tindakan medis

Pemeriksaan Urin Lengkap RSIA Pratiwi

Urinalysis RSIA Pratiwi adalah tes urin Anda. Pemeriksaan urin dilakukan untuk mendeteksi berbagai macam gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran urin, penyakit ginjal, dan diabetes. Urinalysis melibatkan memeriksa tampilan, konsentrasi, dan kandungan dalam urin. Hasil urinalysis yang tidak normal dapat menjadi indikasi Anda memiliki kondisi atau penyakit yang perlu diatasi. Misalnya, infeksi saluran kemih dapat membuat urin menjadi tampak keruh alih-alih bening. Level protein yang meningkat dalam urin juga dapat menjadi tana adanya penyakit ginjal. Hasil urinalysis yang tidak normal sering membutuhkan pemeriksaan lanjutan guna mengetahui sumber dari masalah yang sedang dihadapi. 

Urinalysis RSIA Pratiwi adalah sebuah tes yang biasa dilakukan untuk beberapa alasan, seperti:

  • Memeriksa kondisi kesehatan keseluruhan. Dokter Anda dapat merekomendasikan urinalysis sebagai bagian dari pemeriksaan medis rutin, checkup kehamilan, persiapan pra-operasi, dan pemeriksaan rumah sakit guna memeriksa berbagai macam gangguan kesehatan, seperti diabetes, penyakit ginjal, dan penyakit hati. 
  • Diagnosis kondisi medis tertentu. Dokter dapat merekomendasikan urinalysis jika Anda mengalami nyeri perut, nyeri punggung, buang air kecil menyakitkan dan sering, darah pada urin, atau gangguan kemih lainnya. Urinalysis dapat membantu dokter dalam melakukan diagnosis apa saja yang menyebabkan gejala tersebut. 
  • Memantau kondisi medis. Jika Anda mendapatkan diagnosis kondisi medis tertentu, seperti penyakit ginjal atau penyakit saluran kemih, dokter dapat merekomendasikan urinalysis dengan rutin guna memantau kondisi dan perawatan yang Anda dapatkan. 

Tes lain, seperti tes kehamilan dan screening obat, juga dapat mengandalkan sampel air seni. Namun, tes tersebut mencari zat yang tidak terkandung dalam urinalysis umum. Misalnya, tes kehamilan akan mengukur hormon yang dikenal dengan sebutan human chorionic gonadotropin (HCG). Screening obat mendeteksi obat tertentu atau produk metabolismenya, tergantung tujuan dari penggunaan. 

Dalam kasus urinalysis, sampel urin Anda dievaluasi dalam tiga cara, yaitu pemeriksaan visual, dipstick test, dan pemeriksaan mikroskopik. 

  • Pemeriksaan visual. Ahli laboratorium memeriksa tampilan urin. Urin biasanya berwarna bening. Urin yang keruh atau bau yang tidak biasa dapat mengindikasikan adanya masalah, seperti infeksi. Darah pada urin juga akan membuat urin berwarna merah atau cokelat. Warna urine dapat dipengaruhi oleh apa yang baru saja Anda makan. Misalnya, buah naga dapat membuat urin berwarna kemerahan. 
  • Dipstick, stick plastik yang tipis dengan garis kimia, ditempatkan di urin untuk mendeteksi ketidaknormalan. Strip kimia berubah warn ajika zat tertentu ada atau berada dalam level yang tidak normal. Tes dipstick digunakan untuk memeriksa keasaman (pH) dan konsentrasi. Level pH dapat mengindikasikan jumlah asam di urin. Level pH yang tidak normal dapat mengindikasikan adanya gangguan ginjal atau gangguan saluran kemih. Selain itu, tes ini dapat mengukur protein dan gula. Level protein dalam urin yang rendah merupakan hal normal. Peningkatan kecil protein di urin biasanya tidak perlu menjadi kekhawatiran tesendiri. Namun, jumlah protein yang tinggi dapat mengindikasikan adanya gangguan ginjal. Biasanya, jumlah gula (glukosa) di urin terlalu rendah untuk dapat dideteksi. Adanya deteksi gula perlu mendapatkan pemeriksaan diabetes. 
  • Pemeriksaan mikroskopik. Beberapa tes urin akan diperiksa menggunakan mikroskop. Adanya sel darah putih dapat menjadi tanda infeksi. Sel darah merah dapat menjadi tanda penyakit ginjal, bakteri dan jamur dapat mengindikasikan infeksi, dan kristal tanda batu ginjal. 

Kunjungi RSIA Pratiwi untuk mendapatkan urinalysis. Urinalysis saja tekadang tidak menyediakan diagnosis yang pasti. Dokter dapat mengevaluasi hasil urinalysis dengan tes-tes lain, untuk menentukan langkah selanjutnya apa yang perlu dilakukan. 

tindakan medis

Cari Tahu Perbedaan PCR, Rapid Test, & Swab Antigen

Anda mengalami demam disertai batuk, pilek, pusing, dan kehilangan indra penciuman dan perasa? Atau beberapa waktu lalu pernah kontak erat dengan pasien Covid-19? Kalau begitu sebaiknya Anda melakukan tes Covid-19. Namun, tes Covid-19 manakah yang harus dipilih? Rapid test antibodi, swab antigen, atau PCR? 

Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, ketiga tes ini menjadi sangat populer di kalangan masyarakat. Akan tetapi, tak sedikit pula masyarakat yang bingung dengan perbedaan ketiganya. Anda salah satunya? Untuk menjawab rasa bingung Anda, artikel ini akan membahas perbedaan rapid test antibodi, swab antigen, dan PCR. Manakah yang sebaiknya digunakan untuk mendeteksi virus Covid-19 dalam tubuh? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

  1. Rapid Test Antibodi

Dibandingkan dua tes lainnya, swab antigen dan PCR, rapid test antibodi yang juga disebut tes antibodi ini sudah lebih dulu populer saat awal-awal masa pandemi.

Tes ini sering digunakan sebagai skrining awal Covid-19 dengan cara mengambil sampel darah pasien. Kemudian, alat rapid akan mendeteksi antibodi yang terbentuk akibat adanya antigen yang masuk. Antigen ini bisa berupa bakteri, virus, bahan kimia tertentu atau zat asing lainnya. 

Begitu antigen masuk ke dalam tubuh, sistem imun akan memproduksi antibodi untuk melawan dan menghancurkannya karena dianggap membahayakan kesehatan manusia. Keberadaan antibodi inilah yang akan dideteksi dengan rapid test antibodi. Sayangnya, tes ini tidak dianjurkan untuk mendiagnosis penyakit Covid-19 karena memiliki tingkat akurasi yang rendah dibandingkan swab antigen dan PCR, yakni sekitar 18%. 

Untuk melakukan rapid test antibodi ini, Anda harus mengeluarkan uang sekitar Rp150.000. Hasil pemeriksaan akan keluar setelah 10 – 15 menit setelah pengambilan sampel dan dibaca sebagai reaktif (positif) dan non reaktif (negatif). 

  1. Swab Antigen

Swab antigen adalah tes diagnostik cepat untuk mendeteksi protein antigen virus Covid-19 melalui sampel yang diambil dari saluran pernapasan. Tes ini sering dianggap berbeda dengan rapid test antigen. Padahal keduanya merupakan jenis tes yang sama. Hanya penyebutan namanya saja yang berbeda. 

Alasan mengapa disebut rapid test antigen karena Anda dapat menerima hasil pemeriksaan dalam waktu cepat. Sementara disebut swab antigen karena pada saat mengambil sampel dari lendir hidung atau tenggorokan, tes ini dilakukan dengan metode swab atau usap.

Meskipun sama-sama digunakan untuk skrining awal Covid-19, swab antigen memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan rapid test antibodi. Namun, tes ini juga tidak disarankan untuk dijadikan acuan dalam mendiagnosis Covid-19. 

Dari segi harga, swab antigen lebih mahal dibandingkan rapid test antibodi, yakni Rp250.000 untuk Pulau Jawa dan Rp275.000 untuk luar Pulau Jawa. Harga ini merupakan harga tertinggi tes swab antigen yang sudah ditetapkan Direktorat Jenderal Pelayanan Masyarakat pada 18 Desember 2020 lalu. 

Hasil pemeriksaan bisa Anda terima 15 – 20 menit setelah pengambilan sampel dan dibaca sebagai positif dan negatif. 

  1. PCR

PCR atau polymerase chain reaction merupakan tes Covid-19 yang memiliki tingkat akurasi yang paling tinggi, yakni mencapai 97%. Berbeda dengan swab antigen yang dapat mendeteksi protein antigen virus Covid-19, PCR dapat mendeteksi materi genetik dari virus tersebut. Tak hanya itu, tes ini bahkan dapat mendeteksi fragmen virus meskipun Anda sudah tidak terinfeksi virus Covid-19 lagi. Itulah mengapa, tes ini dijadikan acuan untuk mendiagnosis penyakit Covid-19. 

Metode pengambilan sampel tes ini sama dengan swab antigen, yakni dengan cara memasukkan alat mirip cotton bud ke dalam hidung atau tenggorokan untuk diambil lendirnya. Kemudian, lendir hidung atau tenggorokan akan dibawa ke laboratorium untuk diproses menggunakan alat PCR yang disebut thermal cycler.

Sayangnya, harga tes ini sangat mahal, yakni Rp900.000 dan waktu pemeriksaan juga cukup lama, yakni sekitar 1 – 3 hari. Hasil pemeriksaan dibaca sebagai positif dan negatif. 

Manakah yang Lebih Akurat Untuk Mendeteksi Virus Covid-19?

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa PCR adalah tes yang paling akurat untuk mendeteksi virus Covid-19 dibandingkan rapid test antibodi dan swab antigen. Namun, apabila ingin melakukan skrining awal, Anda dapat menggunakan rapid test antibodi atau swab antigen mengingat harga tes PCR ini cukup mahal. 

tindakan medis

Rumah Sakit dan Klinik Tempat Swab Antigen Tangerang

Anda berada di Tangerang, dan ingin melakukan swab antigen untuk mengetahui apakah Anda positif terkena Covid-19 atau tidak setelah mengalami gejala-gejalanya atau juga sebagai syarat perjalanan dalam negeri?

Tak perlu khawatir karena di Tangerang banyak sekali fasilitas layanan kesehatan untuk melakukan rapid antigen mulai dari rumah sakit hingga klinik.

Berikut adalah tempat-tempatnya:

RSIA Bunda Sejahtera

Rumah sakit pertama di Tangerang yang menyediakan layanan tes antigen adalah Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Sejahtera.

Rumah sakit ini terletak di Jalan Puri Agung Nomor 3, Kuta Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Tangerang, Banten.

Harga tes yang ditawarkan mulai dari Rp 125.000. Apabila tertarik silakan Anda hubungi 0215925889.

Rumah Sakit Mentari

Selanjutnya adalah Rumah Sakit Mentari yang bisa Anda jadikan rujukan untuk tes antigen di Tangerang.

Tes di rumah sakit ini dimulai dari Rp 165.000. Jika tertarik, Anda bisa berkunjung ke alamat rumah sakit di Bojong Nangka, Kelapa Dua, Tangerang 15810 atau hubungi 02122228000.

Rumah Sakit Keluarga Kita

Lokasi swab antigen Tangerang yang bisa juga Anda kunjungi adalah Rumah Sakit Keluarga Kita yang terletak di Jalan Raya PLP Curug Kilometer 4 Nomor 8 Curug, Tangerang, Banten 15810.

Tes di rumah sakit ini ditawarkan mulai dari harga Rp 150.000. Apabila berminat silakan hubungi (021) 59491011.

Rumah Sakit Tiara Tangerang

Bagi Anda yang tinggal di kawasan Karawaci dan sekitarnya, Anda bisa mendatangi Rumah Sakit Tiara untuk melakukan rapid antigen.

Tes di rumah sakit ini mulai dari Rp 245.000 hingga Rp 375.000. Jika berminat silakan kunjungi rumah sakit di Jalan Beringin Raya Nomor 5, RT 003/RW 008, Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten 15116. Informasi lebih lanjut silakan hubungi (021) 29238000.

Rumah Sakit Karunia Bunda

Selain Rumah Sakit Tiara, juga terdapat rumah sakit lainnya di Karawaci, yaitu RSIA Karunia Bunda untuk pelayanan rapid swab antigen.

Tes antigen di rumah sakit ini dimulai dari kisaran Rp 235.000. Jika Anda ingin melakukan tes di rumah sakit ini, silakan kunjungi di Jalan Aria Santika Nomor 28, Margasari, Karawaci, Kota Tangerang 15113. Info lebih lengkap silakan hubungi (021) 5520356.

Rumah Sakit Mitra Keluarga Gading Serpong

Anda yang tinggal di Serpong dan sekitarnya bisa melakukan tes antigen di Rumah Sakit Mitra Keluarga Gading Serpong.

Rumah sakit ini terletak di Jalan Raya Legok-Karawaci Nomor 20, Medang, Pagedangan, Tangerang, Banten 15810.

Harga tes di rumah sakit ini mulai dari Rp 265.000. Info lebih lanjut silakan hubungi (021) 55689111.

Rumah Sakit Primaya Hospital Tangerang

Terletak di Kompleks CBD Pasar Kemis A 01, Gelam Jaya, Pasar Kemis, Tangerang, Banten 15560, Rumah Sakit Primaya Hospital menawarkan layanan swab antigen yang dimulai dari harga Rp 159.000. Info lebih lengkap silakan hubungi  02159715777.

Klinik Colab Pharma Supermall Karawaci

Selain rumah sakit, juga terdapat klinik untuk tes antigen Covid-19. Klinik itu adalah Colab Pharma. 

Klinik yang juga laboratorium ini terletak di  Jalan Boulevard Diponegoro Nomor 105, Kelapa Dua, Kecamatan  Kelapa Dua, Tangerang, Banten 15810, Indonesia.

Tes di klinik ini dimulai dari harga Rp 150.000. Info lebih lengkap silakan hubungi 081218246259.

Klinik Mitra Medical Jati Uwung

Klinik selanjutnya yang bisa Anda jadikan sebagai rujukan tes antigen adalah Klinik Mitra Medical Jati Uwung.

Klinik ini beralamat di Jalan Gatot Subroto Kavling 5 Kompleks Ruko Sastra Plasa Blok A No.19-20, Kec. Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten 15114, Indonesia. Harga tes di klinik ini mulai dari Rp 150.000. Info lebih lengkap silakan hubungi 02155655845.

Klinik SehatQ Karawaci

Layanan swab antigen Tangerang pada klinik adalah Klinik SehatQ yang terletak di Jalan Palem Raja Raya, Ruko Vanda V20-V21, RT 001/RW 011, Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Harga tes mulai dari Rp 175.000, dan terintegrasi dengan ehac Indonesia.