Waspadai Bahaya Coccidioidomycosis, Infeksi dari Jamur yang Terhirup

Waspadai Bahaya Coccidioidomycosis, Infeksi dari Jamur yang Terhirup

Infeksi bisa terjadi pada siapa saja dan disebabkan oleh apa saja, baik itu bakteri, virus, parasit, maupun jamur. Salah satu infeksi jamur yang perlu Anda waspadai adalah coccidioidomycosis.

Kondisi ini merupakan infeksi jamur yang menyerang paru-paru. Anda bisa terkena infeksi ini apabila menghirup spora jamur yang berasal dari tanah. 

Bagaimana seseorang terkena coccidioidomycosis?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, coccidioidomycosis terjadi ketika Anda menghirup spora jamur. Spora jamur ini tumbuh di dalam tanah dan berkembang dalam debu. 

Jamur yang menyebabkan penyakit ini beredar di udara setelah debu dan tanah yang terkontaminasi diganggu oleh manusia maupun hewan. Anda mungkin tidak bisa melihat spora jamur tanpa mikroskop. Jadi, ketika menghirupnya, Anda sendiri mungkin tidak menyadarinya. 

Setelah terhirup, spora akan masuk ke paru-paru. Suhu tubuh manusia bisa memicu spora untuk berubah bentuk dan tumbuh menjadi spherule. Setelah spherule cukup besar, mereka akan memecahkan diri dan melepaskan potongan yang lebih kecil. 

Potongan kecil ini kemudian berpotensi menyebar ke dalam paru-paru dan organ tubuh lainnya. Akibatnya, Anda akan mengalami infeksi. 

Apakah coccidioidomycosis merupakan kondisi serius?

Penyakit ini memang bukan penyakit langka, tapi juga bukan penyakit yang sangat umum. Banyak orang yang sudah merasakan gejala bisa sembuh dengan sendirinya tanpa perlu melalui pengobatan khusus. 

Meski begitu, ada juga orang yang mengalami komplikasi serius setelah menderita coccidioidomycosis. Hal ini lebih rentan terjadi pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. 

Anda mungkin akan merasakan beberapa gejala ketika terserang kondisi ini. Gejala yang paling umum adalah: 

  • Batuk berdahak
  • Kelelahan
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot dan sendi
  • Ruam kulit
  • Benjolan bengkak di kaki

Gejala-gejala itu serupa dengan gejala dari penyakit-penyakit lainnya. Oleh sebab itu, banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya menderita infeksi ini. 

Selain itu, karena gejalanya sangat umum, dokter juga mungkin akan kesulitan untuk melakukan diagnosa. Dalam kondisi yang cukup parah, penderita bisa merasakan gejala tambahan berupa: 

  • Kebingungan
  • Leher kaku
  • Kepekaan terhadap cahaya

Faktor risiko coccidioidomycosis

Infeksi ini sebenarnya bisa menyerang siapa saja. Namun, secara khusus, akan lebih parah ketika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Berdasarkan kasus yang pernah terjadi sebelumnya, sebagian besar penderita coccidioidomycosis adalah lansia yang sudah berusia 60 tahun ke atas. Beberapa golongan faktor risiko lainnya meliputi: 

  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Penderita HIV/AIDS
  • Pernah menjalani transplantasi organ
  • Sedang mengonsumsi obat-obatan kortikosteroid
  • Wanita hamil
  • Penderita diabetes

Jika keluarga atau teman dekat Anda menderita infeksi ini, Anda tidak perlu khawatir tertular. Karena, infeksi ini bukanlah infeksi yang menular. Selama Anda tidak menghirup spora jamur secara langsung, maka Anda tidak akan mengalami gejala yang sama.

Biasanya, orang yang sudah pernah menderita kondisi ini tidak akan mengalaminya lagi di kemudian hari. Karena, sistem kekebalan tubuh Anda sudah mengenali infeksi spora jamur, dan membentuk perlindungan sehingga Anda tidak akan mengalaminya lagi. 

Walaupun, dalam beberapa kasus, tetap ada orang yang bisa menderita hal yang sama untuk kedua kalinya karena sistem kekebalan tubuhnya tidak cukup kuat. Jika Anda mengalami gejala dari coccidioidomycosis, selama tidak mengganggu aktivitas Anda, maka Anda bisa menunggu sampai gejala sembuh dengan sendirinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *