Obat

Mengenal Kandungan Utama Obat Avodart

Avodart merupakan salah satu obat yang mampu mengobati dan mencegah pembesaran prostat pada pria. Penyakit ini membuat kelenjar prostat tumbuh lebih besar sehingga menghalangi dan memperlambat aliran urin dari uretra. Penyakit ini umumnya muncul saat berusia di atas 50 hingga 70 tahun.

Kandungan yang Ada Pada Avodart

Avodart merupakan obat keras yang harus Anda beli sesuai resep dokter. Memiliki kandungan utama dutasteride yang merupakan senyawa 4-asteroid sintetis yang merupakan inhibitor selektif dari isoform steroid 5 alfa-reduktase tipe 1 dan tipe 2. Obat ini mampu mengobati pembesaran prostat jinak dengan mengurangi ukuran prostat yang membesar.

Kandungan tersebut mampu meringankan gejala pembesaran prostat seperti terganggunya aliran urin, keinginan buang air kecil yang semakin sering terutama di malam hari. Dutasteride bekerja dengan meningkatkan aliran urin serta mengurangi kebutuhan operasi prostat. Selain itu kandungan pada Avodart tersebut juga mampu mengurangi risiko penyumbatan total aliran urin.

Hormon dalam darah yaitu dihydrotestosterone (DHT) bisa menjadi penyebab tumbuhnya prostat. Mengonsumsi obat dengan kandungan dutasteride bisa mencegah pembentukan DHT dalam tubuh sehingga membuat penyusutan pembesaran prostat.

Perhatian Khusus

Sebelum mengonsumsi obat ini, harus ada beberapa hal yang Anda perhatikan. Salah satunya jika Anda alergi terhadap kandungan dutasteride karena bisa menyebabkan alergi parah dengan gejala:

  • Ruam
  • Pembengkakan pada wajah, lidah, atau tenggorokan Anda
  • Kesulitan bernapas
  • Kulit mengelupas

Jika mengalami reaksi alergi seperti di atas, Anda harus segera mendapatkan penanganan medis terutama jika Anda merasakan gejala yang parah.

Selain itu, jika dokter meresepkan obat ini, Anda juga harus memberitahu jika memiliki penyakit hati. Karena bisa tubuh bisa tidak memproses dutasteride sehingga kandungan tersebut dapat mengendap dalam darah yang membuat peningkatan risiko efek samping.

Anda juga harus mengetahui jika penggunaan dutasteride bisa meningkatkan risiko terkena kanker prostat. Karena itu jangan pernah mengonsumsinya tanpa anjuran dokter.

Jangan mendonorkan darah saat mengonsumsi Avodart selama pengobatan dan 6 bulan setelah pengobatan berakhir. Karena Avodart bisa terbawa dalam darah dan jika ibu hamil menerima transfusi dengan darah yang mengandung dutasteride dari Avodart maka bisa menyebabkan cacat lahir pada janin.

Interaksi Obat

Banyak obat yang menimbulkan interaksi jika dikonsumsi bersamaan dengan obat lain, termasuk Avodart. Interaksi tersebut bisa membuat kandungan dutasteride mengendap dalam darah sehingga meningkatkan efek samping. Beberapa obat yang bisa berinteraksi dengan obat ini yaitu:

  • Obat HIV
  • Obat infeksi jamur
  • Obat tekanan darah
  • Obat asam lambung
  • Antibiotik

Dosis

Gunakan Avodart sesuai petunjuk kemasan dengan dosis 1 kapsul per hari. Namun jauh lebih baik, jika Anda mengonsumsinya sesuai dengan dosis yang ditentukan dokter. Anda juga harus rutin mengonsumsi obat tersebut sesuai anjuran dokter.

Namun biasanya dokter akan memberikan dosis sesuai dengan umur, seberapa parah kondisi Anda, reaksi pertama Anda saat mengonsumsinya dan kondisi medis lan yang Anda miliki.

Jangan pernah berhenti mengonsumsi obat ini selama dokter belum menganjurkan Anda untuk berhenti. Karena bisa membuat gejala yang Anda rasakan semakin meningkat seperti semakin sulit buang air kecil, mengejan saat buang air kecil, aliran urin yang lemah, buang air kecil lebih sering.

Efek Samping

Hampir semua obat keras bisa menimbulkan efek samping termasuk Avodart. Anda bisa merasakan efek samping seperti:

  • Impotensi, kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi.
  • Menurunnya gairah seks.
  • Memiliki masalah ejakulasi.
  • Menurunnya jumlah sperma.
  • Pembesaran dan nyeri pada payudara.

Efek samping seksual dari Avodart bisa berlanjut bahkan setelah Anda berhenti menggunakannya.

Obat

Efek Samping dan Dosis Pemakaian Sanmol Drop Bayi

Sanmol Drop Bayi merupakan salah satu obat penurun demam yang paling banyak digunakan. Kandungan paracetamol di dalamnya sudah disesuaikan dengan dosis yang dibutuhkan oleh bayi dan anak. Selain itu, Sanmol Drop Bayi juga bebas dari kandungan alkohol. Untuk mendapatkan efektifitas yang sesuai, Sanmol Drop bayi harus diberikan sesuai dengan dosis pemakaian yang dianjurkan.

Sanmol drops adalah obat yang digunakan untuk meredakan demam

Dosis Pemakaian 

  • Untuk demam pasca imunisasi

Anak: 2-3 bulan: 60 mg sebagai dosis tunggal. Dapat memberikan dosis kedua setelah 4-6 jam jika diperlukan. Maksimal: 4 dosis setiap hari

  • Untuk demam, nyeri ringan sampai sedang

Dewasa: 0,5-1 Gram 4-6 jam. Maksimal: 4 Gram setiap hari

Anak:

  • 1-2 bulan: 30-60 mg tiap 8 jam. Maksimal: 60 mg/kgBB/hari
  • 3-<6 bulan: 60 mg
  • 6 bulan sampai <2 tahun: 120 mg
  • 2-<4 tahun: 180 mg
  • 4- 6 tahun: 240 mg
  • 6-<8 tahun: 240 atau 250 mg
  • 8-<10 tahun: 360 atau 375 mg
  • 10-<12 tahun: 480 atau 500 mg
  • 12-16 tahun: 480 atau 750mg. Berikan 4-6 jam jika perlu. Maksimal: 4 dosis dalam 24 jam

Dosis paracetamol untuk bayi dan anak adalah 10-15 mg/kgBB. Paracetamol dapat diulang setiap 4 jam bila panas masih tinggi. Penggunaan parasetamol dalam jangka panjang dan lebih dari dosis dapat menyebabkan gangguan hati. 

Efek Samping

Gangguan pencernaan seperti:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Nyeri pada perut bagian atas.
  • Feses berwarna agak gelap
  • Gatal dan ruam di kulit.
  • Tubuh merasa kelelahan.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Efek samping yang umum: Trombositopenia, leukopenia, neutropenia, pansitopenia, methaemoglobinaemia, agranulositosis, mual, muntah, konstipasi, sakit kepala, insomnia, eritema, kemerahan, pruritus
  • Efek samping yang kurang umum: Hipotensi dan takikardia
  • Efek samping yang berpotensi fatal: Hepatotoksisitas, nekrosis tubulus ginjal akut. Jarang, reaksi hipersensitivitas seperti pustulosis eksantematosa umum akut (AGEP), sindrom Stevens-Johnson (SJS), nekrolisis epidermal toksik (TEN)
  • Efek samping lain: dapat terjadi pada beberapa pasien
  • Beri tahu dokter atau apoteker Anda sesegera mungkin jika Anda merasa tidak enak badan setelah minum obat

Penyimpanan

  • Simpan botol Anda di tempat yang sejuk dan kering dengan suhu di bawah 25 ° C.
  • Lindungi dari cahaya
  • Jangan dibekukan
  • Simpan di tempat yang tidak dapat dijangkau anak-anak.
  • Jangan gunakan obat setelah tanggal kedaluwarsa ini.
Obat

Cara Mudah Mengatasi Demam Setelah Vaksin dengan Pyrexin

Sudahkah Anda menerima vaksin COVID-19? Beberapa orang mungkin memiliki catatan yang agak menakutkan tentang efek samping setelah penggunaan vaksin, namun sebagian lainnya tidak merasakan apapun. Efek umum yang normal terjadi adalah demam dan bisa diobati dengan mengonsumsi paracetamol Pyrexin.

Akan tetapi, bagi Anda yang takut vaksin karena alasan efek samping yang mungkin Anda alami, sebaiknya jangan dulu panik. Anda sebenarnya bisa mengatasinya dengan berbagai cara. Selain itu, penting untuk mengetahui apa saja efek samping normal yang mungkin akan terjadi dan tidak perlu Anda khawatirkan. Berikut lengkapnya.

Rekap efek samping

Mengalami salah satu efek samping umum dari vaksin COVID-19 adalah hal yang baik! Efek samping yang umum tersebut meliputi:

– Nyeri di tempat suntikan, kemerahan dan/atau bengkak

– Kelelahan

– Nyeri sendi dan/atau otot

– Demam dan/atau kedinginan

– Sakit kepala

– Mual

– Pembengkakan kelenjar getah bening

Efek samping ini mungkin akan muncul dalam waktu seminggu setelah divaksinasi dan biasanya berlangsung antara 24 dan 48 jam. Efek samping ini menandakan respons sistem kekebalan yang tepat, atau tanda-tanda bahwa tubuh Anda sedang membangun sistem kekebalan.

Akan tetapi, bukan berarti, jika Anda mengalami sedikit atau tanpa efek samping menunjukkan bahwa vaksin tersebut kurang efektif atau lemahnya respons kekebalan dan dapat mudah terinfeksi COVID-19. Vaksin tersebut tetap terbentuk dalam tubuh Anda, namun karena sistem imun Anda bagus, maka efek tersebut tidak terasa.

Sementara kebanyakan orang telah melaporkan lebih banyak efek samping setelah dosis kedua vaksin mRNA (Pfizer, AZ dan Moderna), dan sementara banyak yang melaporkan efek samping yang serupa setelah vaksin Johnson & Johnson dosis tunggal. Tidak ada data yang menunjukkan usia, bentuk tubuh, jenis kelamin, ras, atau infeksi COVID-19 sebelumnya berpengaruh pada seberapa kuat efek samping seseorang. Jadi, secara umum, tidak ada cara untuk mengetahui bagaimana vaksin dapat mempengaruhi tubuh Anda.

Cara mengatasi efek samping

Ada hal-hal tertentu yang dapat Anda lakukan sebelum dan sesudah divaksinasi yang dapat membantu meminimalkan beberapa efek samping yang tidak nyaman. 

1. Konsumsi asetaminofen atau ibuprofen

Jika sesuai secara medis, obat antipiretik atau analgesik (asetaminofen dan obat antiinflamasi nonsteroid) dapat digunakan untuk pengobatan gejala pasca vaksinasi. Jika Anda mengalami demam lebih dari 48 jam setelah vaksinasi, pertimbangkan untuk melakukan tes COVID-19.

2. Kompres

Jika Anda memilih untuk tidak berobat, mengoleskan kain dingin atau kompres ke tempat suntikan dapat membantu meringankan nyeri dan pembengkakan lengan. Gunakan pakaian ringan jika memungkinkan. Lapisan yang menyempit dapat memperburuk ketidaknyamanan Anda.

3. Hindari alkohol 

Alkohol tidak akan menurunkan respons kekebalan Anda, tetapi dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan yang terkait dengan vaksin. Jadi, sebagai peringatan, sebaiknya hindari minum berlebihan sebelum dan sesudah vaksinasi.

4. Tetap terhidrasi

Pastikan Anda selalu minum banyak cairan sebelum maupun sesudah vaksinasi berlangsung. Dehidrasi dapat memperburuk efek samping yang mungkin Anda alami.

5. Hindari aktivitas berat

Merupakan ide bagus untuk sering menggunakan dan melatih lengan yang divaksinasi. Tetapi secara keseluruhan, Anda mungkin ingin bersantai selama satu atau dua hari setelah vaksinasi. Melakukannya secara berlebihan dapat melemahkan sistem kekebalan Anda.

Bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau tidak mengalami penurunan demam meski sudah mengonsumsi Pyrexin setelah 2 hari berturut-turut dan disertai dengan gejala mencurigakan lainnya.

Obat

Selain Galvusmet, Ini Cara Kontrol Level Gula Darah

Ketika menderita diabetes, tubuh tidak memproduksi cukup insulin. Selain itu, tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar. Hal ini menyebabkan glukosa untuk menumpuk di dalam tubuh. Level glukosa darah yang tinggi dapat menyebabkan berbagai macam gejala, mulai dari tubuh terasa lelah hingga penyakit jantung. Salah satu cara untuk mengontrol level gula darah adalah dengan menggunakan obat yang disebut Galvusmet. Selain itu, kontrol gula darah bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang sehat. 

Galvusmet adalah obat yang digunakan untuk mengontrol level gula darah pada mereka orang dewasa yang sedang menderita diabetes tipe 2. Selain penggunaan obat ini, Anda bisa membantu kontrol gula darah dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Umumnya, makanan dan minuman yang tubuh serap dengan lambat adalah jenis terbaik karena makanan dan minuman tersebut tidak akan meningkatkan atau menurunkan gula darah secara drastis. 

Indeks glikemik (GI) mengukur efek makanan level gula darah Anda. Anda yang ingin mengontrol level gula darah perlu mengonsumsi makanan dengan nilai GI yang rendah hingga sedang. Adapun beberapa sumber makanan yang bisa Anda konsumsi untuk menjaga level gula darah yang sehat di antaranya adalah:

  • Gandum utuh. Banyak jenis roti tinggi kandungan karbohidrat dan dapat meningkatkan level gula darah dengan cepat. Oleh karena itu, konsumsi roti harus dikurangi. Akan tetapi, roti yang terbuat dari gandum utuh dapat menurunkan nilai GI dibandingkan dengan roti gandum olahan lainnya karena bahan-bahan yang digunakan lebih sedikit mendapatkan prosedur pemrosesan. Proses pemrosesan akan menghilangkan kulit luar gandum dan sereal yang berserat. Serat dapat memperlambat pencernaan dan membantu menstabilkan level gula darah. 
  • Buah-buahan. Kecuali nanas dan melon, kebanyakan buah memiliki nilai GI kurang dari 55. Ini disebabkan karena buah mengandung banyak air dan serat untuk menyeimbangkan gula yang terjadi secara alami, yang mana dikenal dengan sebutan fructose. Akan tetapi, semakin buah menjadi matang, nilai GI akan meningkat. Jus buah juga memiliki nilai GI yang tinggi. Ini karena proses membuat jus menghilangkan kulit dan biji yang berserat. Sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi buah utuh, terutama anggur, blueberries, dan apel, memiliki risiko lebih rendah untuk menderita diabetes tipe 2. Para peneliti juga melaporkan meminum jus buah dapat meningkatkan risiko mengembangkan kondisi ini. 
  • Ubi jalar dan yam. Kentang mengandung nilai GI yang tinggi, namun ubi jalar dan ayam memiliki nilai GI yang rendah dan sangat bernutrisi. Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa daging ubi jalar mengandung lebih banyak serat dibandingkan dengan kulitnya, mengindikasikan bahwa ubi jalar dapat bermanfaat bagi mereka yang menderita diabetes. Beberapa penelitian juga menunjukkan konsumsi ubi jalar dapat menurunkan beberapa penanda diabetes. Sumber makanan ini sangat sehat, bernutrisi, dan memiliki nilai GI yang rendah. Anda bisa menggunakan ubi jalar dan ayam sebagai alternatif pengganti yam pada banyak makanan, mulai dari kentang goreng hingga casseroles. 

Mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang merupakan kunci dalam mengontrol kadar gula darah pada mereka yang menderita diabetes. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan obat seperti Galvusmet untuk mengontrol gula darah. Strategi tambahan lain yang bisa membantu mengatur dan menurunkan kadar gula darah di antaranya adalah tetap terhidrasi dengan minum banyak air, berolahraga dengan rutin, mengatur dan mengurangi stres, serta menjaga berat badan yang sehat apabila dibutuhkan.

Obat

Kegunaan dan Aturan Pakai Histrine Ft Tablet 10 mg

Histrine Ft adalah salah satu obat yang dimanfaatkan untuk mengobati permasalahan alergi. Contoh alergi yang bisa diobati adalah peradangan pada hidung, seperti rhinitis perennial, rhinitis alergi seasonal dan juga biduran tanpa sebab yang pasti. Kandungan cetirizine HCI pada Histrine Ft dapat meredakan gejala bersin, pilek, gatal, dan masih banyak lagi. Obat Histrine masuk dalam kategori berat dan Anda harus dapat resep dokter dulu jika ingin membelinya.

Tanda dan Gejala Alergi

Alergi merupakan respon alami ketika benda atau zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Kemudian tubuh menganggapnya sebagai bahaya dan memberikan respon berupa peningkatan sistem imun. Padahal jika diamati lagi, benda atau zat tersebut sebenarnya tidak berbahaya sama sekali. Ada beragam penyebab alergi (alergen) dan setiap orang alergen-nya berbeda-beda. Berikut ini tanda dan gejala dari alergi:

  1. Alergi makanan

Alergi makanan merupakan jenis alergi yang alergen-nya berasal dari makanan dengan kandungan tertentu. Tanda dan gejala yang biasanya muncul adalah biduran, pembengkakan area tertentu, mual, pusing dan lain-lain. Gejala ini muncul beberapa menit atau jam setelah Anda mengonsumsi makanan tersebut.

  1. Alergi berkaitan dengan cuaca

Ada juga orang yang mengalami alergi karena cuaca di suatu tempat. Nama lain dari alergi cuaca ini adalah hay fever atau biasa dikenali sebagai rinitis alergi. Gejala umum yang ditimbulkan mirip dengan gejala flu biasa. Hay fever dibagi menjadi dua, yakni hay fever musiman dan perennial. Untuk jenis musiman disebabkan oleh cuaca tanaman tertentu dan memicu munculnya serbuk sari yang menjadi alergen. Sedangkan perenial condong pada cuaca saja tanpa disebabkan serbuk sari tanaman.

  1. Alergi obat-obatan tertentu

Alergi karena obat tertentu bisa memicu beberapa gejala seperti rasa gatal dan biduran, batuk-batuk, nafas mengi seperti asma, dan adanya rasa sesak sulit bernafas.

  1. Alergi pada kulit

Alergi ada kulit disebabkan karena alergen berinteraksi secara langsung dengan area kulit. Gejalanya seperti ruam merah, eksim, tenggorokan sakit dan gatal, biduran, mata membengkak dan rasa sensasi terbakar di kulit.

Dosis dan Aturan Pakai Histrine Ft Tablet 10 mg

Ada banyak sekali gangguan atau permasalahan tubuh akibat alergi yang bisa diatasi menggunakan obat Histrine. Agar penggunaan optimal serta minim efek samping, Anda harus memperhatikan dosis dan aturan pakainya. Mengingat Histrine Ft merupakan obat keras yang penggunaannya harus diawasi dokter.

Dosis

  • Bagi orang dewasa dan anak-anak dengan usia 12 tahun ke atas, bisa mengonsumsi 1 tablet (10 mg) Histrine Ft 1 kali dalam sehari (1x/hari).
  • Bagi anak-anak yang usianya mulai dari 6 tahun hingga 11 tahun, bisa menggunakan obat 5 mg (separuh) – 10 mg  sebanyak 1 kali per hari (1x/hari).
  • Bagi anak-anak yang ada di 2 tahun sampai 5 tahun, gunakan obat ini dengan 2,5 mg (seperempat) – 5 mg (separuh) sebanyak 1 kali sehari (1x/hari).

Aturan Pakai

Obat ini bisa Anda gunakan dan konsumsi dengan makan maupun tanpa makan terlebih dahulu. Jadi bisa lebih fleksibel dan mudah digunakan. Gejala alergi memang kerap mengganggu saat gejalanya timbul. Itulah sebabnya, penting untuk mempersiapkan pencegahan dan obat-obatan untuk meredakan alergi.

Obat

Begini Cara Mudah Mengatasi Gatal pada Kulit

Siapa yang badannya sering gatal-gatal? Gatal atau dalam istilah medis dikenal dengan nama pruritus sebenarnya merupakan kondisi yang cukup sering dialami oleh banyak orang. Gatal biasanya menyebabkan rasa ketidaknyamanan bahkan bisa mengganggu aktivitas. Menggunakan bedak gatal salicyl biasanya menjadi pertolongan pertama untuk meringankan rasa gatal di kulit.

Gatal merupakan reaksi tidak nyaman yang terjadi pada permukaan kulit. Kondisi ini bisa ternyata karena beberapa penyebab salah satunya karena alergi serbuk tanaman seperti ragweed atau poison ivy. Kondisi lain juga bisa disebabkan oleh Psoriasis yang ditandai dengan kulit bersisik dan kering karena penumpukan sel kulit mati. Rasa gatal di kulit juga bisa disebabkan oleh gigitan serangga.

Gatal  pada kulit pasti menimbulkan rasa yang tidak nyaman bahkan jika kondisi gatal sudah terlalu parah bisa mengganggu aktivitas segera harus segera mencari cara mengatasinya. Mau tahu bagaimana cara mengatasi gatal selain menggunakan bedak gatal salicyl? Simak ulasan berikut ini : 

  1. Mengoleskan Gel Lidah Buaya

Salah satu cara paling ampuh untuk mengatasi rasa gatal pada kulit adalah dengan mengoleskan gel lidah buaya. Dilansir dari Healthline, lidah buaya cukup ampuh untuk mengatasi gatal ringan pada kulit  yang biasa disebabkan oleh gigitan serangga atau iritasi. Gel lidah buaya memiliki sensasi dingin yang selain bisa mengatasi rasa gatal juga menimbulkan efek nyaman untuk kulit yang bermasalah.

  1. Kompres dengan Air Dingin

Selain menggunakan lidah buaya, kompres menggunakan air dingin juga bisa digunakan untuk mengatasi rasa gatal pada kulit. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh American Academy of Dermatology kompres air dingin cukup ampuh untuk mengatasi kulit yang gatal. Caranya cukup gunakan gunakan kain basah dingin kemudian kompres pada area yang gatal selama kurang lebih 10 menit. Kompres dingin mampu membantu untuk mengurangi peradangan yang menyebabkan rasa gatal pada kulit.

  1. Gunakan Minyak Mentol

Seperti lidah buaya dan bedak gatal salicyl, minyak mentor juga cukup efektif untuk mengatasi rasa gatal pada kulit anda. Berdasarkan data yang dilansir dari Medical News Today, mentol mempunyai efek mendinginkan sehingga dapat membantu mengurangi rasa gatal pada kulit.  Untuk mengatasi gatal menggunakan minyak mentol ini cukup mudah. Anda hanya perlu mengoleskan minyak esensial mentol pada area yang terasa gatal sebanyak dua kali sehari. Lakukan secara rutin kurang lebih selama dua minggu agar rasa gatal tidak kambuh kembali.

  1. Menggunakan Krim Pelembab

Gatal pada kulit bisa terjadi karena kondisi kulit anda yang terlalu kering. Untuk mencegah dan mengatasi kulit gatal, ada baiknya jaga kelembaban kulit dengan cara rutin menggunakan krim atau lotion pelembab. Selain itu, pastikan juga minum air putih lebih banyak agar kulit tetap lembab.

Cara paling efektif untuk mengaplikasikan pelembab kulit adalah pada saat sehabis mandi saat kulit masih cukup lembab. Selain itu, malam hari saat sebelum tidur juga merupakan waktu yang baik untuk menggunakan lotion pelembab karena pada malam hari regenerasi kulit akan lebih maksimal.

  1. Gunakan Obat Sesuai Resep Dokter

Jika rasa gatal yang anda alami sudah cukup parah, ada baiknya segera kunjungi dokter kulit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Bisa jadi gatal yang anda alami disebabkan karena alergi sehingga membutuhkan obat-obatan khusus untuk mengatasinya. Biasanya dokter akan memberikan obat yang sesuai dengan gejala dan penyebab gatal yang anda alami.

Meskipun gatal pada kulit merupakan hal umum yang sering dialami oleh banyak orang, akan tetapi anda tidak bisa mengabaikannya karena bisa jadi itu merupakan gejala untuk penyakit serius seperti tiroid, ginjal bahkan kanker. Jadi selain mengobati dengan bedak gatal salicyl, lakukan juga pemeriksaan dokter untuk mengetahui penyebab gatal sehingga bisa mendapatkan penanganan dengan tepat.

Obat

Ketahui Harga Callusol untuk Mata Ikan dan Kapalan

Kapalan dan mata ikan adalah kondisi kulit yang mengganggu karena kulit menjadi keras atau menebal yang bisa menyakitkan. Meskipun kondisi tersebut bukan merupakan hal yang serius, Anda bisa meredakannya dengan obat yang dijual bebas. Salah satu obat yang kerap digunakan untuk mengatasinya adalah Callusol. Harga Callusol juga tidak termasuk mahal untuk mengatasi kapalan dan mata ikan.

Jika kondisi kesehatan Anda masih baik-baik saja, maka Anda memerlukan pengobatan untuk mata ikan dan kapalan hanya jika kedua hal tersebut menimbulkan ketidaknyamanan. Jika Anda mengalami diabetes atau kondisi kesehatan lain yang menimbulkan aliran darah yang buruk ke kaki, maka Anda akan menerima risiko yang lebih besar dari komplikasi mata ikan dan kapalan. Oleh karena itu, segeralah untuk mencari tahu saran dan pengobatan dari dokter agar mendapat perawatan yang tepat untuk mengatasi kondisi Anda tersebut.

Gejala mata Ikan dan Kapalan

Mata ikan dan kapalan yang terjadi pada Anda biasanya akan menimbulkan gejala seperti:

  • area kulit yang terkena akan menjadi lebih kasar dan tebal
  • benjolan akan semakin mengeras dan terangkat
  • timbul rasa sakit di bawah kulit
  • kulit menjadi terkelupas, kering atau malah berlilin.

Selain itu, mata ikan dan kapalan juga bukan merupakan hal yang sama. Mata ikan memiliki ukuran yang lebih kecil daripada kapalan, serta memiliki bagian tengah yang saat disentuh akan terasa keras yang dikelilingi oleh kulit yang meradang. Tak hanya itu, mata ikan cenderung tumbuh di bagian kaki yang tidak menahan beban seperti pada bagian atas dan samping jari kaki, atau di antara jari-jari kaki. Selain itu, mata kaki juga bisa tumbuh pada daerah kaki yang menahan beban.

Sedangkan kapalan biasanya tidak terasa menyakitkan. Hal ini karena kapalan cenderung berkembang di telapak kaki atau di bawah tumit, pada telapak tangan atau di lutut. Bentuk kapalan biasanya ukurannya bervariasi dan seringkali lebih besar daripada mata ikan.

Meski harga Callusol untuk mengobati mata ikan dan kapalan itu terjangkau, Anda harus tetap ke dokter apalagi jika mata ikan dan kapalan sudah terasa menyakitkan atau radang. Selain itu, jika Anda menderita diabetes atau memiliki sirkulasi aliran darah yang buruk, segera hubungi dokter Anda sebelum akhirnya terbentuk luka terbuka (ulkus) yang terinfeksi.

Penyebab Kapalan dan Mata Ikan

Kapalan dan mata ikan dapat terjadi akibat tekanan dan gesekan dari aktivitas yang berulang. Tekanan dan gesekan tersebut meliputi:

Mengenakan Sepatu dengan Ukuran yang Tidak Pas

Sepatu yang terlalu ketat atau sepatu dengan hak tinggi yang dapat menekan area kaki. Saat alas kaki yang digunakan terlalu longgar, kaki Anda juga bisa berulang-ulang meluncur dan bergesekan dengan sepatu. Hal tersebut akan membuat kaki Anda bergesekan dengan jahitan di dalam sepatu.

Tidak Memakai Kaus Kaki

jika Anda sering mengenakan sepatu dan sandal tanpa memakai kaus kaki, maka hal tersebut dapat menyebabkan gesekan pada kaki. Kaus kaki yang tidak pas juga dapat kembali menimbulkan masalah.

Memainkan Suatu Alat Musik atau Menggunakan Perkakas Tangan

Kapalan yang terjadi di tangan dapat timbul akibat tekanan berulang dari penggunaan alat musik, perkakas tangan atau menulis.

Untuk Anda yang ingin mengobati kondisi mata ikan dan kapalan yang terjadi pada kulit kaki, Anda bisa menggunakan obat yang dijual bebas seperti Callusol. Callusol suspensi adalah suatu obat yang dapat Anda gunakan untuk membantu mengatasi kondisi gangguan kulit seperti mata ikan, kapalan, serta kulit yang mengeras pada kutil.

Tak hanya itu, Callusol suspensi juga mengandung zat aktif yaitu asam salisilat, asam laktat, dan polidocanol yang dapat membantu melunakkan dan melepaskan penebalan kulit secara bertahap. Harga Callusol suspensi juga terjangkau yaitu Rp 33.000 untuk kemasan isi 10 ml yang bisa Anda dapatkan di toko obat terdekat di kota Anda.

Obat

Mengenal Kandungan Antimo dan Manfaatnya

Antimo jadi salah satu obat yang paling dicari oleh masyarakat sebelum bepergian. Khususnya kamu-kamu yang punya masalah dengan mabuk darat.

Obat ini memang diformulasikan untuk bisa mengurangi rasa mual serta mencegah muntah pada berbagai kondisi, seperti perjalanan berkendara.

Namun, kandungan apa sih yang ada di dalam Antimo? Apakah kandungan ini aman digunakan untuk semua kalangan termasuk ibu hamil atau menyusui? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Apa kandungan Antimo?

Obat ini memiliki kandungan utama bernama dimenhydrinate. Kandungan ini berfungsi mencegah mual, muntah, dan pusing akibat motion sickness termasuk mabuk perjalanan.

Dimenhydrinate tergolong ke dalam obat antihistamin. Ia bekerja dengan cara mencegah masalah dengan keseimbanagn tubuh.

Obat ini biasanya berupa tablet, yang dapat dikunyah dan harus dikonsumsi sebelum perjalanan. Selain mencegah mabuk perjalanan, kandungan ini biasanya juga digunakan dalam pengobatan penyakit Meniere.

Sebuah gangguan pada telinga bagian dalam yang sebabkan pusing hebat, telinga berdenging, gangguan pendengaran, hingga kehilangan keseimbangan.

Peringatan sebelum menggunakan obat

Kandungan ini tidak aman dikonsumsi oleh semua orang. Jika memiliki beberapa kondisi di bawah ini, konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat dengan kandungan dimenhydrinate:

  • Alergi terhadap dimenhydrinate atau obat antihistamin lainnya
  • Riwayat penyakit jantung atau hati
  • Glaukoma
  • Penyakit pernapasan seperti asma atau emfisema
  • Sakit saat buang air kecil
  • Fenilketonuria
  • Porfiria
  • Masalah prostat
  • Kejang
  • Sedang hamil atau menyusui

Pastikan kamu menjelaskan secara detail riwayat medis dan kesehatan kamu ke dokter untuk menghindari efek negatif dari penggunaan obat ini.

Efek samping 

Sama seperti obat pada umumnya, kandungan dimenhydrinate juga dapat menimbulkan efek samping.

Kebanyakan adalah gejala ringan seperti efek mengantuk, diare, sembelit, hilang selera makan, dan mulut kering. 

Namun, gejala juga bisa memburuk dan menimbulkan efek samping berikut ini:

  • Hiperaktif, terutama pada anak-anak
  • Sakit kepala
  • Pusing dan tak kunjung hilang
  • Penglihatan kabur
  • Telinga berdenging
  • Mulut, hidung, dan juga kerongkongan terasa kering
  • Masalah dengan koordinasi
  • Pusing
  • Mual
  • Pingsan

Pada kasus langka, kandungan ini bisa menyebabkan efek samping berbahaya seperti detak jantung cepat, berdebar, dan juga detak jantung tak teratur. Segera cari pertolongan medis apabila gejala ini muncul.

Cara konsumsi Antimo yang tepat

Selama dikonsumsi dengan dosis dan aturan yang tepat, obat dengan kandungan dimenhydrinate dapat membantu memperlancar perjalanan kamu tanpa mabuk.

Untuk mencegah mabuk perjalanan ada baiknya kamu mengonsumsi antimo sekitar 30 menit sampai 1 jam sebelum memulai perjalanan. Minumlah dengan segelas air.

Kamu dapat mengonsumsinya sebelum maupun setelah makan. Ikuti anjuran pemakaian yang ada di dalam kemasan.

Kamu dapat mengulanginya setelah 6 hingga 8 jam. Jangan mengonsumsi lebih dari yang dianjurkan pada label.

Apakah aman untuk anak?

Obat dengan kandungan dimenhydrinate aman diberikan untuk anak-anak di atas 12 tahun. Untuk anak di bawah 12 tahun membutuhkan resep khusus dari dokter.

Sangat tidak disarankan memberikan obat ini pada anak-anak di bawah usia 2 tahun. Kecuali mendapatkan resep khusus dengan dokter.

Apakah aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Jika kamu sedang hamil atau menyusui, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat yang mengandung dimenhydrinate.

Pada kehamilan, belum ditemukan efek yang berbahaya pada janin. Namun dosis dan aturan pemakaiannya memerlukan panduan dan pengawasan dari dokter.

Nah itu dia sedikit ulasan mengenai kandungan Antimo yaitu dimenhydrinate. Pastikan mengonsumsi obat ini sesuai dengan petunjuk pemakaian ataupun resep dokter ya!

Obat

Obat Alergi? Yuk Coba 5 Essential Oils Ini!

Obat alergi sangat penting bagi penderita alergi. Ada beberapa obat yang bisa Anda gunakan, tergantung bentuk alergi dan seberapa parah kondisi Anda.

Alergi adalah reaksi ketika sistem imun tubuh manusia bereaksi terhadap pemicu yang seharusnya tidak mengancam kesehatan. Pemicu ini disebut alergen dan alergen bisa bermacam-macam.

Ada begitu banyak bentuk alergi dan setiap alergi berbeda-beda, tidak sama setiap orang. Ada yang mengalami alergi dingin, alergi debu, alergi serbuk, alergi bulu hewan, hingga alergi makanan.

Paparan terhadap alergen tersebut akan memunculkan gejala alergi. Tentunya gejala alergi berbeda-beda setiap orang, tergantung kondisinya.

Gejala alergi yang umum terjadi adalah:

  • Bersin-bersin
  • Mata gatal dan berair
  • Hidung gatal dan berair
  • Ruam
  • Bercak merah
  • Muntah-muntah
  • Diare

Sebaiknya Anda memeriksakan diri kepada dokter untuk mendapatkan obat alergi yang tepat sesuai kondisi Anda. Umumnya, dokter akan meresepkan obat-obat yang masuk ke dalam kelompok obat berikut ini:

  • Antihistamin
  • Dekongestan
  • Anticholinergic
  • Kortikosteroid
  • Mast Cell Stabilizers
  • Allergy shots

Anda bisa mendapatkan informasi lengkap mengenai obat alergi di artikel berikut ini (insert link). Tentunya, obat alergi juga harus disesuaikan dengan gejala alergi yang Anda alami.

Nah, selain menggunakan obat resep atau obat bebas yang bisa Anda dapatkan di apotek, ada cara lain untuk mengatasi alergi. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan essential oils atau minyak alami.

5 pilihan essential oils untuk alergi

Essential oils atau minyak alami bisa Anda dapatkan dengan mudah. Tentunya, ada banyak jenis minyak yang bisa Anda gunakan, fungsinya berbeda-beda.

Minyak-minyak alami ini dapat menjadi obat alergi alternatif atau untuk melengkapi obat resep yang Anda konsumsi. Minyak ini didapatkan dari tumbuhan dan dapat digunakan dengan berbagai cara.

Berikut beberapa cara untuk menggunakan essential oils:

  • Menggunakan diffuser
  • Dicampur dalam produk untuk mandi dan spa
  • Mengoleskannya pada kulit langsung
  • Menyemprotkan ke udara
  • Menghirup langsung

Dengan menghirup langsung, Anda akan mendapatkan efek aromaterapi. Perawatan ini akan merangsang tubuh melalui indra penciuman Anda.

Hingga kini masih dilakukan penelitian untuk mendukung penggunaan minyak alami sebagai obat alergi. Meski begitu, manfaat aromaterapi dari minyak-minyak ini sudah terbukti.

1. Minyak lavender

Lavender cukup populer digunakan sebagai minyak esensial. Ada banyak manfaat dari minyak ini.

Minyak lavender dapat meringankan gejala selama musim alergi, artinya dapat mengurangi peradangan Anda. Studi menemukan bahwa minyak esensial dapat mencegah peradangan akibat alergi.

Coba gunakan minyak lavender ke dalam diffuser sebagai aromaterapi atau encerkan ke dalam minyak lainnya.

2. Campuran minyak cendana, kemenyan, dan atsiri ravensara

Penelitian menggunakan campuran tiga minyak ini untuk mengobati alergi rinitis tingkat parah. Hasilnya cukup efektif untuk mengurangi saluran hidung tersumbat, hidung gatal berair, dan bersin-bersin.

Artinya, campuran tiga minyak esensial ini dapat membantu meringankan gejala akibat alergi. Tentu ada manfaat-manfaat lainnya, seperti memberikan kualitas tidur yang lebih baik.

Anda bisa mengencerkan formula tiga minyak ini bersama dengan carrier oil (seperti coconut oil atau olive oil) dan mengoleskannya langsung ke kulit.

3. Minyak kayu putih

Minyak kayu putih sudah lama dikenal dan digunakan di Indonesia. Kandungan eukaliptus dapat berperan sebagai anti-inflamasi dan membantu mengatasi hidung tersumbat.

Minyak ini terasa hangat, tetapi dapat memberikan sensasi dingin ketika dihirup. Artinya, menghirup minyak kayu putih juga dapat membantu melancarkan hidung tersumbat akibat alergi musiman.

Menariknya, minyak kayu putih juga dapat mengurangi peradangan. Penggunaan secara rutin dapat mengurangi gejala alergi.

4. Tea tree oil

Hingga kini masih dilakukan penelitian untuk mencari tahu dampak penggunaan minyak esensial untuk meredakan alergi. Namun, tea tree oil diyakini dapat membantu meringankan gejala alergi.

Tea tree oil diyakini dapat memberikan efek anti-inflamasi. Namun, minyak ini juga dapat memicu reaksi alergi terhadap sebagian orang. Lakukan tes ke kulit Anda sebelum menggunakannya.

5. Peppermint

Minyak peppermint diyakini dapat mengurangi peradangan. Penggunaan minyak ini dapat membantu Anda bernapas lebih lega, baik dengan menggunakannya dengan diffuser atau mencampurnya dengan carrier oil dan dioleskan di kulit.

Anda bisa mengombinasikan minyak peppermint dengan minyak lavender untuk menciptakan kombinasi pereda alergi yang lebih efektif, tentu menimbulkan efek menenangkan pula.

Nah itu dia manfaat minyak-minyak alami sebagai obat alergi alternatif yang bisa Anda coba. Menarik kan!

enervon c tablet
Obat

Perbedaan Enervon C Active & Enervon C Tablet Multivitamin

Sistem imun atau kekebalan tubuh menjadi istilah yang kian terkenal sejak pandemi Covid-19. Pasalnya, manusia saat ini hanya mengandalkan sistem kekebalan tubuh saja untuk mencegah maupun sembuh dari paparan virus Covid-19. Melihat besarnya peran sistem kekebalan tubuh ini, salah satu suplemen multivitamin, yakni Enervon C hadir dengan dua jenis suplemen yang berbeda untuk meningkatkan dan menjaga sistem kekebalan tubuh manusia sekaligus mendukung aktivitas selama masa pandemi ini, yaitu Enervon C tablet multivitamin dan Enervon C active.

Meski sama-sama memiliki manfaat untuk menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tapi kedua jenis suplemen ini punya beberapa perbedaan. Berikut perbedaan Enervon C tablet multivitamin dan Enervon C active yang harus Anda pahami sebelum membelinya.

Kandungan

Dari segi kandungan Enervon C tablet multivitamin dan Enervon C active sebenarnya punya kandungan yang hampir sama, yakni mengandung vitamin B kompleks, kalsium pantotenat, dan niasinamida. Perbedaan kandungan terdapat pada vitamin C dan zinc. 

Enervon C tablet multivitamin mengandung vitamin C dalam bentuk asam askorbat yang dapat ditemukan secara alami pada makanan. Asam askorbat ini merupakan bentuk paling murni dari vitamin C dan biasanya suplemen yang menggunakan asam askorbat ini mengandung 100 persen vitamin C.

Sementara itu, Enervon C active mengandung vitamin C dalam bentuk kalsium askorbat, yaitu jenis vitamin C yang kandungan asamnya lebih rendah dibanding asam askorbat sehingga lebih aman untuk lambung.

Melansir dari Linus Pauling Institute, per 1.000 miligram suplemen yang menggunakan kalsium askorbat ini hanya mengandung 890 hingga 910 miligram vitamin C dalam bentuk asam askorbat saja, sisanya 90 hingga 110 miligram adalah kalsium. 

Kandungan yang berbeda selanjutnya adalah zinc yang mana hanya terdapat pada Enervon C active saja. Zinc bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan dan fungsi metabolisme tubuh. Selain itu zinc juga berperan penting dalam proses penyembuhan luka dan menjaga tubuh agar tidak mudah lelah.

Manfaat

Baik Enervon C tablet multivitamin maupun Enervon C active, keduanya sama-sama memiliki manfaat utama untuk menjaga sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah sakit. Akan tetapi, Enervon C active lebih diperuntukkan bagi Anda yang punya banyak kegiatan, jadwal yang padat, dan harus tampil prima setiap harinya, namun ingin tetap menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit dan kelelahan. Oleh karena itu, Enervon C active adalah pilihan yang tepat.

Sementara bagi Anda yang tidak memiliki kegiatan yang terlalu padat, namun juga ingin menjaga daya tahan tubuh, maka Enervon C tablet multivitamin cocok untuk Anda. 

Efek samping

Perbedaan selanjutnya terletak pada efek samping. Berdasarkan penjelasan di atas, Enervon C tablet multivitamin mengandung vitamin C dalam bentuk asam askorbat yang mana merupakan bentuk murni dari vitamin C itu sendiri sehingga memiliki rasa yang lebih asam dan kurang cocok untuk dikonsumsi Anda yang memiliki lambung yang sensitif terhadap rasa asam.

Sementara itu, Enervon C active mengandung kalsium askorbat atau dikenal juga dengan Non Acidic Vitamin C yang lebih aman di lambung karena tidak terlalu asam. Namun, dalam mengonsumsi kedua jenis suplemen ini tidak boleh berlebihan dan harus sesuai dosis yang dianjurkan. 

Mengonsumsi Enervon C tablet multivitamin dan Enervon C active secara berlebihan dapat menyebabkan diare, mual dan muntah, pusing, dan gangguan pencernaan lainnya. Selain itu, Anda juga disarankan untuk banyak minum air mineral untuk mempercepat proses penyerapan vitamin-vitamin yang terkandung dalam kedua jenis suplemen ini.