Uncategorized

Apa Itu Kanker Prostat, Penyebab, Gejala Serta Pengobatanya

Apa Itu Kanker prostat merupakan perkembangan sel kanker di kelenjar prostat. Ini adalah kanker paling umum pada pria; beberapa kasus kanker prostat tumbuh sangat lambat, sementara yang lain sangat agresif dan menyebar dengan cepat ke organ lain.

Sama seperti pada semua kanker, kanker prostat ini diawali saat massa sel tumbuh di luar kendali, serta akan mulai menyerang jaringan lainnya. Sel ini jadi kanker karena akumulasi cacat, maupun mutasi, dalam DNA mereka. 

Sebagian besar waktu, sel dapat mendeteksi dan memperbaiki kerusakan DNA. Jika sel rusak parah dan tidak dapat memperbaiki dirinya sendiri, ia mengalami apa yang disebut kematian sel terprogram atau apoptosis. Kanker terjadi ketika sel-sel yang rusak tumbuh, membelah, dan menyebar secara tidak normal alih-alih merusak diri sendiri sebagaimana mestinya.

Seberapa umumkah kanker prostat?

Sekitar satu dari sembilan pria akan menerima diagnosis kanker prostat selama hidupnya. Kanker prostat menempati urutan kedua setelah kanker kulit sebagai kanker paling umum yang menyerang pria. Hampir 200.000 pria Amerika menerima diagnosis kanker prostat setiap tahun. Ada banyak perawatan yang berhasil  dan beberapa pria tidak memerlukan perawatan sama sekali. Namun, sekitar 33.000 pria meninggal karena penyakit ini setiap tahun.

Siapa yang mungkin menderita kanker prostat?

Pria di atas usia 55 tahun lebih rentan terhadap penyakit ini. Peluang Anda dalam terkena penyakit ini dapat meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Faktanya, 60% kanker prostat terjadi pada pria di atas usia 65 tahun. Faktor risiko lainnya meliputi:

  • Etnisitas.
  • Riwayat keluarga dengan kanker prostat.
  • Kegemukan.
  • Merokok.

Apa saja jenis kanker prostat?

Hampir semua kanker prostat adalah adenokarsinoma (tumor ganas). Jenis kanker ini dimulai pada sel-sel kelenjar yang membuat sekresi. Jarang, jenis kanker lain berkembang di prostat. Ini termasuk:

  • Karsinoma sel kecil.
  • Karsinoma sel transisional.
  • Tumor neuroendokrin.
  • Sarkoma.

Gejala Kanker Prostat

Gejala kanker prostat ini bermacam-macam; dari beberapa pria tidak mempunnyai gejala hingga kanker terus berkembang sampai bertahun-tahun. Namun, gejala yang dapat berkembang antara lain sebagai berikut:

  • Frekuensi buang air kecil
  • Kesulitan memulai atau menghentikan buang air kecil
  • Aliran urin terputus atau lemah atau lambat
  • Darah dalam urin atau air mani
  • Ketidaknyamanan (nyeri atau sensasi terbakar dengan buang air kecil atau ejakulasi)
  • Terdapat nyeri yang parah pada punggung bawah, pinggul, maupun paha, sering muncul dengan kanker prostat yang agresif serta menyebar pada organ lain. 

Penyebab kanker prostat

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko apa itu kanker prostat meliputi:

  • usia, meningkat pesat setelah usia 50 tahun
  • riwayat keluarga kanker prostat, payudara atau ovarium, terutama mutasi gen BRCA1 dan BRCA2
  • seorang ayah atau saudara laki-laki yang didiagnosis menderita kanker prostat sebelum usia 60 tahun.
  • Ada hubungan dengan kadar testosteron tinggi.

Diagnosis kanker prostat

Jika dokter Anda mencurigai Anda mungkin menderita kanker prostat, Anda mungkin memiliki satu atau lebih dari tes berikut:

  • Tes darah PSA

Tes darah antigen spesifik prostat (PSA) mengukur kadar PSA, protein yang dibuat oleh sel prostat normal dan kanker. Karena kadar PSA dapat bervariasi, biasanya dokter Anda menggunakan hasil dari lebih dari satu tes darah, dari waktu ke waktu, untuk membantu menentukan risiko kanker prostat.

Beberapa pria dengan kanker prostat memiliki tingkat PSA yang normal, dan hanya satu dari tiga pria dengan tingkat PSA yang tinggi memiliki kanker. Karena ini bukan tes definitif, tes PSA biasanya digunakan dengan tes lain untuk mendiagnosis kanker prostat.

Ada banyak kebingungan seputar pengujian PSA. Klik disini untuk informasi lebih lanjut.

  • Pemeriksaan rektal digital

Digital Rectal Examination (DRE) tidak lagi direkomendasikan sebagai pemeriksaan rutin bagi pria yang tidak memiliki gejala kanker prostat. Karena tidak semua kanker prostat menghasilkan PSA tingkat tinggi, mungkin masih digunakan untuk memeriksa prostat sebelum melakukan biopsi.

  • Biopsi

Biopsi menghilangkan potongan kecil jaringan dari berbagai bagian prostat dengan bantuan ultrasound rektal, untuk diperiksa di bawah mikroskop. Ini digunakan untuk mendeteksi penyakit dan menentukan agresivitasnya (skor Gleason 1-5 ditambahkan dari dua sampel untuk membentuk skor dari 10; skor rendah 6 atau kurang, menunjukkan penyakit yang tumbuh lambat).

  • Tes lebih lanjut

Jika kanker terdeteksi di prostat Anda, Anda mungkin menjalani tes lain seperti MRI, CT, atau pemindaian tulang untuk melihat apakah penyakit itu terdapat pada prostat atau untuk membantu pilihan manajemen dan pengobatan.

  • Setelah diagnosis kanker prostat

Setelah mengetahui Anda menderita kanker prostat, Anda mungkin merasa kaget, kesal, cemas, atau bingung. Ini adalah respons normal. Bicarakan tentang pilihan pengobatan Anda dengan dokter, keluarga dan teman-teman Anda. Ajukan pertanyaan dan cari informasi sebanyak yang Anda butuhkan. Terserah Anda bagaimana Anda ingin terlibat dalam membuat keputusan tentang perawatan Anda.

Apa saja komplikasi dari kanker prostat?

Beberapa kanker agresif dengan cepat menyebar di luar prostat. Kanker prostat ini paling sering menyebar pada tulang serta kelenjar getah bening. Ini juga dapat berkembang di hati, otak, paru-paru dan organ lainnya.

Bagaimana kanker prostat dikelola atau diobati?

Beberapa orang tidak pernah membutuhkan pengobatan karena kanker tumbuh perlahan dan tidak menyebar. Dengan pengobatan, sebagian besar dari apa itu kanker prostat sangat bisa disembuhkan. Pilihan pengobatan meliputi:

  • Pengawasan aktif: Dengan pendekatan ini, Anda mendapatkan pemeriksaan, pemindaian, dan biopsi setiap satu hingga tiga tahun untuk memantau pertumbuhan kanker. Pengawasan aktif bekerja paling baik jika kanker hanya di prostat, tumbuh lambat dan tidak menimbulkan gejala.
  • Menunggu dengan waspada: Menunggu dengan waspada terdengar mirip dengan pengawasan aktif, tetapi sering digunakan pada pasien yang lebih tua atau lebih lemah. Mirip dengan pengawasan aktif, pendekatan ini tidak melibatkan pengobatan definitif saat diagnosis. Namun, pengujiannya jauh lebih jarang, dan berfokus pada manajemen gejala.
  • Brachytherapy: Suatu bentuk terapi radiasi internal, brachytherapy melibatkan penempatan benih radioaktif di dalam prostat. Pendekatan ini membantu melestarikan jaringan sehat di sekitarnya.
  • Terapi radiasi sinar eksternal: Dengan terapi radiasi sinar eksternal, mesin mengirimkan berkas sinar-X yang kuat langsung ke tumor. Terapi radiasi termodulasi intensitas adalah bentuk terapi radiasi eksternal yang memberikan dosis radiasi yang kuat ke lokasi penyakit.
  • Terapi sistemik: Penyedia Anda dapat merekomendasikan terapi sistemik jika kanker telah menyebar di luar kelenjar prostat. Terapi ini termasuk kemoterapi, terapi hormon deprivasi androgen dan imunoterapi.
  • Terapi fokal: Terapi fokal adalah bentuk perawatan baru yang berfokus pada perawatan hanya area prostat yang terkena kanker. Anda mungkin dapat mencoba perawatan ini jika kanker belum menyebar. Pilihan terapi fokal termasuk ultrasound terfokus intensitas tinggi, cryotherapy, ablasi laser dan terapi fotodinamik.
hidup sehat

Gampang Dibuat, Ini Resep Nasi Daun Jeruk!

Sedang bosan menyantap nasi putih yang rasanya begitu-begitu saja, namun merasa perlu untuk makan nasi tiap harinya? Cobalah berkreasi dengan beras Anda. Selain dibuat sebagai nasi putih biasa, beras di dapur Anda juga dapat diolah sebagai resep nasi daun jeruk. 

Resep nasi daun jeruk tengah populer saat ini karena rasanya yang gurih dan segar sehingga meningkatkan selera makan secara signifikan. Cara membuatnya pun tidak sulit. Anda bahkan bisa mengandalkan rice cooker ataupun magic com untuk membuat resep variasi dari nasi yang satu ini. Soal bahan-bahannya sendiri, bahan untuk resep nasi daun jeruk sangat sederhana dan mudah didapatkan! 

Berikut ini adalah langkah-langkah membuat resep nasi daun jeruk. Anda bisa ketagihan menjadi resep ini sebagai menu sarapan atau waktu makan lainnya karena cara membuatnya yang gampang, seperti di bawah ini. 

Siapkan Bahan-bahan 

Sudah dibilang bahwa bahan untuk membuat resep nasi daun jeruk tidaklah sulit. Tentu saja dalam hal ini, beras putih adalah kunci utamanya. Untuk membuat satu takaran nasi daun jeruk, setidaknya Anda memerlukan 600 mililiter beras putih. Namun selain itu, siapkan pula bahan-bahan lain di bawah ini. 

  • 1 liter santan murni;
  • 30 lembar  daun jeruk; 
  • 3—4 lembar daun salam;
  • 2 batang serai;
  • 7 siung bawang putih;
  • 4—5 buah cabe merah keriting;
  • 1 batang daun bawang ;
  • Garam secukupnya;
  • Gula secukupnya. 

Cuci Beras 

Terlebih dahulu cuci beras yang sudah Anda siapkan. Tidak perlu mencuci terlalu banyak, cukup 3—4 kali bilasan guna memastikan beras bersih, namun juga tidak terlalu banyak menghilangkan nutrisi di dalamnya. Jangan lupa sedikit remas-remas beras ketika proses pencucian untuk menghasilkan nasi yang lebih pulen. 

Campurkan Daun-daun 

Remas-remas sekitar 10 daun jeruk yang sudah Anda siapkan untuk ikut dimasak bersama beras dalam rice cooker. Jangan lupa pula masukkan daun salam dan serai. Daun-daun inilah yang akan memperkaya rasa nasi daun jeruk Anda nantinya. 

Iris Tipis Daun Jeruk yang Tersisa 

Anda mungkin sedikit bingung, mengapa daun jeruk yang diremas dan langsung digabungkan dalam rice cokker hanya sekitar 10 lembar. Padahal pada resep nasi daun jeruk, dianjurkan memakai sekitar 30 lembar daun jeruk. Ini karena sisa daun jeruk yang lain sebaiknya Anda iris guna membuat tekstur daun jeruk lebih terasa ketika Anda santap. Ketika mengirisnya, jangan lupa untuk melepaskan terlebih dahulu bagian tulang tengah daun jeruk. Iris dengan sangat tipis-tipis agar mudah dimakan bersama nasi nantinya. 

Tumis Beberapa Bahan 

Supaya rasa resep nasi semakin kuat dan gurih, sebaiknya tumis beberapa bahan dengan sedikit minyak atau mentega. Bahan-bahan yang sebaiknya ditumis, antara lain sisa daun jeruk yang sudah diiris, daun bawang yang sudah diiris pula, bawang, juga campuran garam dan gula secukupnya. Tumis sampai wangi bahan-bahan tersebut keluar, lalu masukkan pula ke dalam rice cooker yang sudah berisi beras dengan daun-daunan yang tidak ditumis. 

Masukkan Santan 

Kini saatnya memasukkan santai yang sudah Anda siapkan ke rese nasi daun jeruk dalam rice cooker yang sudah hampir lengkap tersebut. Sebenarnya, Anda juga bisa melewatkan bahan santan ini dengan alasan kesehatan. Namun sebagai imbasnya, rasa nasi daun jeruk Anda akan kurang gurih. Untuk menyiasatinya, Anda bisa menambahkan mentega dan kaldu jamur. 

Aduk Rata 

Jangan sampai menyesal melihat hasil resep nasi daun jeruk Anda yang hanya berasa di bagian atas. Ini terjadi apabila Anda lupa mengaduk semua bahan sebelum proses pemasakan. Jadi ketika semua bahan sudah masuk rice cooker, aduk sampai merata terlebih dahulu. 

Masak Sambil Buka Sesekali 

Langkah terakhir, Anda hanya tinggi menekan tombol on untuk memulai proses pemasakan di rice cooker. Khusus untuk resep nasi daun jeruk, bukalah rice cooker beberapa kali untuk mengaduk nasi kembali supaya rasa semua bumbu lebih meresap. 

Resep nasi daun jeruk Anda sudah jadi dan siap untuk dihidangkan. Lengkapi dengan lauk kesukaan Anda guna membuatnya semakin terasa lezat dan bergizi.

Uncategorized

Temukan Manfaat Tak Terduga dari Ginseng Merah Korea

Ginseng merah Korea biasanya tumbuh di Korea, Siberia Timur dan Cina timur laut. Orang menggunakan akarnya untuk membuat obat. Ginseng merah Korea diminum untuk meningkatkan daya pikir, daya ingat, penyakit alzheimer, konsentrasi, efisiensi kerja, mencegah kerusakan otot akibat olahraga, stamina fisik dan daya tahan atletik.

Beberapa orang menggunakan ginseng merah Korea untuk membantu mereka mengatasi stres dan sebagai tonik umum untuk meningkatkan kesejahteraan atau sering disebut sebagai “adaptogen”.

Ginseng merah Korea sangat umum digunakan untuk depresi, kelelahan atau sindrom kelelahan kronis (CFS), multiple sclerosis, mengatasi kecemasan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan melawan infeksi pada bagian organ paru-paru yang disebut cystic fibrosis. Penyakit ini disebabkan oleh penyebaran bakteri bernama Pseudomonas.

Beberapa orang menggunakan ginseng merah Korea untuk mengobati kanker payudara, kanker hati, mencegah kanker ovarium, kanker kulit dan kanker paru-paru. Kegunaan lain termasuk pengobatan flu babi, anemia, bronkitis kronis, radang selaput perut (gastritis), prediabetes dan diabetes, mabuk, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), demam, HIV/AIDS, disfungsi seksual pada pria dan masalah kesuburan.

Ginseng merah Korea juga digunakan untuk gangguan pendarahan, kehilangan nafsu makan, masalah tidur (insomnia), muntah, masalah usus, bau mulut , nyeri saraf, nyeri sendi, fibromyalgia, pusing, sakit kepala, batu empedu, kejang-kejang, gangguan kehamilan dan persalinan, gangguan pendengaran,, hot flashes karena menopause, pilek dan flu, gagal jantung, kualitas hidup, kulit keriput, tekanan darah tinggi dan memperlambat proses penuaan.

Beberapa pria menggunakan ginseng merah Korea ke kulit penis sebagai bagian dari produk multi-bahan untuk mengobati orgasme dini (ejakulasi dini). Dalam pembuatannya, ginseng merah Korea digunakan untuk membuat sabun, kosmetik, dan sebagai penyedap dalam minuman.

Bagaimana cara kerjanya?

Ginseng merah Korea mengandung banyak zat aktif bernama panaxosides atau ginsenosides. Ginseng merah Korea sering disebut sebagai obat kesehatan umum, karena mempengaruhi banyak sistem tubuh. 

Penyakit alzheimer

Bukti menunjukkan bahwa mengkonsumsi akar ginseng merah Korea setiap hari selama 12 minggu dapat meningkatkan kinerja mental pada orang dengan penyakit Alzheimer.

Penyakit paru-paru 

Kondisi ini disebut penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Mengonsumsi ginseng merah Korea sangat efektif meningkatkan fungsi paru-paru dan beberapa gejala COPD.

Fungsi mental 

Mengonsumsi ginseng merah Korea dapat meningkatkan keterampilan aritmatika mental yang tetap sehat. Ginseng merah Korea tidak meningkatkan daya ingat, tetapi ada beberapa bukti bahwa kombinasi ginseng merah Korea dan ekstrak daun ginkgo dapat meningkatkan daya ingat pada orang sehat berusia antara 38 dan 66 tahun.

Flu 

Tanaman ini juga dapat mengurangi risiko terkena pilek atau flu. Namun, mengonsumsi ginseng merah Korea tampaknya tidak mengurangi gejala flu atau lamanya penyakit.

Kelelahan terkait multiple sclerosis

Minum ginseng merah Korea setiap hari selama 3 bulan mengurangi perasaan lelah dan meningkatkan kualitas hidup pada wanita dengan MS.

Disfungsi ereksi (DE)

Ginseng merah Korea juga dikenal mampu meningkatkan fungsi seksual pada pria dengan disfungsi ereksi. Mengonsumsi ginseng merah Korea, satu jam sebelum hubungan seksual dan mencuci segera sebelum hubungan seksual tampaknya membantu mencegah ejakulasi dini. Selain itu, bagi wanita, ginseng merah Korea mampu meningkatkan gairah dan kepuasan seksual pada wanita pascamenopause.

Uncategorized

Penyebab Bisul dan Cara Tepat Atasinya

Pernah mengalami benjolan merah pada kulit yang berisi nanah dan nyeri saat tak sengaja disentuh? Itu tandanya Anda mengalami bisul. Gejala awalnya  ditandai dengan munculnya kemerahan pada area kulit, kemudian perlahan ia akan naik ke permukaan dan membuat benjolan. Setelah empat hingga tujuh hari, benjolan tersebut mulai berubah warna menjadi putih dan terisi oleh nanah yang menyebabkan nyeri dan sakit pada permukaan bisul jika tak sengaja tersentuh. 

Lalu apa sebenarnya penyebab bisul?

Bisul umumnya disebabkan oleh bakteri bernama stafilokokus aureus. Bakteri ini bisa masuk kedalam tubuh melalui luka goresan atau menjalar di kulit yang ditumbuhi rambut hingga masuk ke folikel. Disamping itu, masih ada banyak faktor yang juga bisa menyebabkan bisul terjadi. Beberapa diantaranya adalah:

  • Tidak menjaga kebersihan tubuh dengan baik
  • Tertular langsung oleh penderita bisul lainnya akibat menggunakan barang bersamaan
  • Kondisi medis tertentu seperti diabetes, HIV, atau autoimun.
  • Sedang menjalankan menjalankan perawatan kemoterapi
  • Nutrisi yang buruk pada tubuh
  • Terpapar senyawa kimia yang menyebabkan iritasi pada kulit

Cara tepat atasi bisul

  • Mengompres bisul dengan air hangat 

Mengompres bisul dengan air hangat membantu mengurangi rasa nyeri yang terjadi serta membantu nanah untuk dapat naik ke permukaan. Caranya, cukup rendam handuk atau kain bersih kedalam air hangat suam-suam kuku. Setelahnya peras hingga kering dan diletakkan handuk perlahan diatas benjolan selama 5-10 menit. Anda bisa melakukannya beberapa kali dalam sehari sesuai kebutuhan.

  • Rajin mencuci tangan

Agar bisul tidak tumbuh di area tubuh yang lain, penting untuk selalu memperhatikan kebersihan tangan. Gunakan sabun antibakteri sebelum dan sesudah memegang atau mengobati bisul agar bakterinya tidak berpindah.

  • Jangan memencet bisul

Memencet bisul hanya akan membuat bakterinya menyebar ke bagian kulit lainnya. Bisul yang dipecahkan dengan sengaja juga beresiko terkena infeksi dan jadi lebih susah perawatannya. Untuk itu, hentikan kebiasaan memencet bisul dan biarkan bisul pecah dengan sendirinya.

  • Oleskan salep khusus bisul

Selanjutnya, Anda bisa menggunakan salep bisul jika diperlukan. Jika ingin mengoleskannya pada bisul yang sudah terlanjur pecah, pastikan untuk membersihkannya terlebih dahulu baru mengoleskan salep bisul secara perlahan menggunakan cotton bud.

  • Gunakan obat herbal membantu meredakan gejala

Penggunaan obat herbal bisa Anda gunakan untuk meredakan sekaligus meringankan keluhan bisul yang terjadi. Salah satu obat herbal yang dapat Anda gunakan adalah Obat Kapsida. Di dalam obat ini terkandung ekstrak alami ketumbar dan sambiloto yang bekerja dengan meringankan, mengobati, dan mengurangi rasa nyeri pada permukaan kulit akibat bisul. Kandungannya obat kapsida juga mampu meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan sehingga bisul pada permukaan kulit bisa dapat lebih cepat membaik. Untuk menggunakannya, gunakan Obat Kapsida 2 kapsul sebanyak 3 kali/hari atau disesuaikan dengan anjuran dan saran oleh dokter. 

Itulah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi keluhan bisul secara mandiri dirumah. Meskipun bisul bukan penyakit serius yang memerlukan perawatan khusus tertentu, merawatnya dengan cara yang tepat dapat mempercepat proses penyembuhan bisul. 

Namun jika keluhan yang Anda alami tak juga membaik setelah penggunaan obat atau bahkan bisul semakin membesar, segera periksakan gejalanya pada dokter agar dapat diperiksa dan mendapat perawatan lebih lanjut. 

Uncategorized

Sering Sakit Kepala? Waspada Gejala dan Penyebab Astrocytoma

Astrocytoma adalah tumor yang ditemukan di sistem saraf pusat (SSP) dan tumbuh dari sel astrosit berbentuk seperti bintang. Astrosit adalah sel glial (jenis sel yang menyediakan jaringan pendukung di otak).

Presentasi klinis astrocytoma lebih bergantung pada lokasinya di dalam otak, daripada karakteristik biologisnya. Ada daerah otak yang dapat menampung tumor yang sangat besar sebelum menjadi gejala, misalnya, daerah di dahi, sementara ada lokasi lain di mana bahkan tumor kecil dapat menyebabkan masalah sejak dini, seperti kelemahan anggota badan atau kesulitan berbicara. 

Umumnya, astrositoma tingkat rendah cenderung berukuran lebih besar sebelum menjadi gejala, dibandingkan dengan astrositoma tingkat tinggi yang lebih agresif. Kondisi ini disebabkan karena tumor tingkat rendah cenderung menggantikan otak daripada menghancurkannya, dan juga karena tumor tersebut terkait dengan pembengkakan otak yang lebih sedikit daripada tumor ganas.

Gejala umum astrocytoma adalah sebagai berikut:

– Sakit kepala terus menerus

– Sakit kepala yang memburuk di pagi hari atau menyebabkan terbangun dari tidur (tanda peningkatan tekanan intrakranial)

– Penglihatan ganda atau kabur

– Masalah bicara

– Kemampuan kognitif menurun

– Pegangan atau kelemahan anggota badan

– Kejang 

Pencitraan diagnostik

MRI konvensional

Magnetic resonance imaging (MRI) adalah studi pencitraan paling penting untuk astrocytoma. Biasanya, gambar diperoleh baik sebelum dan sesudah pemberian kontras IV. Sebagai aturan praktis, jika tumor mengambil kontras (yaitu menjadi terang pada gambar), itu merupakan indikasi astrositoma tingkat yang lebih tinggi. Urutan pencitraan lainnya memberikan petunjuk tentang selularitas tumor, pembengkakan otak dan infiltrasi otak.

MRI berbobot T1 aksial setelah pemberian gadolinium IV:

Tumor tingkat rendah biasanya tidak mengambil kontras (panel kiri), sedangkan tumor tingkat 4 menunjukkan peningkatan kontras yang kuat dan sering terjadi nekrosis sentral (panel kanan).

Spektroskopi MRI (MRS)

Ini adalah alat pencitraan, berdasarkan MRI, yang memberikan informasi tentang komposisi kimia tumor, dan bekerja berdasarkan fakta bahwa bahan kimia tertentu berlimpah di otak normal (misalnya, NAA), sementara yang lain berlimpah di tumor (misalnya, kolin). Output dari modalitas pencitraan ini adalah diagram yang menunjukkan jumlah masing-masing bahan kimia di area otak yang dianalisis. 

Jika jumlah NAA lebih dari kolin, itu menunjukkan otak normal (lihat di bawah). Kebalikannya menimbulkan kecurigaan tumor. Teknik ini dapat dianggap sebagai pengambilan sampel jaringan non-invasif, meskipun tidak seakurat atau definitif seperti biopsi standar.

Fungsional MRI (fMRI)

fMRI adalah teknik yang berguna untuk memvisualisasikan secara real time bagian otak mana yang menjadi aktif ketika pasien diminta untuk melakukan tugas tertentu (misalnya berbicara, atau menggerakkan satu tangan atau kaki). Ini adalah dasar untuk menentukan daerah otak yang jika rusak akan menyebabkan masalah pada pasien. 

Otak yang diaktifkan ditampilkan sebagai sinyal kuning/merah (lihat gambar di bawah) yang ditumpangkan ke MRI standar. Untuk tumor yang terlokalisasi di dekat area kritis (pusat bicara, korteks motorik atau korteks visual) fMRI memberikan tambahan penting, terutama dalam hal perencanaan bedah.

fMRI dengan pencitraan BOLD selama penamaan objek. Sinyal BOLD kuning/merah menampilkan aktivasi yang signifikan di wilayah temporo-parietal kiri, di area anatomi yang diharapkan untuk produksi bahasa, dan di dekat lokasi glioblastoma.

Operasi

Pembedahan adalah langkah pertama untuk pengobatan astrocytoma, karena memberikan dua manfaat penting. Pertama, mendapatkan jaringan tumor untuk menegakkan diagnosis. Kedua, ia menawarkan kemungkinan untuk mengangkat tumor sebanyak mungkin secara aman untuk mengurangi efek massa, mengurangi pembengkakan dan memfasilitasi respons terhadap terapi adjuvant, bila diindikasikan. 

Keputusan apakah akan melakukan biopsi sederhana atau reseksi penuh tergantung pada beberapa faktor, tetapi terutama pada kondisi klinis dan medis pasien, serta perkiraan tingkat resektabilitas tumor astrocytoma.

Uncategorized

Obat Penyakit Angioedema, Perawatan Rumahan serta Pencegahannya

Angioedema adalah sebuah kondisi pembengkakan di bawah kulit seperti dermis bawah, subkutan, mukosa, sub kumosa yang disebabkan oleh penumpukan cairan. pembengkakan bisa disertai dengangatal, kemerahan, serta rasa sengatan atau nyeri. Di bagian tubuh tertentu bisa mengakibatkna sakit perut dan kesulitan bernafas.

Area paling umum yang dipengaruhi oleh angioedema adalah bibir dan sekitar mata, tapi tidak menutup kemungkinan di tenggorokan, tangan, kaki, alat kelamin hingga ke usus. Angioedema cukup parah dan serius dan telah dilaporkan beberapa kasus kematian disebabkan karnanya. 

Oleh karenanya, pengobatan dan pencegahan penting untuk dilakukan. Berikut beberapa langkah pengobatan dan pencegahan angioedema.

Mendiagnosa angioedema

Untuk mendiagnosis angioedema ada sejumlah pemeriksaan yang biasa dilakukan dokter. Hal utamanya mengetahui dengan pasti apa penyebabnya. Mengutip dari NHS, pemeriksaan itu dapat berupa:

  • Pemeriksaan gejala dan riwayat medis

Pertama dokter Anda mungkin akan mengajukan pertanyaan seputar gejala dan riwayat kesehatan Anda. Pertanyaan dapat meliputi apakah ada reaksi alergi sebelumnya atau mengalami biduran, apakah Anda mengonsumsi obat tertentu, apakah Anda baru saja terpapar sesuatu atau menelan sesuatu.

Anda juga mungkin ditanyakan mengenai riwayat kesehatan atau medis, apakah memiliki kelainan genetik yang diturunkan, atau apakah keluarga Anda memiliki kondisi angioedema juga.

  • Tes alergi

Tes alergi akan dilakukan bila dokter menemukan kemungkinan alergi. Tes ini berupa tes tusuk kulit, yaitu kulit akan ditusuk dengan sejumlah kecil alergen yang dicurigai untuk melihat apakah ada reaksi. Dilanjutkan dengan pengambilan sampel darah atau tes darah untuk diuji guna menentukan apakah ada reaksi sistem kekebalan tubuh untuk alergen yang dicurigai.

  • Tes darah

Jika dokter menemukan kemungkinan adanya kesalahan genetik yang Anda warisi dari orang tua Anda, tes darah mungkin akan dirujuk dokter untuk dilakukan. Tes darah akan memeriksa tingkat zat inhibitor esterase C1 dalam darah Anda. Zat tersebut berperan penting dalam mengatur sistem kekebalan tubuh.

Apabila tingkat penghambat esterase C1 yang sangat rendah, ini menunjukkan bahwa Anda memiliki masalah bawaan yang memengaruhi banyaknya jumlah zat yang dapat diproduksi oleh tubuh Anda.

Obat untuk angioedema

Pengobatan angioedema akan disesuaikan dengan penyebabnya yang telah didiagnosis. Melansir dari Healthline, orang dengan gejala ringan angioedema mungkin tidak memerlukan pengobatan, sebaliknya untuk mereka yang memiliki gejala sedang atau berat mungkin memerlukan obat-obatan tertentu untuk membantu meredakan pembengkakan yang hebat.

Obat yang umum diresepkan untuk angioedema adalah:

  • Epinefrin untuk angioedema yang disebabkan reaksi alergi akut
  • Antihistamin, seperti loratadine dan cetirizine, untuk angioedema alergi dan idiopatik 
  • Glukokortikosteroid, seperti prednison atau solu-medrol, untuk mengobati angioedema alergi akut

Sedangkan pengobatan untuk angioedema tipe herediter, meliputi:

  • Inhibitor esterase C1 manusia yang dimurnikan
  • Ecallantide
  • Icatibant

Perawatan rumah dan pencegahan angioedema

Selain dengan obat-obatan, perawatan rumahan angioedema juga bisa dilakukan untuk mengurangi gejala. Hal yang bisa Anda lakukan untuk pengobatan rumahan angioedema, antara lain:

  • Gunakan kompres dingin dan berendam untuk membantu menenangkan kulit, mencegah goresan, dan meredakan nyeri
  • Kenakan pakaian katun longgar untuk menghindari iritasi kulit lebih lanjut

Tentu Anda ingin terhindari dari angioedema, hal-hal berikut ini juga bisa Anda hindari untuk mengurangi risiko Anda terkena angioedema.

  • Hindari pemicu yang Anda ketahui akan memicu gatal-gatal atau reaksi alergi Anda, entah ini makanan atau minuman, binatang, atau obat
  • Mandi dan ganti baju secara teratur, telebih jika Anda baru saja terkena serbuk sari atau setelah bermain dengan hewan
  • Hindari obat-obatan, herbal, atau suplemen yang tidak diresepkan oleh dokter karena bisa menjadi salah satu penyebabnya
  • Buatlah buku harian atau jurnal untuk melacak hal apa, gejala apa, dan situasi apa yang ditimbulkan setelahnya. ini dilakukan bila Anda tidak tahu apa yang menyebabkan angioedema Anda muncul

Angioedema disebut juga biduran raksasa karena sering terjadi bersamaan dengan biduran. Ini bisa menimbulkan bengkak yang terutama di bibir, sekitar mata, bahkan hingga ke alat kelamin dan usus. Jika Anda tahu ada alergi yang Anda miliki, menghindarinya merupakan hal utama dalam mencegah angioedema.

Pengobatan angioedema sendiri tidak diperlukan dalam kasus ringan, karena dapat hilang sendirinya. Tapi dalam kasus parah, beberapa obat-obatan akan diresepkan oleh dokter sesuai dengan penyebab yang menimbulkannya. Jika terjadi gejala serius, segeralah periksakan ke dokter. Anda juga bisa menemukan lebih banyak informasi mengenai angioedema di website dan aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda bisa berdiskusi langsung dengan dokter melalui chat di aplikasi SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Uncategorized

Mengenal Tipe-tipe Radang Sendi (Arthritis) Pada Tubuh

Tak hanya di saluran pencernaan dan pernafasan, peradangan juga bisa terjadi di otot dan sendi. Radang di sendi atau radang sendi disebut juga arthritis. Penyakit ini merupakan penyakit umum yang bisa menyerang orang dewasa maupun anak-anak. 

Radang sendi bisa mempengaruhi satu atau beberapa sendi. Gejalanya bisa berkembang dari waktu ke waktu atau secara tiba-tiba. Mereka yang lebih sering menderita penyakit ini adalah wanita dan orang yang kelebihan berat badan.

Tercatat ada lebih dari 100 jenis radang sendi, yang penyebab serta metode pengobatannya berbeda. Jenis yang paling umumnya adalah osteoartritis dan rheumatoid artritis. Berikut tipe-tipe dari radang sendi (arthritis).

  1. Osteoartritis

Osteoarthritis merupakan tipe yang paling umum, bahkan menurut NHS, jenis ini di Inggris mempengaruhi hampir 9 juta orang. Tipe radang sendi satu ini berkembang pada orang di pertengahan umur 40 atau yang lebih tua. Mereka yang wanita dan orang dengan riwayat keluarga osteoartritis memiliki risiko lebih tinggi untuk menderitanya.

Meski demikian, radang sendi osteoartritis bisa terjadi pada usia berapa pun sebagai akibat dari cedera atau kondisi terkait sendi lainnya, seperti asam urat. Osteoarthritis bermula dengan mempengaruhi lapisan tulang rawan halus sendi, yang membuat gerakan menjadi lebih sulit dari biasanya, serta timbul rasa sakit dan kekakuan.

Lapisan tulang rawan yang mulai kasar dan menipis, membuat tendon dan ligamen harus bekerja lebih keras. Setelahnya terjadilah pembengkakan dan pembentukan taji tulang yang disebut osteofit. Tulang rawan yang semakin hilang parah akan menyebabkan gesekan antar tulang, mengubah bentuk sendi serta memaksa tulang keluar dari posisi normalnya.

Sendi-sendi yang paling sering terkena adalah di tangan, tulang belakang, lutut dan pinggul.

  1. Artritis reumatoid

Radang sendi artritis reumatoid sering dimulai di usia antara 40 dan 50 tahun dan lagi-lagi lebih mungkin terjadi pada wanita. Dalam radang sendi (arthritis) satu ini, sistem kekebalan tubuh akan menargetkan atau menyerang persendian, sehingga menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan. 

Tempat pertama yang terkena adalah penutup luar sendi yang disebut juga sinovium lalu menyebar ke seluruh sendi. Akhirnya akan menyebabkan pembengkakan dan perubahan bentuk sendi, hingga menyebabkan tulang dan tulang rawan rusak. Masalah dengan jaringan dan organ lain dalam tubuh bisa berkembang karena rheumatoid arthritis.

  1. Ankylosing spondylitis

Radang sendi tipe ini merupakan kondisi peradangan jangka panjang dan terutama mempengaruhi tulang, otot, dan ligamen tulang belakang. Penyakit inilah yang menyebabkan kekakuan dan persendian yang menyatu, serta masalah lain mencakup pembengkakan tendon, mata, dan persendian besar.

  1. Fibromyalgia 

Tipe ini memiliki kondisi yang menyebabkan nyeri pada otot, ligamen, dan tendon di seluruh tubuh. bahkan masalah tidur, kelelahan, dan tekanan emosional dan mental seringkali mengikuti sebagai gejala dari fibromyalgia.

Gejalanya sering dimulai setelah suatu peristiwa, baik itu karena trauma fisik, pembedahan, infeksi atau stres psikologis yang signifikan. Gejalanya dapat diringankan dengan obat-obatan dan strategi manajemen diri.

  1. Lupus

Lupus merupakan penyakit yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ tubuh itu sendiri yang sering disebut dengan penyakit autoimun. Lupus bisa menyebabkan peradangan yang mempengaruhi banyak sistem tubuh ,termasuk persendian. Pada sendi, ini akan menyebabkan nyeri, kaku dan bengkak.

  1. Gout (Asam urat/Encok)

Gout adalah sejenis radang sendi yang disebabkan oleh terlalu banyak asam urat dalam tubuh atau terjadinya penumpukan kristal asam urat pada persendian. Asam urat biasanya mempengaruhi satu sendi pada satu waktu dan seringkali terjadi di sendi jempol kaki. Penyakit ini menyebabkan rasa sakit yang hebat, kemerahan hingga bengkak.

Saat gejala memburuk, mereka menyebutnya dengan flare, dan sebaliknya, saat tidak ada gejala disebut dengan remisi. Artritis gout atau bentuk dari radang sendi (artritis) yang memburuk, bisa terjadi dari serangan asam urat yang berulang.

  1. Arthritis psoriatik 

Artritis psoriatik merupakan salah satu bentuk radang sendi yang mempengaruhi beberapa orang yang menderita psoriasis. Psoriasis sendiri adalah suatu kondisi yang menampilkan bercak merah pada kulit dengan sisik keperakan. Kebanyakan orang mengalami psoriasis terlebih dahulu yang kemudian berkembang menjadi radang sendi psoriatik. 

Tapi masalah sendi ini juga bisa dimulai sebelum bercak kulit muncul. Gejala utamanya adalah nyeri sendi, kekakuan dan pembengkakan adalah tanda dan gejala utama dari psoriatic arthritis. Ini akan semakin buruk bila tidak segera ditangani.

  1. Artritis enteropatik 

Artritis enteropatik adalah radang sendi kronis yang terkait dengan penyakit radang usus, dengan jenis utama, kolitis ulserativa dan penyakit Crohn . kembali mengutip dari NHS, dapat dikatakan sekitar 1 dari 5 orang yang memiliki penyakit Crohn atau kolitis ulserativa akan mengalami artritis enteropatik. Sendi atau bagian yang sering terkena peradangan adalah sendi perifer atau tungkai dan tulang belakang.

  1. Arthritis reaktif 

Artritis reaktif merupakan nyeri sendi dan pembengkakan yang dipicu oleh infeksi di bagian tubuh lain di mana paling sering terjadi di usus, alat kelamin, atau saluran kemih dan yang paling jarang infeksi tenggorokan. Selain sendi, mata, kulit dan uretra juga bisa terpengaruh karena perasangan ini.

Artritis reaktif biasanya menargetkan lutut & sendi pergelangan kaki serta kaki Anda. Penyakit ini tidak umum dan bagi kebanyakan orang, tanda dan gejala bisa datang dan pergi, hingga akhirnya menghilang dalam waktu 12 bulan.

Radang sendi (arthritis) bisa mempengaruhi berbagai sendi di tubuh baik satu maupun beberapa. Ini juga disebabkan oleh banyak hal sehingga tipe-tipenya pun sangat banyak. Terdapat lebih dari 100 tipe yang juga terkait dengan kondisi tubuh tertentu, seperti autoimun, cedera, atau peradangan pada bagian tubuh lain.

Jika Anda memiliki banyak pertanyaan terkait radang sendi (arthritis) dan butuh informasi lebih banyak, Anda bisa mengunjungi website SehatQ atau melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda bisa chat langsung dengan dokter melalui aplikasi ini. Download sekarang aplikasinya di App Store atau Play Store.

Uncategorized

Penyebab Sendi Sering Kaku

Semakin bertambahnya usia seseorang, sendi kaku sering kali jadi masalah yang kerap dijumpai. Sendi bisa terjadi kapan saja. Bisa saat bangun tidur, sehabis berbaring selama beberapa jam, atau terjadi saat sedang melakukan aktifitas. Kondisi ini jelas sangat mengganggu penderita terlebih jika sakit yang dirasakan akibat sendi kaku terus menerus intens dan bertambah.

Lalu apa sebenarnya penyebab sendi sering kaku?

Sebenarnya tidak semua keluhan sendi kaku disebabkan oleh faktor usia. Ada banyak faktor lain yang akhirnya bisa menyebabkan hal ini terjadi, salah satunya adalah kondisi kesehatan seperti radang sendi, bursitis, hingga penyakit lainnya. 

1. Rheumatoid arthritis (RA)

Penyebab paling umum sendi kaku serta nyeri yang terjadi pada sendi adalah Rheumatoid arthritis. Kondisi ini termasuk salah satu gangguan inflamasi kronis yang selain dapat menyerang sendi ia juga mampu menyerang sistem kekebalan tubuh. Gejala yang muncul akibat Rheumatoid arthritis:

  • nyeri dan kaku di bagian sendi tertentu
  • muncul bengkak dan kemerahan
  • terkadang diikuti dengan demam

Jika dibiarkan, kaku dan nyeri pada sendi yang diakibatkan oleh  Rheumatoid arthritis bisa berkembang menjadi deformitas sendi dan erosi tulang.

2. Osteoarthritis (OA)

Kondisi Osteoarthritis atau yang kerap disebut dengan artritis degeneratif ini merupakan kondisi peradangan kronis yang terjadi pada sendi akibat kerusakan di tulang rawan. Osteoarthritis bisa menyerang bagian sendi mana saja, namun terdapat beberapa bagian sendi yang paling sering terkena osteoartritis, yaitu:

– lutut

– pinggul

– leher

– jari tangan 

– punggung

Diawal keluhan, kondisi osteoarthritis mengakibatkan nyeri dan kaku pada sendi, pembengkakan pada sendi, dan terkadang terdapat suara seperti sendi bergerak saat digerakkan. Saat kondisinya semakin memburuk dan akut, rasa nyeri dan kaku dapat semakin bertambah sehingga  menyebabkan rasa sakit yang luar biasa pada sendi.

3. Bursitis 

Bursitis terjadi akibat meradangnya cairan dan benjolan disekitar sendi yang akhirnya menyebabkan kekakuan dan nyeri pada sendi. Bursitis mampu mempengaruhi setiap sendi, namun bagian sendi yang dinilai paling terkena bursitis adalah siku, bahu, panggul, lutut, serta pergelangan kaki.

Kondisi kaku dan nyeri sendi akibat bursitis ini akan mengakibatkan penderita menjadi sulit untuk menggerakkan bagian tubuhnya  akibat rasa nyeri yang diderita

4. Asam urat

Asam urat seringkali menyebabkan penderitanya mengalami kekakuan dan nyeri pada sendi secara tiba-tiba. Kondisi ini sebenarnya merupakan salah satu jenis radang sendi. Pria dinilai berpotensi lebih besar terkena radang sendi jenis ini dibandingkan dengan wanita, terlebih saat sudah memasuki usia menopause. beberapa ciri asam urat:

– nyeri dan kaku pada sendi yang tak tertahankan

– bengkak dan memerah

– muncul sensasi panas

5. Lupus 

Lupus merupakan penyakit yang menyerang imun. Kondisi ini menyebabkan penderita lupus akan menyerang dirinya sendiri termasuk organ serta jaringan pada tubuh. Saat seseorang terkena lupus, kaku dan nyeri pada sendi pun tak bisa dihindari. Tak hanya itu, sendi bengkak juga kerap terjadi pada orang dengan kondisi autoimun. 

6. Kanker tulang

Orang yang mengidap kanker tulang juga bisa menunjukkan keluhan sendi kaku serta nyeri di bagian sendi. Selain sendi kaku dan nyeri, kanker tulang juga mampu mengakibatkan pembengkakan di bagian tulang. Kelainan genetik serta efek pengobatan radioterapi dinilai jadi penyebab kondisi ini terjadi. 

Pada kasus kanker tulang, pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut oleh dokter harus dilakukan untuk meminimalisir resiko yang terjadi akibat kanker.

Cara meredakan sendi kaku

Untuk meredakannya, Anda harus tahu terlebih dahulu apa sebenarnya penyebab sendi kaku. Kemudian, perawatan dapat disesuaikan oleh penyebab yang terjadi. Untuk membantu meredakan keluhan sendi kaku,  Anda dapat mengikuti beberapa langkah berikut:

Kompres air panas

Suhu panas dinilai berpengaruh baik untuk membantu merilekskan sendi. Anda bisa mengkompres bagian sendi yang mengalami keluhan selama 15-20 menit menggunakan kompresan air hangat. Selain mengompres menggunakan air hangat, bantal pemanas atau botol berisi air hangat juga bisa dijadikan pilihan untuk meredakan sendi kaku serta nyeri pada sendi.

Latihan fisik

Melatih fisik dapat meningkatkan kemampuan sendi sehingga mampu mengurangi resiko kaku pada sendi. Jika Anda bingung bagaimana cara melatih fisik agar terhindar dari masalah sendi, Anda bisa mengkonsultasikannya pada dokter atau ahli terapi fisik. Olahraga ringan seperti peregangan secara rutin dinilai sangat baik untuk melatih fisik.

Gunakan obat khusus sendi

Agar terus terhindar dari masalah sendi yang dapat menyerang kapan saja, Anda bisa menggunakan obat khusus sendi. Salah satu obat khusus sendi yang dapat Anda gunakan adalah Viostin kaplet. Viostin mampu memelihara kesehatan sendi, membantu mengatasi rasa kaku serta nyeri pada sendi, mencegah pengapuran sendi, membantu menutrisi tulang rawan, serta meminimalisir peradangan yang terjadi pada sendi. Cukup gunakan Viostin kaplet 1 kali/hari untuk terus menjaga kesehatan sendi Anda dan keluarga.

Uncategorized

Cara Mencegah Varises dengan Mudah dan Tepat

Cara M=mencegah varises di lutut

Varises dapat terjadi karena adanya pembengkakan pada pembuluh vena dan sering kali memicu rasa nyeri pada penderitanya. Ketika Anda mengalami varises maka salah satu tandanya adalah munculnya pembuluh darah yang begitu menonjol pada kaki. Namun jangan berkecil hati ketika Anda mengalami penyakit ini, karena Anda masih bisa menutupinya dengan stoking kompresi untuk varises.

Untuk mencegah varises datang, Anda bisa melakukan cara-cara berikut ini.

1. Mengurangi Asupan Kafein dan Alkohol

Untuk mencegah terjadinya varises, Anda dianjurkan untuk mengurangi asupan kafein serta alcohol. Selain itu Anda juga harus memperbanyak konsumsi sayuran dan makanan yang kaya akan serat. Bukan hanya itu, makanan yang tinggi dengan zat kalium juga ampuh untuk mencegah datangnya penyakit varises. Makanan dengan zat kalium yang tinggi, misalnya adalah kentang, Almond, ikan salmon, tuna, dan kacang-kacangan.

2. Olahraga Secara Rutin

Olahraga adalah cara yang efektif untuk mencegah datangnya berbagai macam penyakit, termasuk varises. Hal ini dikarenakan, olahraga bisa membantu meregangkan serta mengencangkan otot paha belakang dan betis. Dengan demikian, aliran darah yang menuju ke kaki akan menjadi lancar.

3. Hindari Pakaian yang Ketat dan Sepatu Hak Tinggi

Pakaian yang ketat dan sepatu hak tinggi dapat menghambat aliran darah pada tubuh Anda. oleh sebab itu, Anda disarankan untuk melonggarkan pakaian dan memilih sepatu dengan hak datar agar sirkulasi darah menjadi lancar.

4. Hindari Duduk dan Berdiri dalam Waktu yang Lama

Tahukah Anda bahwa duduk dan berdiri dalam waktu yang terlalu lama dapat menyebabkan terjadinya varises? Hal ini dikarenakan kedua posisi tersebut bisa menyebabkan sirkulasi darah  pada kaki menjadi terganggu dan tekanan pada pembuluh darah pun meningkat.

Kondisi ini bisa menyebabkan darah menggumpal dari pergelangan tangan kaki hingga pada betis dan membuatnya menjadi bengkak dan terasa pegal. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda istirahatkan kaki dengan meluruskan atau menggerak-gerakkan kaki Anda agar aliran darah menjadi lancar. Selain itu, menggunakan stoking kompresi juga dianjurkan.

Stoking kompresi untuk varises telah dirancang khusus untuk membantu mencegah perkembangan varises lebih lanjut. Bahan dari stoking ini terbilang elastis dan mudah dikenakan di area kaki.

5. Rendam kaki dengan Air Hangat

Ketika varises terjadi, maka sirkulasi darah pastinya memburuk. Apabila Anda selama seharian hanya duduk, dan berdiri maka sesekali rendamlah kaki Anda di dalam air hangat. Suhu yang panas dari air ini dapat mengurangi otot-otot yang kaku. Selain itu, resiko varises pada kaki juga akan berkurang.

6. Bergerak Lebih Aktif

Dengan bergerak secara aktif, maka akan mencegah darah Anda mengumpul pada pembuluh darah yang dapat memicu terjadinya varises. Maka dari itu, lakukan gerakan secara aktif seperti berolahraga atau jalan santai namun rutin agar sirkulasi darah tetap lancar. Ketika sedang berolahraga, otot Anda akan aktif dan berkontraksi sehingga membantu mendorong darah melewati pembuluh dan sampai ke jantung.

7. Jaga Berat Badan agar Tetap Ideal

Obesitas merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya varises. Ketika memiliki berat badan berlebih, tentunya kaki akan mendapatkan tekanan yang sangat besar. Sehingga ketika kaki tidak mampu memompa darah kembali ke jantung, maka varises akan terjadi.

Oleh sebab itu, Anda harus menjaga agar berat badan tetap ideal dengan cara membatasi konsumsi makanan yang berlemak, dan menerapkan gaya hidup sehat diselingi olahraga dan menggunakan stoking kompresi untuk varises bila diperlukan.

Uncategorized

Tes Kesehatan TNI Tahap II Meliputi Apa Saja?

Sebagai calon anggota TNI, ada serangkaian seleksi yang harus dihadapi sebelum berhasil terpilih. Salah satunya adalah melalui seleksi tes kesehatan yang itu sendiri terdiri dari dua tahapan. Jika tidak lolos dalam tahap satu akan dipastikan perjalanan Anda akan harus terhenti. 

Tahap satu sendiri terdiri dari pemeriksaan kesehatan fisik. Melaju ke tahap dua, yaitu pemeriksaan urin, darah, dan rontgen untuk melihat hasil lab dan bagian dalam tubuh. berikut ragam tes kesehatan TNI tahap II.

Tes Kesehatan TNI Tahap II

Tes kesehatan TNI meliputi apa saja?

  1. Pemeriksaan urin

Pemeriksaan urin digunakan untuk mendeteksi dan mengelola berbagai gangguan, seperti infeksi saluran kemih, penyakit ginjal, dan diabetes. Pemeriksaan urin melibatkan memeriksa penampilan, konsentrasi dan isi urin. Misalnya, infeksi saluran kemih dapat membuat urin terlihat keruh dan bukannya bening. Selain itu, pemeriksaan urin bisa melihat tanda penyakit ginjal dengan adanya peningkatan kadar protein dalam urin.

  1. Pemeriksaan darah

Tes darah atau pemeriksaan darah merupakan salah satu bagian dari analisis laboratorium untuk menemukan berbagai hal dari darah Anda. Ini bisa digunakan untuk melacak seberapa diabetes atau kolesterol tinggi Anda. Pemeriksaan darah juga digunakan untuk:

  • Mencari tahu seberapa baik organ seperti ginjal, hati, jantung, atau tiroid Anda bekerja
  • Membantu dalam mendiagnosis penyakit seperti kanker, diabetes, penyakit jantung koroner, dan HIV/AIDS, 
  • Mendiagnosis gangguan perdarahan atau pembekuan
  • Cari tahu apakah sistem kekebalan Anda mengalami masalah melawan infeksi
  • Mendiagnosis anemia, seperti anemia defisiensi besi, anemia pernisiosa, anemia aplastik, atau anemia hemolitik
  1. Rontgen 

Sinar-X atau rontgen juga dilakukan dalam tes kesehatan TNI. Tes ini membuat gambar bagian dalam tubuh Anda dan mendeteksi apakah ada kelainan dalam jantung atau paru-paru Anda. Gambar yang ditunjukkan biasanya berwarna hitam putih. Rontgen juga digunakan untuk memeriksa fraktur (patah tulang), mendeteksi pneumonia, atau bisa juga mencari kanker payudara.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Tes Kesehatan TNI

Sebelum melakukan tes kesehatan setelah pendaftaran, Anda bisa mencoba tes kesehatan atau medical check up dini untuk mengetahui status kesehatan Anda dan bila ditemukan ada beberapa masalah medis, dapat diatasi dengan segera. 

Untuk pemeriksaan urin, minumlah cairan yang banyak khususnya air putih. Usahakan tidak mengonsumsi obat, vitamin, atau minuman lainnya yang dapat mempengaruhi hasil tes urin Anda. Untuk pemeriksaan darah, juga tidak memerlukan banyak persiapan khusus. 

Anda bisa makan makanan bergizi, minum banyak cairan, dan tentu istirahat yang cukup agar bisa lolos untuk masuk ke tahap selanjutnya. Hindari begadang karna akan memengaruhi tekanan darah Anda. 

Untuk rontgen, Anda masih dapat makan dan minum seperti biasa sebelumnya. Namun, jika rontgen menggunakan zat kontras, Anda mungkin perlu untuk berhenti minum obat tertentu serta menghindari makan dan minum selama beberapa jam sebelum rontgen dilakukan agar tidak memengaruhi proses dan hasilnya.

Pastikan untuk menghirup udara bersih dan segar setiap hari sebelum melakukan tes. Berhentilah merokok, terkhusus 4 hari sebelum pemeriksaan bagi Anda yang perokok aktif. Hindari juga alkohol atau minuman bersoda lainnya. 

Calon anggota TNI diharuskan melalui tes kesehatan yang terdiri dari dua tahap. Tahap pertama akan memeriksa fisik Anda, mulai dari mata, THT, jemari, alat reproduksi, amandel, ambien, bentuk kaki dan lainnya. 

Sedangkan tes kesehatan TNI tahap dua meliputi pemeriksaan urin, darah dan rontgen. Anda harus lolos kedua tahap ini agar bisa melaju ke seleksi selanjutnya. Jika ditahap satu gagal, tahap dua pun tidak akan dilakukan. 

Begitu juga jika Anda lolos di tahap pertama namun gagal di tahap kedua, langkah Anda juga harus terhenti. Itu sebabnya, persiapkan sebaik mungkin kebugaran dan kesehatan tubuh Anda sebelum mendaftar dan menjalani tes kesehatan. 

Anda bisa memesan tes kesehatan atau medical check up untuk mengetahui lebih dini kesehatan Anda di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ, seperti yang disediakan oleh laboratorium klinik Prodia. Anda juga bisa menemukan lebih banyak informasi seputar tes kesehatan TNI atau kesehatan lainnya di aplikasi SehatQ. Download aplikasi SehatQ di App Store atau Play Store, gratis!