Proses Vaksinasi Covid-19 Di Kediri Termasuk Rumah Sakit Kediri

Pemerintah Kota Kediri mendapatkan alokasi vaksin Covid-19 untuk 3.435 orang. Dinas Kesehatan Kota Kediri telah menyiapkan sembilan Puskesmas dan enam rumah sakit Kediri sebagai tempat penyelenggaraan vaksin Covid-19. Pemkot Kediri menyiapkan sasaran vaksin untuk tahap pertama yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 14 Januari-April 2021. Jumlah sasaran yang terdata pada tahap pertama yaitu 5.320 orang terdiri dari tenaga kesehatan dan pendukung tenaga kesehatan. 

Di antara lokasi vaksinasi di Kediri akan digelar di RSUD Gambiran, RS Bhayangkara, RS Baptis, RS Muhammadiyah, RS Lirboyo dan RS DKT. Kesemuanya sudah siap baik tenaga vaksinator dan juga sarpras. 

Dalam pelaksanaannya nanti, Dinkes Kota Kediri membuat prosedur pelaksanaan vaksin dari sasaran yang terdata yaitu usia 18-59 tahun. Selanjutnya, menerima penjelasan tentang vaksin dan juga menandatangani surat persetujuan. Dalam hal waktu, bersedia mengikuti aturan dan jadwal imunisasi.

Dinkes juga menetapkan orang yang tidak boleh divaksin yaitu memiliki riwayat penyakit epilepsi/ayan dan gangguan syaraf lainnya. Menerima imunisasi jenis lain dalam sebulan terakhir atau akan menerima imunisasi dalam 1 bulan ke depan. Dan berencana akan pindah domisili sebelum jadwal imunisasi selesai. 

Proses vaksinasi Covid-19 bakal selesai lebih cepat. Bila rencana awal pemerintah menetapkan bakal rampung pada 2022, vaksinasi akan selesai akhir tahun ini. Terkait hal itu, pemkot tentu akan mengupayakan hal tersebut. Terlebih, sejak awal vaksinasi dicanangkan, pada prinsipanya pemkot telah siap untuk melaksanakannya. Pasalnya segala kebutuhan dan peralatan penunjang untuk proses vaksinasi tersebut telah dipersiapkan dengan matang.

Sementara itu, total tenaga kesehatan (nakes) yang telah menjalani vaksinasi ada sebanyak 2.489 orang per Senin (1/2/2021). Sedangkan total nakes di Kota Kediri yang menjadi sasaran vaksinasi tersebut mencapai sekitar 5.200 orang. Meskipun begitu, pihaknya yakin bahwa vaksinasi tahap pertama terhadap nakes tersebut akan dapat segera dirampungkan. Target vaksinasi kepada seluruh nakes di Kota Kediri tersebut akan selesai selama seminggu pada bulan Februari lalu. 

Untuk aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja publik akan masuk vaksinasi tahap kedua. Dengan catatan, mereka tidak memiliki penyakit bawaan penyerta. Atau yang sering dikenal dengan istilah komorbid. Sementara itu, di Kabupaten Kediri sudah menyelesaikan tenaga kesehatan yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 disetiap pelayanan kesehatan seperti rumah sakit Kediri. 

Jika sebelumnya yang mempunyai hipertensi adalah maksimal tekanan darahnya 130 mmHg, namun yang tekanan darahnya hingga 180 mmHg saat ini sudah diizinkan. Perubahan kebijakan itu dilakukan setelah ada penelitian lanjutan dan vaksin tersebut aman untuk mereka. 

Program vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Kota Kediri untuk para pekerja publik masih terus berlanjut. Mengingat pekerjaan mereka yang diharuskan berinteraksi pada banyak orang setiap harinya.

Seperti yang sudah disosialisasikan, vaksin adalah salah satu cara, supaya bisa lepas dari jerat pandemi Covid-19 dengan membentuk herd immunity pada masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah Kota Kediri, melalui Dinas Kesehatan tiada henti-hentinya mengebut pelaksanaan vaksinasi bagi warganya.

Alfan Sugiyanto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Kediri mengatakan bahwa vaksin yang digunakan untuk lansia dan keluarganya tersebut, menggunakan jenis Sinovac. “Bukan AstraZeneca, vaksin untuk para lansia ini akan menggunakan jenis vaksin Sinovac,” ujarnya.

Disamping itu, Alfan juga menjelaskan bagaimana cara mendaftar dalam program vaksinasi di bulan vaksinasi ini. Menurutnya, masyarakat yang hendak mendaftar, supaya memastikan telah memenuhi persyaratan.

“Syaratnya adalah warga asli Kota Kediri yang telah lansia, pra lansia dan keluarga lansia yang tinggal serumah dengan lansia, selain itu pastikan untuk menyiapkan fotokopi kartu keluarga dan KTP,” tandasnya.

Sedangkan untuk pendaftaran bisa menghubungi RT/RW setempat lengkap dengan persyaratan yang diwajibkan. Selain itu, pendaftar juga bisa melakukan registrasi melalui laman http://bit.ly/VaksinasiLansiaKotaKediri dan mengisi form yang tercantum didalamnya.

Adapun pendaftaran vaksinasi bagi lansia ini, menurut Alfan, jika telah memenuhi target pendaftar, layanan dapat ditutup sewaktu-waktu, sesuai ketersediaan dari dosis vaksin serta tempat vaksinasi di rumah sakit Kediri atau tempat vaksinansi massal. “Bagi masyarakat yang memiliki pertanyaan atau masih bingung, Dinas Kesehatan Kota Kediri membuka layanan kontak person melalui nomer 082140069681 (Meylani),” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *