Bolehkah Sering Meminum Kopi Instan?

Kopi instan merupakan sebuah minuman yang cukup populer di banyak tempat di dunia. Salah satu alasan popularitas tersebut mungkin ada pada seberapa cepat, murah, dan mudah dalam membuat kopi instan, dibandingkan dengan kopi regular biasa. Anda mungkin sudah tahu bahwa meminum kopi biasa memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh. Namun, yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, apakah Anda bisa mendapatkan manfaat serupa dengan meminum kopi instan? Selain itu, apakah kopi instan lebih sehat dibandingkan dengan kopi biasa? Artikel ini akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Kopi instan adalah jenis kopi yang dibuat dari ekstrak kopi yang telah dikeringkan. Sama halnya dengan cara menyeduh kopi biasa, ekstrak kopi dibuat dengan cara menyeduh biji kopi bubuk dengan kepekatan lebih. Setelah diseduh, air dihilangkan dari ekstrak sehingga hanya akan menyisakan bubuk saja, yang kemudian akan larut apabila ditambahkan air. Ada dua cara dalam membuat kopi instan, yaitu “spray-drying” dan “freeze-drying”. Dalam metode spray-drying, ekstrak kopi disemburkan ke udara panas, yang dengan cepat akan mengeringkan droplet dan mengubahnya menjadi bubuk halus. Sementara itu, dalam metode freeze-drying, ekstrak kopi dibekukan dan dipotong-potong menjadi fragmen kecil, yang kemudian dikeringkan dalam suhu rendah pada kondisi kedap udara. Kedua metode tersebut dapat menjaga kualitas, aroma, dan rasa kopi. Cara menyiapkan kopi instan biasanya adalah dengan menambahkan 1 sendok teh bubuk kopi dan menyeduhnya dengan air panas. Kepekatan kopi dapat dengan mudah disesuaikan dengan menambahkan bubuk kopi instan.

Mengandung antioksidan dan nutrisi, namun lebih sedikit kafein

Kopi merupakan sumber antioksidan terbesar dalam diet modern. Kandungan antioksidannya yang tinggi dipercaya bertanggungjawab terhadap banyak manfaat kesehatan yang dimilikinya. Sama halnya dengan kopi biasa, kopi instan mengandung antioksidan yang kuat. Menurut sebuah studi, kopi instan mengandung antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kopi biasa akibat bagaimana kopi instan tersebut diproses. Selain itu, dalam 1 cup kopi instan mengandung 7 kalori dan sedikit potassium, magnesium, dan niacin (vitamin B3).

Kafein merupakan stimulant yang paling sering dikonsumsi di seluruh dunia, dan kopi merupakan sumber utama kafein tersebut. Akan tetapi, kopi instan memiliki sedikit kafein apabila dibandingkan dengan kopi biasa. Misalnya saja, dalam 1 cup kopi instan yang terdiri dari 1 sendok teh bubuk kopi instan hanya memiliki 30-90 mg kafein, sementara 1 cup kopi biasa mengandung 70 hingga 140 mg kafein. Mengingat sensitivitas kafein dari satu individu ke individu yang lain berbeda-beda, kopi instan dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi mereka yang perlu mengurangi asupan kafein. Kopi instan juga tersedia dalam bentuk “decaf” yang mengandung lebih sedikit kafein. Terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat menyebabkan kecemasan, gangguan tidur, gelisah, sakit perut, termor, dan detak jantung yang cepat.

Minum kopi telah dihubungkan dengan banyak manfaat kesehatan. Mengingat kopi instan mengandung antioksidan dan nutrisi yang sama dengan kopi biasa, Anda tetap bisa mendapatkan efek kesehatan yang sama. Adapun beberapa manfaat kopi instan di antaranya adalah meningkatkan fungsi otak, meningkatkan metabolisme dan membantu membakar lemak, mengurangi risiko penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson, mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2, meningkatkan kesehatan hati, meningkatkan kesehatan mental, dan membantu Anda hidup lebih lama. Penting untuk diingat bahwa klaim tersebut berasal dari studi yang bersifat pengamatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *