Faskes

Rumah Sakit Lampung, Airan Raya Berikan Pelayanan Lengkap

Rumah Sakit Lampung Selatan memiliki banyak fasilitas kesehatan. Akan tetapi, tidak semua rumah sakit memiliki layanan yang lengkap dan memadai. Salah satu Rumah Sakit Lampung yang mempunyai layanan cukup banyak adalah RS Airan Raya yang terletak di Jl. Airan Raya No.99, Way Huwi, Kec. Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Berikut ini beberapa layanan yang mereka miliki.

1. Instalasi Gawat Darurat (IGD)

Semua fasilitas yang tersedia di IGD RS Airan Raya dirancang sesuai dengan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan darurat. Melayani kasus gawat darurat medis baik kasus trauma maupun khusus non trauma, termasuk resusitasi secara optimal dan profesional, guna mencegah kematian dan kematian penderita (life saving, limb saving dan life support). Petugas di lapangan baik Dokter UGD maupun perawat UGD yang profesional dan petugas. Peralatan lengkap, serta ditunjang pelayanan penunjang melayani pasien observasi yang keberatan untuk di rawat inap atau butuh pengawasan kurang dari 6 jam.

2. Unit Perawatan Tinggi (HCU)

Perawatan HCU RS Airan Raya adalah perawatan yang dilakukan pada pasien yang mengancam kegagalan fungsi organ, berguna untuk memperbaiki dan mempertahankan hidup selanjutnya. Selama perawatan pasien dilakukan observasi langsung oleh tenaga paramedis. Pada perawatan ini pasien tidak menggunakan alat bantu nafas. Setelah diperbaiki maka pasien dari HCU dapat dipindahkan ke Ruang Rawat Inap. Ruang HCU Rumah Sakit Lampung, Airan Raya memiliki kapasitas 3 TT, dilengkapi dengan fasilitas pemantauan yang optimal seperti Patient Monitor, Syringe Pump, dan Infus Pump serta tenaga medis dan paramedis professional penyimpanan

3. Kamar operasi

Rumah Sakit Lampung, Airan Raya saat ini memiliki 3 kamar operasi yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang optimal dan sesuai standar. Selama mendapatkan pelayanan di kamar operasi, pasien akan ditangani oleh dokter spesialis yang kompeten dan berpengalaman serta tenaga perawat yang bekerja.

4. Kamar bersalin

Rumah Sakit Lampung, Airan Raya memberikan pelayanan kebidanan yang sangat baik dengan menyediakan fasilitas kamar bersalin yang nyaman, bersih dan steril, alat alat kesehatan yang sesuai standar sehingga memberikan efek psikologis positif terhadap pasien yang akan melahirkan. Selain itu pelayanan kebidan diberikan oleh tenaga bidan yang diperoleh serta dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang kompeten. Kamar bersalin terletak di lantai 3 Rumah Sakit Lampung, Airan Raya dekat dengan Instalasi Perinatologi dan ruang rawat inap ibu.

5. Perinatologi 

Rumah Sakit Lampung, Airan Raya menyediakan Pelayanan Perinatologi baik level 1 maupun level 2. Pelayanan Perinatologi Level 2 dilengkapi dengan peralatan canggih CPAP (Continous Positive Airway Pressure), Patient Monitor, Syringe Pump, Infuse Pump, dan tenaga kerja seperti di bidang Perinatologi. Pelayanan perinatologi tingkat 1 sebagian besar diberikan Bersama dengan pelayanan Rawat Gabung ibu. Selama perawatan bayi sehat akan dilakukan selama 24 jam, dan ibu akan diberikan Pendidikan kesehatan tentang cara merawat bayi pada saat di rumah.

6. Laboratorium 

Rumah Sakit Lampung, Airan Raya dilengkapi fasilitas Laboratorium dengan berbagai alat analyzer dan teknologi modern yang akurat untuk menunjang pemeriksaan yang akan dilakukan oleh seorang pasien. Manfaat dari pemeriksaan laboratorium di Rumah Sakit Airan Raya antara lain:

– Diagnosis penyakit dapat diketahui dengan cepat

– Menilai berat ringannya organ – organ tubuh yang terganggu

– Membantu memberikan saran untuk mengobati lebih lanjut pasien.

7. Radiologi 

Pelayanan X – Ray di Rumah Sakit Lampung, Airan Raya juga memiliki alat penunjang medis yang dapat membantu dokter untuk mengetahui penyakit pasien dibagian tulang yaitu X-Ray. X – Ray adalah alat dengan tingkat kecanggihan mencapai 200 MA, sehingga menghasilkan foto rontgen yang jelas.

Faskes

Proses Vaksinasi Covid-19 Di Kediri Termasuk Rumah Sakit Kediri

Pemerintah Kota Kediri mendapatkan alokasi vaksin Covid-19 untuk 3.435 orang. Dinas Kesehatan Kota Kediri telah menyiapkan sembilan Puskesmas dan enam rumah sakit Kediri sebagai tempat penyelenggaraan vaksin Covid-19. Pemkot Kediri menyiapkan sasaran vaksin untuk tahap pertama yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 14 Januari-April 2021. Jumlah sasaran yang terdata pada tahap pertama yaitu 5.320 orang terdiri dari tenaga kesehatan dan pendukung tenaga kesehatan. 

Di antara lokasi vaksinasi di Kediri akan digelar di RSUD Gambiran, RS Bhayangkara, RS Baptis, RS Muhammadiyah, RS Lirboyo dan RS DKT. Kesemuanya sudah siap baik tenaga vaksinator dan juga sarpras. 

Dalam pelaksanaannya nanti, Dinkes Kota Kediri membuat prosedur pelaksanaan vaksin dari sasaran yang terdata yaitu usia 18-59 tahun. Selanjutnya, menerima penjelasan tentang vaksin dan juga menandatangani surat persetujuan. Dalam hal waktu, bersedia mengikuti aturan dan jadwal imunisasi.

Dinkes juga menetapkan orang yang tidak boleh divaksin yaitu memiliki riwayat penyakit epilepsi/ayan dan gangguan syaraf lainnya. Menerima imunisasi jenis lain dalam sebulan terakhir atau akan menerima imunisasi dalam 1 bulan ke depan. Dan berencana akan pindah domisili sebelum jadwal imunisasi selesai. 

Proses vaksinasi Covid-19 bakal selesai lebih cepat. Bila rencana awal pemerintah menetapkan bakal rampung pada 2022, vaksinasi akan selesai akhir tahun ini. Terkait hal itu, pemkot tentu akan mengupayakan hal tersebut. Terlebih, sejak awal vaksinasi dicanangkan, pada prinsipanya pemkot telah siap untuk melaksanakannya. Pasalnya segala kebutuhan dan peralatan penunjang untuk proses vaksinasi tersebut telah dipersiapkan dengan matang.

Sementara itu, total tenaga kesehatan (nakes) yang telah menjalani vaksinasi ada sebanyak 2.489 orang per Senin (1/2/2021). Sedangkan total nakes di Kota Kediri yang menjadi sasaran vaksinasi tersebut mencapai sekitar 5.200 orang. Meskipun begitu, pihaknya yakin bahwa vaksinasi tahap pertama terhadap nakes tersebut akan dapat segera dirampungkan. Target vaksinasi kepada seluruh nakes di Kota Kediri tersebut akan selesai selama seminggu pada bulan Februari lalu. 

Untuk aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja publik akan masuk vaksinasi tahap kedua. Dengan catatan, mereka tidak memiliki penyakit bawaan penyerta. Atau yang sering dikenal dengan istilah komorbid. Sementara itu, di Kabupaten Kediri sudah menyelesaikan tenaga kesehatan yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 disetiap pelayanan kesehatan seperti rumah sakit Kediri. 

Jika sebelumnya yang mempunyai hipertensi adalah maksimal tekanan darahnya 130 mmHg, namun yang tekanan darahnya hingga 180 mmHg saat ini sudah diizinkan. Perubahan kebijakan itu dilakukan setelah ada penelitian lanjutan dan vaksin tersebut aman untuk mereka. 

Program vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Kota Kediri untuk para pekerja publik masih terus berlanjut. Mengingat pekerjaan mereka yang diharuskan berinteraksi pada banyak orang setiap harinya.

Seperti yang sudah disosialisasikan, vaksin adalah salah satu cara, supaya bisa lepas dari jerat pandemi Covid-19 dengan membentuk herd immunity pada masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah Kota Kediri, melalui Dinas Kesehatan tiada henti-hentinya mengebut pelaksanaan vaksinasi bagi warganya.

Alfan Sugiyanto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Kediri mengatakan bahwa vaksin yang digunakan untuk lansia dan keluarganya tersebut, menggunakan jenis Sinovac. “Bukan AstraZeneca, vaksin untuk para lansia ini akan menggunakan jenis vaksin Sinovac,” ujarnya.

Disamping itu, Alfan juga menjelaskan bagaimana cara mendaftar dalam program vaksinasi di bulan vaksinasi ini. Menurutnya, masyarakat yang hendak mendaftar, supaya memastikan telah memenuhi persyaratan.

“Syaratnya adalah warga asli Kota Kediri yang telah lansia, pra lansia dan keluarga lansia yang tinggal serumah dengan lansia, selain itu pastikan untuk menyiapkan fotokopi kartu keluarga dan KTP,” tandasnya.

Sedangkan untuk pendaftaran bisa menghubungi RT/RW setempat lengkap dengan persyaratan yang diwajibkan. Selain itu, pendaftar juga bisa melakukan registrasi melalui laman http://bit.ly/VaksinasiLansiaKotaKediri dan mengisi form yang tercantum didalamnya.

Adapun pendaftaran vaksinasi bagi lansia ini, menurut Alfan, jika telah memenuhi target pendaftar, layanan dapat ditutup sewaktu-waktu, sesuai ketersediaan dari dosis vaksin serta tempat vaksinasi di rumah sakit Kediri atau tempat vaksinansi massal. “Bagi masyarakat yang memiliki pertanyaan atau masih bingung, Dinas Kesehatan Kota Kediri membuka layanan kontak person melalui nomer 082140069681 (Meylani),” pungkasnya.