapa pun bisa terinfeksi virus corona ini, termasuk para ulama. Berikut beberapa ulama yang dilaporkan terinfeksi virus Covid-19. 

  1. Ustad Yusuf Mansur

Di awal bulan Desember 2020 lalu, Ustad Yusuf Mansur mengabarkan bahwa dirinya positif terinfeksi Covid-19, dan saat itu ia pun langsung berinisiatif untuk isolasi mandiri di rumahnya. Namun, beberapa hari setelah memutuskan untuk karantina mandiri, kesehatannya menurun sehingga ia harus dilarikan ke RSPAD yang merupakan rumah sakit rujukan Covid-19. 

Saat itu Ustad Yusuf Mansur merasakan kesulitan saat bernapas. Hal ini jugalah yang membuatnya sempat menggunakan alat bantu pernapasan. Namun, tidak perlu waktu lama, sekitar sebelas hari berada di rumah sakit ia diperbolehkan untuk pulang untuk kemudian melanjutkan isolasi mandiri di rumah, sambil menunggu untuk tes swab selanjutnya yang mengkonfirmasi bahwa ia benar-benar sudah negatif.  

  1. Aa Gym

Ustad Abdullah Gymnastiar atau yang lebih dikenal dengan Aa Gym pun mengumumkan bahwa dirinya terpapar Covid-19 setelah beberapa kali menjalani tes swab. Ia mengaku bahwa dirinya tidak mengalami demam tinggi seperti gejala pada penderita Covid-19 lainnya. Namun, Aa Gym mengalami batuk dan beberapa gejala ringan lainnya, seperti pusing dan merasa tidak enak badan. 

  1. Syekh Ali Jaber

Salah satu ulama lainnya yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah Syekh Ali Jaber pada akhir bulan Desember 2020 lalu. Di akun social medianya, ia meminta doa dari para followersnya untuk kesembuhannya serta mengungkapkan bagaimana kronologis ia terpapar virus tersebut. 

Berbeda dengan dua ulama sebelumnya, Syekh Ali Jaber justru mengalami demam dan batuk. Setelah dinyatakan positif, ia langsung melakukan karantina mandiri di rumahnya. Namun, pada kenyataannya demam yang dirasakan turun naik dan tak kunjung ada perubahan. Pun, batuk yang tiada henti hingga mengalami sesak napas. 

Akhirnya beliau dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Padahal ia mengaku bahwa ia termasuk orang yang cukup patuh terhadap protokol kesehatan. Namun, mungkin karena alasan lain, misalnya saat tubuh sedang kurang baik maka virus akan dengan mudah masuk ke dalam tubuh. 

Jadi, bagi siapa pun yang masih beraktivitas di luar rumah, untuk terus mengingat dan melakukan protokol kesehatan secara lebih ketat. Karena kita tidak tahu orang yang kita temui apakah membawa virus dalam tubuhnya atau tidak. Pastikan untuk menggunakan masker dan rajin cuci tangan, terlebih setelah menyentuh apa pun dan jangan berkerumun atau jaga jarak dengan orang lain. 

Kesimpulannya, siapa pun bisa terinfeksi virus corona ini. Baik politisi lokal, para ulama, bahkan beberapa orang terkenal seperti artis pun banyak yang dilaporkan terinfeksi Covid-19. Semoga hal ini bisa mengingatkan kita untuk tetap waspada pada virus corona ini. Meskipun virus ini bisa disembuhkan, tetapi jangan pernah lalai akan protokol kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *