Lagi, Politisi Lokal Terinfeksi Covid-19 dan Fakta Varian Terbaru Virus Corona

Di awal tahun 2021 ini, satu lagi politisi lokal yang diumumkan terpapar virus Covid-19, yaitu Gubernur Jawa Timur, Khififah Indar Parawansa atau yang biasa dipanggil Ibu Khofifah. Setelah rutin melakuan swab karena pekerjaannya yang masih banyak bertemu banyak orang, akhirnya pertanggal 1 Januari 2021, Khofifah terkonfirmasi positif Covid-19. Pasalnya, Khofifah bukanlah gubernur pertama yang terinfeksi Covid-19. 

Lalu, kira-kira bagaimana keadaannya sekarang? Dan, kira-kira siapa saja gubernur yang pernah terinfeksi Covid-19. Berikut penjelasannya.  

Beberapa politisi lokal yang terinfeksi Covid-19

  1. Khofifah Indar Parawansa

Satu lagi politisi lokal yang terkonfirmasi terinfeksi Covid-19 adalah gubernur Jawa Timur. Beliau mengabarkan bahwa dirinya positif terinfeksi Covid-19 pada tanggal 2 Januari 2021 melalui akun Instagram resmi miliknya. 

Khififah mengaku bahwa saat ini ia tidak memiliki gejala apapun dan kondisinya sangat baik saat ini. Oleh karena itu, ia hanya menjalani karantina mandiri dan tidak dirujuk ke rumah sakit. 

  1. Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinyatakan positif Covid-19 pada tanggal 1 Desember 2020. Saat itu Anies mengaku akan langsung menjalani isolasi mandiri dengan anjuran dokter. Dilansir Kompas.com (28/12/2020) Anies kembali menjalani tes swab setelah 28 hari dinyatakan terpapar Covid-19. Saat ini (3/01/2021) Anies telah dinyatakan negatif dan sudah dapat ke kantor untuk mulai bekerja seperti biasa. 

  1. Isdianto 

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto pun pernah terkonfirmasi positif Covid-19. Ia dinyatakan positif sepulang dari Jakarta, ketika dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur Kepri di Istana Negara. 

Namun, pihak kepresidenan mengkonfirmasi bahwa Isdianto berstatus negatif saat masuk ke Istana dengan melakukan tes swab terlebih dahulu. 

Update gejala jenis Covid-19 yang terbaru

Dunia baru-barui ini dikejutkan kembali dengan varian baru dari virus Covid-19 yang saat ini telah memasuki Inggris. Sementara munculnya vaksin membuat harapan baru bagi hampir semua orang. Nah, berikut beberapa laporan tentang varian baru Covid-19. 

  • Varian baru Covid-19 ada di Inggris. Varian baru dari virus corona diberi nama “VUI 202012/01” yang menyertakan mutasi genetik pada protein “spike” yang dapat menjadi penyebab penyebaran virus secara cepat dan mudah dari manusia ke manusia. Artinya, varian yang telah diidentifikasi di tenggara Inggris ini memiliki 17 mutasi yang mempengaruhi bentuk virus, termasuk protein lonjakan yang diberi nama keluarga baru virus corona. Meskipun tidak ada yang terkonfirmasi lebih lanjut, pada ilmuwan telah menyarankan bahwa strain baru ini bisa menjadi alasan dibalik penyebaran virus yang lebih cepat.
  • Gejala terkait. Selain tiga gejala Covid-19 yang paling umum seperti demam, batuk kering, dan hilangnya indera penciuman dan perasa, ada 7 gejala lain setelah dikaitkan dengan strain baru virus corona.  Berikut adalah tanda-tanda yang perlu Anda waspadai: 
  • Kelelahan
  • Kehilangan selera makan
  • Sakit kepala
  • Diare
  • Kebingungan mental
  • Nyeri otot

Apa yang harus dilakukan?

Sementara Inggris telah melakukan lockdown di banyak daerah yang berdampak, pun dengan negara lain yang telah melakukan pembatasan kegiatan untuk menahan laju penyebaran dari virus tersebut. 

Namun, bagi Anda, penting untuk kita tetap berdiam diri di rumah, mengisolasi diri sendiri, jangan bertemu dengan orang lain jika tidak terlalu penting, terlebih lagi bersentuhan dengan orang lain untuk menghindari bahaya dapat terinfeksi virus tersebut. Selain itu, Anda harus tetap menjalankan protokol kesehatan dengan lebih ketat lagi. 

Jadi, virus corona ini dapat menginfeksi siapa pun, tak terkecuali para politisi lokal Indonesia. Oleh karena itu, kita semua harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara lebih ketat, meskipun vaksin kini telah ditemukan. Tetap jaga kesehatan, ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *