Kaya Akan Manfaat, Ini Komposisi Umum Minyak Angin

Sebagian besar dari Anda tentu pernah menggunakan minyak angin. Minyak ini dipakai untuk mengatasi berbagai gejala masuk angin. Anda bisa menggunakan produk minyak dari berbagai macam brand. 

Setiap brand mungkin menggunakan bahan dasar yang berbeda dalam pembuatan produk minyak. Akan tetapi, umumnya ada komposisi dasar yang umum dipakai di semua jenis minyak kayu putih, sehingga mampu memberikan efek yang serupa.

Apa saja komposisi dalam minyak angin?

Sebenarnya, untuk mengetahui komposisi dari sebuah produk minyak, Anda bisa mencari tahu daftar kandungan yang tertera pada label kemasan produk. Umumnya, kandungan yang dipakai sebagai komposisi dasar meliputi:

  • Minyak kayu putih

Minyak kayu putih dikenal juga dengan istilah minyak ekaliptus. Minyak ini terbuat dari tanaman ekaliptus yang bisa memberikan sensasi hangat sekaligus menenangkan apabila digunakan dalam obat-obatan.

Kandungan minyak kayu putih sering dipakai sebagai pengobatan herbal untuk mengobati gejala masuk angin, seperti hidung tersumbat, batuk, dan pilek. Oleh sebab itu, kandungan ini juga bisa sering Anda temukan pada minyak angin. 

  • Minyak esensial

Seringkali, minyak esensial digunakan sebagai aromaterapi. Tapi, minyak jenis ini juga bisa dipakai sebagai bahan dasar produk minyak kayu putih untuk masuk angin. 

Minyak esensial biasanya terbuat dari bahan-bahan alami, lebih tepatnya dari ekstrak tumbuh-tumbuhan. Aroma yang dikeluarkan dari minyak esensial ini bisa memberikan sensasi rileks dan menenangkan. 

Oleh sebab itu, banyak orang menggunakan minyak esensial sebagai bagian dari perawatan mental, seperti untuk mencegah stres dan mengendalikan gangguan kecemasan. 

  • Metil salisilat

Berikutnya adalah metil salisilat, suatu kandungan kimiawi yang juga cukup umum digunakan di dalam produk-produk minyak kayu putih untuk masuk angin. Biasanya, kandungan ini dipakai guna meredakan rasa sakit dan nyeri di otot serta sendi.

Kandungan metil salisilat lebih baik digunakan sebagai obat topikal, atau pada minyak angin. Karena, kandungan ini bukan dirancang untuk dikonsumsi melalui mulut seperti obat minum pada umumnya. 

Banyak produk minyak kayu putih yang menggunakan metil salisilat sebagai komposisi dasarnya. Karena itu, tidak heran jika ada beberapa produk minyak yang bisa mengatasi rasa nyeri di otot dan sendi ketika dioleskan. 

  • Kristal mentol

Anda tentu tahu bahwa mentol atau mint memiliki efek yang menenangkan dan menghangatkan. Terkadang, mengonsumsi obat berkandungan mentol juga bisa melegakan panas dalam dan sakit tenggorokan.

Produk minyak kayu putih juga sering mencampurkan bahan mentol di dalamnya. Kristal mentol ini berasal dari hasil penyulingan daun mint

Menurut penelitian, kristal mentol sudah terbukti memiliki manfaat berupa pengobatan gangguan pencernaan, menghilangkan gejala mual, mengurangi rasa sakit, serta mengurangi demam dan sakit kepala.

  • Camphor

Komposisi lainnya yang bisa Anda temukan dalam minyak angin pada umumnya adalah camphor. Camphor merupakan kandungan yang memberikan efek sebagai pereda nyeri ringan.

Kombinasi camphor dengan kristal mentol sering digunakan guna memberikan efek untuk meredakan nyeri. Minyak yang mengandung kandungan camphor biasanya bisa meredakan nyeri otot dan sendi.

Seringkali, minyak dengan kandungan camphor juga bisa digosokkan di bagian dada untuk meredakan batuk yang disebabkan oleh flu atau pilek.

Itulah beberapa komposisi utama yang umumnya digunakan sebagai bahan dasar minyak angin. Perhatikan apakah salah satu komposisi tersebut memicu reaksi alergi pada Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *