Tanpa Obat, Ini 10 Cara Mengatasi Batuk Pilek pada Bayi

Cara Mengatasi Batuk Pilek pada Bayi

Cara mengatasi batuk pilek pada bayi bisa diatasi dengan mencari menyebabkannya. Biasanya, bayi yang mengalami batuk pilek disebabkan oleh  infeksi saluran pernapasan bagian atas yang disebabkan oleh virus influenza. Kondisi ini dapat menyebabkan penyakit ringan sampai penyakit berat.

Gejala influenza ini berupa rasa tidak enak badan, demam, hidung berair/hidung tersumbat, rasa pegal linu lemas, lesu, bersin-bersin dan terasa nyeri di otot-otot dan sendi.

Sebenarnya, flu merupakan suatu penyakit yang self-limiting. Artinya jika tidak terjadi komplikasi dengan penyakit lain, maka setelah 4-7 hari penyakit akan sembuh sendiri. Daya tahan tubuh Si Kecil akan sangat berpengaruh terhadap berat ringannya penyakit tersebut.

Tetapi untuk mengurangi keluhan, Anda bisa melakukan cara mengatasi batuk pilek pada bayi sebagai berikut: 

Atur Posisi Tidur

Cara mengatasi batuk pilek pada bayi yang pertama yaitu dengan mengubah posisi tidurnya. Ketika bayi Anda mengalami flu, Anda boleh menaikkan posisi tidur pada bagian kepalanya, misalnya meletakkan gulungan handuk di bawah bantal. 

Hal ini akan membantu jalan pernafasan karena daya gravitasi akan menurunkan cairan ingus.

Penuhi Kebutuhan Cairan Bayi

Manfaat air sebagai cara mengatasi batuk pilek pada bayi sangatlah besar. Air akan mengencerkan lendir di hidung, sekaligus mencegah dehidrasi.  Bagi bayi  di bawah 6 bulan, cairan bisa diperoleh dari asupan ASI atau susu formulanya untuk mencukupi cairan si Kecil saat pilek.

Sementara itu, jika bayi berusia di atas 6 bulan, cukupi cairan bayi dengan memberinya banyak air putih dan kandungan air lainnya dari buah dan sayur sebagai makanan pendamping ASI.

Selain itu, Anda juga menyajikan sup ayam hangat karena nutrisi yang dikandungnya bisa mengatasi pilek pada bayi, sekaligus mengencerkan dahak dan jalan pernafasan.

Sedot Lendir

Alat sedot ingus khusus bayi bisa membantu si Kecil yang mengalami kesulitan bernafas jika hidung tersumbat. Alat sedot ingus ini bisa Anda dapatkan dengan mudah di apotik atau toko bayi. 

Pastikan alat dan tangan Anda sudah bersih serta gunakan alat tersebut dengan hati-hati sesuai aturan, ya! 

Cairan Saline

Air garam steril yang diteteskan ke hidung bisa jadi cara mengatasi batuk pilek pada bayi tanpa obat. Cara ini bisa bisa dilakukan untuk mengencerkan lendir di hidung.

Cara menggunakannya mudah yaitu dengan membaringkan bayi lalu semprotkan cairan sesuai dosis yang dianjurkan (sekitar 2-3 tetes). 

Pemberian cairan ini dapat membantu lendir mengalir keluar secara alami, sehingga bayi dapat bernapas lebih lega. Cairan ini dapat dibeli dengan bebas di apotek dan aman digunakan untuk bayi yang berusia di bawah 6 bulan. 

Bantuan Alat Humidifier

Udara yang lembap dan tidak kering akan membantu melegakan pernapasan si Kecil dan membuatnya tidur lebih nyenyak. Nah, untuk membantunya, Anda bisa menggunakan alat humidifier. 

Alat pelembab udara ini akan membantu mengatasi pilek pada bayi, termasuk batuk dan hidung tersumbat. Saat menggunakan alat ini, pastikan alat humidifier bersih dan jauh dari jangkauan bayi.

Istirahat yang Cukup 

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, daya tahan tubuh Si Kecil akan sangat berpengaruh terhadap berat ringannya penyakit flu.

Tidur yang cukup bisa membantu mengatasi pilek pada bayi karena bisa meningkatkan imunitas bayi. Apalagi jika ditambah dengan dekapan hangat dari orang tua.  

Lalu Kapan ke Dokter?

Jika cara mengatasi batuk pilek pada bayi di atas belum berhasil dan si Kecil masih terus demam, Anda bisa segera melakukan konsultasi ke dokter anak. 

Apalagi jika bayi disertai gejala sebagai berikut: 

  • Demam > 38 derajat celcius
  • Sesak
  • Nyeri telinga
  • Napsu makan berkurang
  • Gejala makin memburuk
  • Demam > 2 hari

Semoga bermanfaat! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *