Tips Latihan Aerobik bagi Ibu Hamil Sesuai Usia Kehamilan

Tips Latihan Aerobik bagi Ibu Hamil Sesuai Usia Kehamilan

Bagaimana jika tulisan ini dibuka dari: apa senam yang cocok dilakukan bagi ibu hamil? Mungkin kamu mengetahui jika senam untuk ibu hamil ada banyak pilihannya. Tapi tahukah kamu kalau latihan aerobik  jadi jenis olahraga yang bisa dan aman dipilih ibu hamil karena memiliki banyak manfaat untuk ibu dan janin. 

Latihan aerobik punya banyak manfaat, tentunya. Pertama dan utama membuat kondisi tubuh tetap bugar. Tahukah kamu jika tubuh bugar akan berdampak pada banyak hal mendasar lain, seperti membuat tidur malam menjadi lebih nyenyak dan lain sebagainya. 

Namun, hati-hati dalam melakukan latihan aerobik. Ada hal-hal yang perlu diperhatikan jika kamu berniat melakukannya. Pastikan kamu hanya melakukan latihan aerobik dengan jenis aerobic low impact. Latihan aerobik jenis ini dilakukan dengan intensitas aliran gerakan yang ringan atau lambat. Latihan aerobic low impact dalam senam aerobic punya banyak gerakan, antara lain yaitu single step atau langkah tunggal, double step atau langkah ganda, dan V step atau langkah segitiga. 

Meski termasuk jenis senam yang aman dilakukan wanita hamil, tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat ibu hamil melakukan latihan aerobic. Terlebih, ibu hamil harus memperhatikan usia kehamilannya. Nah, informasi lengkapnya ada di bawah ini:

1. Trimester Pertama

Sebelum mulai melakukan senam hamil, disarankan Ibu harus berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter kandungan untuk mengetahui kondisi kesehatan janin secara keseluruhan. Jika telah mendapat kepastian bahwa kesehatan Ibu dan janin berada dalam kondisi baik, maka tak perlu ragu untuk segera memulai latihan aerobik.

Agar kegiatan latihan aerobik lebih menyenangkan dan tak membuat tubuh Ibu terasa kegerahan, maka gunakanlah pakaian yang berlapis namun mampu menyerap keringat. Ketika intensitas gerakan semakin meningkat dan tubuh semakin terasa panas, Ibu bisa membuka lapisan pakaian terluar untuk membantu mengurangi rasa gerah.  

2. Trimester Kedua

Latihan aerobik yang dilakukan secara rutin pasti membuat tubuh semakin terbiasa sehingga intensitasnya bisa dinaikkan. Meskipun begitu, Ibu tetap perlu mempertimbangkan intensitasnya ketika dinaikkan, karena akan berdampak pada janin. 

Jika sering kesulitan bernapas dan sulit berbicara di tengah latihan aerobik yang dilakukan, itu artinya Ibu terlalu lelah dan harus segera beristirahat.

Senam aerobic low impact umumnya dilakukan seiring alunan musik yang diputar sehingga Ibu bisa ikut bernyanyi sambil menggerakkan tubuh untuk menciptakan suasana yang lebih hangat dan rileks. Jangan lupa juga selalu menyiapkan sebotol air minum untuk mencegah dehidrasi yang bisa menimbulkan rasa pusing dan lemas.  

3. Trimester Ketiga

Ketika memasukki trimester akhir kehamilan, perut Ibu pasti semakin membesar sehingga tak bisa terlalu banyak melakukan gerakan yang sulit. Ibu juga harus menghindari gerakan latihan aerobik yang menimbulkan hilangnya keseimbangan, seperti berputar di tempat dengan tempo cepat. 

Ibu tidak perlu memaksakan gerakan tertentu dan sebaiknya lakukan latihan aerobik yang lebih ringan, serta bisa dinikmati tanpa membuat Ibu nampak kelelahan. 

Apabila di tengah latihan aerobik Ibu merasakan mual, pusing, penglihatan menjadi kabur, dan terasa ada cairan yang keluar dari vagina, segera beristirahatlah dan hentikan aerobic low impact yang sedang dilakukan. 

Akan tetapi, jika semua gejala masih juga belum hilang setelah beristirahat dan mengonsumsi makanan serta minuman tertentu, segera konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan secara mendalam. 

Pada dasarnya, latihan aerobik jenis aerobic low impact akan jauh lebih menyenangkan jika dilakukan beramai-ramai. Jadi tak ada salahnya kalau Ibu mengikuti kelas senam hamil di tempat yang direkomendasikan oleh dokter. Selain membuat lebih bersemangat saat berolahraga, Ibu juga bisa mendapat pengawasan dan arahan dari instruktur yang berpengalaman di kelas senam hamil tersebut. Selamat melakukan latihan aerobik yang rutin, ya. Semoga kamu dalam keadaan selalu sehat dan janin tetap aman hingga hari kelahiran tiba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *