Tips Memberikan Makan Sehat untuk Anak Usia Prasekolah

Anda bisa mendukung perkembangan anak melalui permainan yang menyenangkan.

Usia prasekolah merupakan periode emas pada anak, oleh karena itu Anda perlu mengetahui cara mengoptimalkan periode ini. Pada anak usia prasekolah mereka akan mulai mengeksplorasi dan bertanya tentang hal-hal di sekitar mereka. Interaksi mereka dengan keluarga dan orang-orang di sekitar mereka akan membantu anak-anak untuk membentuk kepribadian, cara berpikir, dan bergerak. 

Selama tahap anak usia pra sekolah, anak-anak bisa mulai diperkenalkan aktivitas yang mendukung pertumbuhan dan perkembangannya seperti mulai mengendarai sepeda roda tiga, menggunakan gunting pengaman, melihat perbedaan antara anak perempuan dan anak laki-laki, bermain dengan anak-anak lain, mengingat bagian cerita, dan menyanyikan lagu.

Mengingat banyak hal yang perlu dipersiapkan untuk anak usia prasekolah, Anda sebagai orangtua juga harus mengetahui nutrisi yang tepat untuk anak Anda. Hal ini juga yang akan membantu tumbuh kembang dari sang anak.

Begitu anak-anak mulai memasuki taman kanak-kanak, anak Anda akan menjalani rutinitas baru. Anda perlu mempersiapkan asupan makanan yang teratur dengan nutrisi yang diperlukan anak-anak sepanjang hari agar anak tetap aktif dan konsentrasi belajar dan beraktivitas. Beberapa anak dalam kelompok usia prasekolah masih rewel, oleh karena itu Anda bisa menawarkan berbagai macam makanan dan camilan yang teratur. Anda juga perlu untuk membiarkan anak makan sesuai seleranya tanpa paksaan atau pertengkaran.

Makanan Sehat untuk Anak Usia Prasekolah

Makanan sehat untuk diberikan kepada anak usia pra sekolah mencakup berbagai macam makanan segar yang berasal dari lima kelompok makanan sehat, seperti sayuran, buah-buahan, makanan biji-bijian, susu rendah lemak, dan protein.

Setiap kelompok makanan tersebut memiliki nutrisi yang berbeda, namun tetap dibutuhkan oleh tubuh anak Anda untuk tetap tumbuh dan berkembang dengan baik. Oleh karena itu, para pengasuh dan orang tua perlu menyiapkan berbagai makanan dari kelima kelompok makanan tersebut.

Buah dan Sayuran

Anda perlu memberi anak buah dan sayur-sayuran karena dapat memberikan anak Anda energi, vitamin, serat, antioksidan, dan air. Nutrisi tersebut dapat melindungi anak dari penyakit di kemudian hari, termasuk penyakit seperti stroke, jantung, dan kanker. 

Doronglah anak Anda untuk mengonsumsi buah dan sayuran setiap makan dan berikan sayur dan buah untuk camilan. Anda juga perlu memberikan buah dan sayuran dengan warna, tekstur, dan rasa berbeda baik yang disajikan segar maupun yang dimasak. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa Anda perlu untuk mencuci buah terlebih dahulu agar kotoran dan bahan kimia bisa hilang, serta sisakan kulit yang dapat dimakan karena kulit buah juga mengandung nutrisi.

Makanan dari Biji-bijian

Makanan dari biji-bijian seperti nasi, roti, oat, bisa memberikan energi untuk anak-anak yang sedang tumbuh dan berkembang. Berikan makanan gandum dengan indeks glikemik rendah sehingga energi anak Anda bisa tahan lama dan membuat mereka merasa kenyang lebih lama.

Susu

Susu merupakan sumber protein dan kalsium yang baik. Anak-anak yang sudah berusia di atas dua tahun dapat diberikan susu rendah lemak. Jika Anda ingin memberikan alternatif susu kepada anak, Anda bisa mendiskusikan kepada dokter anak atau perawat kesehatan anak dan keluarga Anda.

Protein

Anda bisa memberikan makanan yang kaya protein untuk anak-anak seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, ayam, kacang-kacangan, lentil, buncis, tahu, dan kacang-kacangan. Makanan kaya protein juga penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan otot anak Anda.

Makanan ini juga mengandung vitamin dan mineral bermanfaat lainnya seperti zat besi, vitamin B12, seng, dan asam lemak omega 3. Nutrisi seperti asam lemak omega 3 dan zat besi yang berasal dari ikan berminyak dan daging merah memiliki manfaat yang sangat penting untuk perkembangan otak anak.

Minuman Paling Sehat untuk Anak

Air putih adalah minuman paling sehat untuk diberikan kepada anak-anak. Selain itu, air putih juga minuman paling murah dan diperkaya dengan fluoride sehingga gigi anak bisa kuat.

Untuk mencukupi nutrisi harian anak usia prasekolah, Anda harus menghindari memberikannya makanan cepat saji, takeaway, dan junk food seperti keripik kentang, burger, pizza, kue, cokelat, permen, biskuit, donat, dan sebagainya. Hal ini karena makanan-makanan tersebut tinggi garam, lemak jenuh dan gula, serta rendah serat. Sering makan makanan tersebut juga dapat meningkatkan risiko kondisi kesehatan seperti obesitas pada masa anak-anak dan diabetes tipe 2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *